8 Macam Obat Penurun Kolesterol Alami yang Mudah untuk Didapatkan!

Obat penurun kolesterol ternyata juga bisa didapatkan dari bahan-bahan yang ada di rumah. Misalnya saja dengan memanfaatkan bahan dapur.
33343
obat penurun kolesterol alami

Obat penurun kolesterol yang beredar di masyarakat saat ini memang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Namun, mengonsumsi obat penurun kolesterol buatan pabrik atau yang biasa disebut dengan oba tpenurun kolesterol generik juga tidak baik untuk kesehatan ginjal jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Tidak heran jika kini saatnya untuk beralih ke sejumlah obat penurun kolesterol alami yang bisa didapat dengan mudah. Salah satunya adalah dengan menggunakan bahan dapur yang sudah pasti kamu miliki. Apa saja sih bahan dapur yang bisa digunakan sebagai obat penurun kolesterol tinggi?

Obat Penurun Kolesterol dengan Bawang Putih

 

Bumbu dapur satu ini tentu sudah tidak asing di telinga bukan? Selain dapat menambah cita rasa pada masakan, bawang putih juga dipercaya memiliki beragam khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya adalah untuk menurunkan kandungan kolesterol dalam darah. Dilansir dari laman verywell.com, bawang putih sendiri dapat mengurangi kadar kolesterol dan juga tingkat trigliserida sampai 20 mg/dL. Sayangnya, bawang putih hanya mampu bereaksi pada kolesterol LDL (jahat) saja.

Kendati demikian, rupanya beberapa studi menyebutkan jika semakin banyak bawang putih yang dikonsumsi, maka semakin banyak pula penurunan kadar kolesterolnya. Tak hanya itu saja, selain mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, ternyata mengonsumsi bawang putih juga dapat mencegah risiko terjadinya pembekuan darah. Apalagi, pembekuan darah merupakan salah satu hal yang kerap menyerang para penderita kolesterol tinggi.Tidak heran jika bawang putih juga tergolong ke dalam jenis obat kolesterol alami yang banyak direkomendasikan oleh para ahli.

  • Jangan Sembarang Konsumsi Bawang Putih!

Nah, kamu bisa mengonsumsi bawang putih sebagai obat penurun kolesterol alami dengan cara langsung memakannya atau pun mengonsumsi bawang putih yang sudah dikemas dalam bentuk suplemen. Namun, bagi yang ingin mengonsumsi suplemen bawang putih, jangan lupa untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter ya agar tidak mengganggu kinerja obat yang sudah diresepkan dan sedang dikonsumsi.

Terutama bagi penderita yang juga mengonsumsi obat anti penggumpalan darah secara bersamaan. Selain itu, bawang putih ternyata tidak terlalu disukai oleh banyak orang kendati dapat berfungsi sebagai obat penurun kolesterol. Hal ini lantaran bau bawang putih yang sangat menyengat dan kuat. Bahkan, aroma bawang putih yang khas tersebut juga mengakibatkan bau mulut hingga bau badan yang kerap membuat orang kurang percaya diri.

  • Cara Menggunakan Bawang Putih Sebagai Obat

Bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan bawang putih sebagai obat penurun kolesterol tinggi, tidak ada salahnya memperhatikan cara yang tepat untuk mengolahnya. Dilansir dari laman Visi How, salah satu cara termudah untuk mengonsumsi bawang putih adalah dengan memarutnya. Anda dapat menikmati parutan bawang putih segar dengan selembar roti panggang pada saat sarapan.

Tidak hanya itu saja, obat penurun kolesterol alami ini juga dapat dicampurkan ke dalam sejumlah sajian atau bahkan saus yang akan dikonsumsi. Nah, agar khasiat bawang putih sebagai obat penurun kolesterol paling ampuh, masukkan bawang putih pada saat masakan akan matang. Cara satu ini ternyata ampuh menjaga kandungan aktif di dalam bawang putih tetap berkhasiat.

