Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki adalah penyakit yang langka namun serius yang menyebabkan masalah jantung pada anak-anak. Penyakit ini merupakan bentuk dari kondisi yang disebut vaskulitis (radang pembuluh darah). Pembuluh darah di sini termasuk arteri, vena, dan kapiler .
264
5 (100%) 3 votes
mengatasi penyakit kawasaki

Penyakit Kawasaki ditemukan dan diambil dari nama dokter anak Jepang Tomisaku Kawasaki pada 1967. Penyakit ini juga disebut sindrom mucocutaneous lymph node atau sindrom Kawasaki

Apa Itu Penyakit Kawasaki?

 

Kadang-kadang, penyakit ini memengaruhi arteri koroner yang menyuplai darah beroksigen ke jantung. Bila penyakit memengaruhi arteri koroner, dapat menyebabkan masalah jantung yang parah termasuk miokarditis (radang otot jantung), dysrhythmia (irama jantung abnormal), dan aneurisma (melemah dan menonjol dari dinding arteri).

Penyakit ini juga dapat memengaruhi kelenjar getah bening, kulit, dan membran mukosa yang terdapat di dalam hidung, tenggorokan, dan mulut.

Meskipun penyakit Kawasaki pertama kali dijelaskan di Jepang, penyakit ini juga ditemukan di seluruh dunia. Penyakit Kawasaki lebih sering terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan. Kawasaki Disease Foundation (KDF) memperkirakan penyakit Kawasaki memengaruhi lebih dari 4.200 anak di Amerika Serikat setiap tahun (KDF). Menurut sebuah ulasan pada 1999 yang diterbitkan dalam American Family Physician, penyakit Kawasaki merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit jantung yang diperoleh pada anak-anak di Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya (Taubert & Shulman, 1999).

Penyakit Kawasaki bisa mengkhawatirkan. Jika diobati lebih dini, anak-anak biasanya akan sembuh dalam beberapa minggu tanpa sempat berkembang ke masalah jantung yang serius. Kambuh jarang terjadi. Namun, jika penyakit ini tidak diobati, dapat menimbulkan masalah pada arteri jantung dan kematian akibat serangan jantung.

Apa Penyebab Penyakit Kawasaki ?

 

Penyebab pasti dari penyakit Kawasaki masih belum diketahui. Beberapa studi menunjukkan penyakit Kawasaki mungkin disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh untuk agen yang menginfeksi, seperti virus. Kondisi itu sendiri tidak menular.

Siapa yang Berisiko Terkena Penyakit Kawasaki ?

 

Penyakit Kawasaki memengaruhi semua etnis, tetapi yang paling umum terjadi pada anak-anak keturunan Asia. Kebanyakan pasien adalah anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Apa Saja Gejala Penyakit Kawasaki ?

 

Penyakit Kawasaki terjadi secara bertahap.

  • Tahap awal Penyakit Kawasaki

Gejala awal mungkin termasuk :

– Demam tinggi (seringkali lebih dari 102 derajat dan bahkan hingga 104 derajat Fahrenheit) yang berlangsung selama lima hari atau lebih.
– Mata merah (juga dikenal sebagai konjungtivitis).
– Bengkak, lidah merah cerah (disebut sebagai lidah stroberi).
– Pembengkakan kelenjar getah bening.
– Tangan dan kaki bengkak.
– Telapak tangan dan telapak kaki merah.

  • Tahap akhir

Gejala yang kemudian muncul termasuk :

– Kulit pada tangan dan kaki mengelupas (kulit bisa berupa lembaran-lembaran).
– Diare.
– Muntah.
– Nyeri pada sendi.

Bagaimana Penyakit Kawasaki Didiagnosis ?

 

Tidak ada tes khusus untuk penyakit Kawasaki. Seorang dokter anak akan memperhitungkan gejala pada anak dan mengesampingkan penyakit dengan gejala yang sama, seperti :

– Demam scarlet, infeksi bakteri yang menyebabkan demam, menggigi , dan sakit tenggorokan.
Rheumatoid arthritis, penyakit kronis yang menyebabkan nyeri sendi dan peradangan.
– Campak.
– Demam Rocky Mountain.

Penyakit Kawasaki harus diwaspadai terhadap bayi atau anak yang mengalami demam yang berlangsung lebih dari lima hari atau gejala klasik lain dari penyakit ini.

Seorang dokter anak mungkin meminta tes tambahan untuk mengetahui apakah penyakit itu telah memengaruhi jantung. Tes tersebut mungkin termasuk :

  • Echocardiograph

Echocardiograph adalah prosedur rasa sakit yang menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambar dari jantung dan arterinya. Jenis tes ini mungkin perlu diulang untuk menunjukkan bagaimana penyakit Kawasaki telah memengaruhi jantung dari waktu ke waktu.

  • Tes darah

Tes darah dilakukan untuk menyingkirkan adanya kemungkinan penyakit lain, untuk melihat jumlah sel darah putih (yang kemungkinan akan meningkat pada penyakit Kawasaki), dan untuk memeriksa anemia (terlalu sedikit sel darah merah) dan peradangan (ditandai dengan peningkatan protein C-reactive dan tingkat sedimentasi eritrosit), yang merupakan indikasi penyakit Kawasaki.

  • Foto Dada (Chest X-ray)

Chest X-ray menghasilkan gambar hitam dan putih dari jantung dan paru-paru. Seorang dokter mungkin memerintahkan tes ini untuk mencari tanda-tanda gagal jantung dan peradangan.

  • Elektrokardiogram

Elektrokardiogram, atau EKG, mencatat aktivitas listrik jantung. Penyimpangan dalam EKG dapat menunjukkan bahwa jantung telah dipengaruhi oleh Kawasaki.

Apakah Saja Kemungkinan Komplikasi Penyakit Kawasaki ?

 

Penyakit Kawasaki menyebabkan masalah jantung yang serius pada 20 sampai 25 persen dari anak-anak yang tidak diobati menurut ulasan yang diterbitkan dalam American Family Physician (Taubert, et al., 1999).

Peradangan arteri dapat menyebabkan kondisi yang disebut aneurisma. Aneurysm adalah pembengkakan abnormal pada pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pembuluh darah pecah. Pembuluh darah akan pecah dan mengakibatkan serangan jantung, ini bisa berakibat fatal.

Bagaimana Penyakit Kawasaki Diobati ?

 

Anak-anak yang menunjukkan gejala Kawasaki harus dirawat di rumah sakit, dan pengobatan harus dimulai segera untuk mencegah kerusakan pada arteri dan jantung.

Untuk pengobatan biasa bisa digunakan aspirin dengan dosis tinggi untuk mengurangi peradangan dan mengurangi rasa sakit, dan dosis tinggi gamma globulin (protein kekebalan tubuh) diberikan secara intravena. Biasanya, seorang anak akan membaik dalam sehari .

Anak mengambil dosis yang lebih rendah aspirin selama enam sampai delapan minggu setelah demam hilang untuk mencegah pembentukan gumpalan darah .

Hingga saat ini, belum ada cara yang diketahui untuk mencegah penyakit Kawasaki.

  • Apa Target Jangka Panjang Pengobatan Penyakit Kawasaki?

Diagnosis dan pengobatan dini biasanya menghasilkan pemulihan penuh. Kebanyakan anak-anak kondisinya membaik dalam beberapa minggu. Sekitar satu persen dari pasien di Amerika Serikat akan mati karena komplikasi (Sheinfeld, et al.)

Anak-anak yang memiliki penyakit Kawasaki harus mengikuti ekokardiogram setiap satu atau dua tahun untuk memonitor masalah jantung .

Comment 1Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.