  • Dosis Tepat Konsumsi Bawang Putih

Satu catatan lagi bagi kamu yang ingin mengonsumsi bawang putih. Kendati bawang putih boleh dikonsumsi setiap hari, tetapi mengonsumsinya secara berlebihan juga menimbulkan efek buruk. Tidak tanggung-tanggung, mengonsumsi bawang putih secara berlebihan ternyata dapat berimbas pada kesehatan hati. Maka dari itu, usahakan untuk tidak mengonsumsi bawang putih sebanyak 0,25 g/kg dalam sehari.

Terbukti Ampuh! Kunyit Dapat Turunkan Kadar Kolesterol!

 

kunyit untuk menurunkan kolesterol

Bumbu dapur satu ini rupanya tidak hanya dapat meningkatkan nafsu makan saja. Usut punya usut, kunyit juga dapat digunakan sebagai obat penurun kolesterol alami. Hal tersebut berkaitan dengan adanya kandungan senyawa bernama curcumin yang dapat mengurangi kandungan kolesterol dalam darah. Sebagai tambahan informasi, curcumin juga mengandung zat polyphenol yang ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

  • Penggunaan Kunyit dari Tahun ke Tahun

Tidak heran jika bumbu dapur satu ini kerap diekstrak dalam bentuk minyak esensial atau pun bubuk. Kemasan inilah yang kerap dikonsumsi oleh para penderita kolesterol. Namun, bukan berarti tidak ada orang yang mau mengonsumsi kunyit mentah secara langsung. Bicara soal kunyit sebagai obat penurun kolesterol tinggi, khasiat tersebut rupanya juga telah dibuktikan lewat sejumlah jurnal dan juga praktik pengobatan.

Bahkan, masyarakat India yang terkenal dengan pengobatan Ayurvedanya sudah menggunakan kunyit sebagai obat penurun kesehatan sejak lama. Tidak hanya orang India saja, masyarakat China yang terkenal dengan ramuan obat-obatan herbalnya juga kerap mengonsumsi kunyit untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

  • Manfaat Kunyit untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi

Seperti yang telah diketahui, tanaman herbal satu ini memang kerap digunakan sebagai bahan baku dari obat-obatan tradisional. Bahkan, kunyit juga tergolong ke dalam obat penurun kolesterol tinggi yang ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol jahat. Dilansir dari laman Turmeric for Health, kunyit sendiri memiliki beragam manfaat seperti:

  • Mengonsumsi kunyit sebagai obat penurun kolesterol alami ternyata ampuh dalam memperlambat proses oksidasi kolesterol LDL. Sebagai tambahan informasi, oksidasi kolesterol LDL ternyata berperan penting dalam pembentukan plak di dinding pembuluh darah. Tidak heran jika kunyit dapat mencegah pembentukan plak yang kerap kali menjadi salah satu penyebab dari kolesterol tinggi.
  • Bahan aktif pada kunyit yang disebut curcumin ampuh dalam meningkatkan metabolisme. Kondisi yang demikian ternyata juga berimbas pada peningkatan kinerja hati yang berfungsi menyaring zat-zat racun dan jahat di dalam tubuh.
  • Obat penurun kolesterol paling ampuh ini ternyata juga dapat mengurangi risiko Anda terkena atherosclerosis yang berkaitan dengan kolesterol tinggi.
  • Bahan Aktif dalam Kunyit

Usut punya usut, kinerja dari kunyit sendiri sebagai obat penurun kolesterol rupanya masih berkaitan dengan fungsinya sebagai anti-aterosklerotis. Aterosklerotis merupakan salah satu masalah kesehatan yang ditandai dengan terjadinya pengerasan pembulu darah. Hal tersebut biasanya terjadi lantaran adanya timbunan lemak di dinding pembuluh darah. Kondisi tersebut biasanya terjadi saat kolesterol LDL dalam darah meningkat. Tidak main-main, kondisi yang demikian juga memicu terjadinya serangan jantung yang tentu saja sangat membahayakan keselamatan.

Bagi kamu yang ingin mengonsumsi kunyit sebagai obat penurun kolesterol, memang tidak ada patokan khusus akan dosis yang harus dikonsumsi setiap harinya. Namun, tidak ada salahnya jika mulai mengonsumsi kunyit dari dosis terendah, yakni sekitar ¼ hingga ½ sendok teh perhari selama seminggu penuh. Jika hal tersebut tidak menimbulkan efek pada pencernaan, maka lanjutkan pengonsumsian kunyit dengan dosis yang lebih tinggi. Namun, dosis yang dianjurkan oleh para ahli adalah 1 hingga 2 sendok teh yang dikonsumsi dua hingga tiga kali dalam sehari.

  • Cara Mengonsumsi Kunyit Sebagai Obat

Bagi Anda yang tertarik untuk mengonsumsi kunyit sebagai obat penurun kolesterol tinggi, tidak ada salahnya untuk menjajal sejumlah cara pengolahan berikut. Cara pengolahan kunyit berikut ini akan membuat bahan aktif di dalam kunyit tetap berkhasiat sehingga ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh Anda.

  • Salah satu cara untuk mengonsumsi obat penurun kolesterol alami ini adalah dengan menyantap kunyit yang masih segar. Kendati demikian, Anda hanya diperbolehkan menyantap 1-3 gram kunyit segar dalam sehari.
  • Tidak suka rasa getir dari kunyit segar? Tenang, Anda masih bisa mengonsumsi bubuk kunyit satu sendok teh setiap harinya. Menariknya, bubuk kunyit ini juga dapat dicampurkan dalam beragam sajia menu harian Anda.
  • Namun, bagi Anda yang ingin lebih praktis bisa menjatuhkan pilihan pada suplemen berbahan baku kunyit. Dosis yang dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen ini adalah 2 hingga tiga kali dalam sehari. Namun, Anda tidak diperkenankan mengonsumsi suplemen kunyit lebih 400 gram atau kurang dari 300 gram.

Obat Penurun Kolesterol Alami dari Fenugreek

 

obat penurun kolesterol alami herbal

Kelabat atau yang biasa disebut dengan istilah fenugreek ini merupakan salah satu bumbu dapur yang biasa digunakan untuk melancarkan pencernaan. Bahkan, penggunaan kelabat sendiri sudah dilakukan sejak ribuan tahun yang lalu secara turun-menurun. Namun, siapa yang akan menyangka jika bumbu dapur satu ini juga berperan penting dalam menurunkan kadar gula dalam darah sekaligus kadar kolesterol.

  • Rahasia Di Balik Fenugreek

Hal ini disebabkan adanya zat yang disebut dengan ethyl acetate yang didapatkan dari ekstrak kelabat. Sejumlah studi bahkan menunjukkan jika ethyl acetate yang terdapat dalam fenugreek mampu mengurangi kandungan LDL kolesterol (jahat) dan trigliserida. Dilansir dari laman Naturalon.com, kelabat atau fenugreek juga dapat meningkatkan HDL kolesterol (baik) dalam darah.

Berdasarkan studi yang dirilis pada tahun 2012 silam, hal tersebut rupanya berkaitan dengan kandungan senyawa phenolic dan juga flavonoid yang juga ditemukan dalam kelabat. Mengonsumsi kelabat tidak hanya membantumu dalam mengurangi kandungan kolesterol, tetapi juga dapat menjadikan tubuh yang lebih sehat. Pasalnya, kelabat juga dikenal sebagai salah satu sumber dari antioksidan yang baik untuk tubuh.Tidak heran jika banyak penderita yang beralih menggunakan obat penurun kolesterol alami tradisional ini.

  • Bahan Aktif Pada Fenugreek

Tanaman herbal yang juga dapat digunakan sebagai obat penurun kolesterol alami ini ternyata mengandung beragam bahan aktif yang ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol. Dilansir dari laman Stylecraze, berikut sejumlah kandungan dalam fenugreek yang dapat membantu Anda mendapatkan kadar kolesterol ideal:

  • Serat Mucilaginous – Salah satu kandungan aktif dalam fenugreek yang dapat mengembalikan kadar kolesterol Anda adalah serat mucilaginous. Serat satu ini biasa ditemukan pada permukaan biji fenugreek. Tidak tanggung-tanggung, serat yang termasuk ke dalam komponen poliskaraida ini teridiri dari serat larut sebanyak 21,7 % dan juga serat tidak larut sebesar 26,8 %. Sebagai tambahan informasi, serat merupakan salah satu nutrisi yang dapat meningkatkan proses pencernaan dan penyerapan zat makanan ke dalam tubuh. Namun, kondisi yang demikian justru mencegah usus halus menyerap kolesterol lebih banyak sehingga tubuh menjadi lebih sehat.
  • Saponin Steroid – Komponen polisakarida lainnya yang terdapat di dalam fenugreek adalah saponin streoid. Dilansir dari laman Stylecraze, kandungan satu ini ternyata ampuh dalam mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh. Bahkan, pengonsumsian bahan satu ini secara rutin dapat mencegah terjadinya penyerapan kolesterol di dalam tubuh.
  • Beta Sitosterol – Bahan lain yang terkandung dalam obat penurun kolesterol alami satu ini merupakan beta-sitosterol. Menurut sejumlah penelitian, beta sitosterol sendiri diklaim dapat menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam tubuh dengan cara mencegah terjaidnya penyerapan kolesterol.
  • Cara Mengolah Fenugreek

Menggunakan obat penurun kolesterol alami seperti fenugreek ternyata tidak boleh sembarangan dalam proses pengolahannya. Pasalnya, proses pengolahan tersebut akan berimbas pada khasiat dari nutrisi yang terkandung di dalamnya. Nah, bagi Anda yang penasaran bagaimana cara mengolah dan mengonsumsi fenugreek sebagai obat penurun kolesterol tinggi, tidak ada salahnya untuk memperhatikan sejumlah cara berikut:

  • Air Fenugreek

Salah satu cara untuk mengolah fenugreek sebagai obat penurun kolesterol alami adalah dengan mencampurkannya dengan air putih. Pertama-tama, keringkan biji fenugreek dengan cara memanggangnya. Setelah itu, haluskan biji fenugreek hingga berbentuk bubuk. Campurkan satu sendok teh bubuk fenugreek pada segelas air putih. Konsumsi sebanyak dua kali dalam sehari untuk menurunkan kolesterol tinggi.

  • Mencampurkannya dengan Makanan

Cara lain mengonsumsi obat penurun kolesterol tinggi ini adalah dengan mencampurkannya dengan makanan yang akan Anda santap. Misalnya saja daunnya yang dapat dimasak pada sayur sop atau kari. Tidak hanya itu saja, Anda dapat menaburkan biji fenugreek yang sudah dipanggang pada menu harian Anda. Jika ingin menyantap daging merah atau ayam, Anda dapat menggunakan bubuk fenugreek sebagai salah satu campuran dari bahan marinasinya.

  • Mengonsumsi Supleme

Namun bagi Anda yang ingin lebih praktis lagi dalam mengosumsi obat penurun kolesterol paling ampuh ini bisa menjatuhkan pilihan pada suplemen. Apalagi, di zaman sekarang sudah banyak suplemen berbahan baku herbal seperti fenugreek yang dijual bebas di pasaran. Kendati demikian, konsumsilah suplemen tersebut sesuai dengan anjuran yang dicantumkan pada kemasannya.

Tak Hanya Redakan Batuk, Licorice Ampuh Turunkan Kolesterol

 

licorice ampuh turunkan kolesterol

Licorice merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai tambahan dalam obat batuk. Licorice atau yang dikenal dengan sebutan permen hitam ini ternyata juga ampuh dalam menurunkan kandungan kolesterol. Bahkan, sejumlah penelitian yang berfokus pada keterkaitan licorice dengan kolesterol menunjukkan jika kandungan bahan dalam rempah satu ini mampu memberikan hasil yang menakjubkan.

Tidak heran jika American Cancer Society bahkan menyatakan jika licorice merupakan sumber flavonoid yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Flavonoid sendiri ternyata dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah secara keseluruhan. Tidak tanggung-tanggung, kerja dari licorice sendiri akan mencegah terjadinya akumulasi kolesterol dalam dinding pembuluh darah yang sangat berisiko menimbulkan penyumbatan pembuluh darah. Hal tersebut lantaran licorice mengandung zat aktif yang dikenal dengan senyawa glabridin.

  • Pembuktian Licorice Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi

Banyak penderita yang mengidap kolesterol tinggi memang masih menyangsikan fungsi dari tanaman herbal satu ini. Namun, siapa yang akan menyangka ternyata obat penurun kolesterol tinggi satu ini memang ampuh dalam mengatasi kolesterol. Hal ini pun juga telah dibuktikan lewat sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Clinical Biochemistry di tahun 2009 silam.

Dalam penelitian yang berjudul Antidyslipidaemic Activity of Glycyrrhiza Glabra in High Fructose Diet-Induced Dsyslupidaemic Syrian Golden Hamsters menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan. Percobaan yang menggunakan hamster sebagai obyeknya berhasil mengungkap fakta jika licorice ampuh dalam meningkatkan kadar kolesterol HDL sekalogus menurunkan kadar kolesterol jahat atau kolesterol LDL.

Obat Penurun Kolesterol Alami Rempah Indonesia: Jahe

 

Tak hanya dapat menhangatkan tubuh saja, rempah-rempah satu ini ternyata juga dikenal sebagai salah satu obat alami sejak zaman dahulu. Siapa yang akan menyangka jika rempah yang memberikan sensasi rasa pedas tersebut juga digunakan sebagai obat penurun kolesterol tinggi alami. Hal tersebut pun diyakinkan dengan sebuah bukti berdasarkan percobaan yang dilakukan pada tahun 2010 lalu.

Dalam percobaan anti-hiperkolesterol menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Sebanyak 48 ekor tikus percobaan menunjukkan adanya penurunan kadar lemak yang juga berkaitan dengan kolesterol selama empat minggu berturut-turut. Tidak heran jika rempah satu ini terbukti ampuh digunakan sebagai salah satu obat tradisional dalam menurunkan kolesterol.

  • Cara Menggunakan Jahe Sebagai Obat

Bagi kamu yang tidak mau mengonsumsi jahe secara langsung, jangan khawatir. Pasalnya, menyeduh the jahe secara rutin setiap harinya juga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Akan lebih baik lagi jika kamu mulai menambahkan porsi jahe dalam menu harian untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Kendati jahe merupakan obat penurun kolesterol alami yang tidak akan menimbulkan alergi pada banyak orang, tidak ada salahnya jika Anda mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter, Terutama bagi Anda yang ingin mengonsumsi jahe dalam bentuk suplemen. Namun, penggunaan jahe sebagai obat penurun kolesterol alami ini hanya diperbolehkan bagi para penderita kolesterol tinggi saja.

  • Dosis yang Tepat Mengonsumsi Jahe

Jahe yan juga digolongkan ke dalam deretan obat penurun kolesterol tinggi ini ternyata tidak boleh dikonsumsi setiap hari pada sebagian orang Terutama pada mereka yang juga sedang mengonsumsi jenis obat-obatan lain. Menurut sejumlah ahla yang berada di University of Maryland Medical Center, bagi Anda yang ingin mengonsumsi jahe dalam bentuk suplemen, sebaiknya tidak melebihi 4 gram atau dua sendok teh dalam sehari. Berbeda lagi bagi wanita yang sedang hamil. Anda yangs edang hamil hanya diperbolehkan mengonsumsi suplemen jahe 1 gram atau 1/2 sendok teh dalam sehari. Kendati demikian, tetap perhatikan label pada kemasannya agar kandungan dan kesehatan Anda tidak terganggu.

Penurun Kolesterol ala India dengan Guggul

 

obat herbal

Mendengar kata satu ini tentu sudah asing di telinga. Pasalnya, guggul memang bukan tanaman yang berasal dari Indonesia. Tanaman yang bisa didapatkan dari pohon mukul tersebut biasa dijumpai di wilayah India. Tak hanya dicampurkan dalam sejumlah makanan, guggul sendiri kerap digunakan dalam praktek pengobatan Ayurveda.

Tidak tanggung-tanggung, sejak 600 sebelum masehi masyarakat India sudah menggunakan guggul sebagai obat yang dapat mencegah terjadinya aterosklerosis. Kendati masih terdengar asing di telinga, guggul sendiri sudah dipercaya sebagai obat penurun kolesterol tinggi tradisional oleh masyarakat India. Bahkan, guggul mampu menyeimbangkan kadar LDL dan HDL kolesterol.

  • Guggul Sebagai Obat Tradisional Masyarakat India

Dilansir dari laman Webmd.com, pengonsumsian guggul memang masih belum membuktikan apakah tanaman satu ini mampu mengurangi kadar trigliserida dalam darah bagi para penderita yang memang menerapkan Western Diet. Namun, hal tersebut rupanya berbanding terbalik pada masyarakat India yang melakukan diet. Tidak tanggung-tanggung, mengonsumsi guggul dalam diet ala orang India terbukti ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol.

Sebagai tambahan infomrasi bagian tanaman yang digunakan sebagai obat enurun kolesterol tinggi ini adalah bagian getahnya. Getah yang berwarna kekuningan ini ternyata mengandung beragam bahan aktif yang memiliki banyak khasiat. Bahkan, karena hasiat dari getah guggul yang beragam, pohon guggul sendiri kini telah termasuk ke dalam tanaman yang langka dan hampir punah.

  • Sejarah Penggunaan Guggul

Penggunaan guggul sebagai salah satu obat penurun kolesterol sendiri rupanya berawal dari penemuan para arkeolog di tahun 1960 silam. Penemuan yang berawal dari teks kuno berbahasa Sansekerta tersebut menjelaskan jika getah dari pohon guggul dapat digunakan sebagai obat tradisional bagi masalah kesehatan yang berkaitan dengan pengerasan pembuluh arteri. Tidak heran jika sejak penemuan tersebut membuat para ahli melakuakn penelitian untuk membuktikan hal tersebut. Tidak tanggung-tanggug, di tahun 1986, sejumlah penelitian mengungkap jika getah guggul memang ampuh dalam mengatasi kolesterol.

Peran Guggul Dalam Turunkan Kolesterol

Penemuan teks kuno yang menjelaskan mengenai khasiat guggul ternyata membawa pengetahuan baru. Terutama bagi para penderita kolesterol yang dapat menggunakannya sebagai alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol LDL. Dilansir dari laman Progressive Health, ternyata guggul memiliki peranan tersendiri dalam mengatasi masalah kolesterol seperti berikut.

  • Guggul ternyata mencegah terjadinya sintesis kolesterol yang terjadi di hati.
  • Mengonsumsi guggul sebagai oabt penurun kolesterol tradisional juga ampuh dalam mengurangi kadar kolesterol LDL yang terbawa di aliran darah.
  • Tanaman asli India utara ini juga ampuh dalam meningkatkan kadar kolesterol HDL alias kolesterol baik dan memecah senyawa pembentuk kolesterol LDL.
  • Kandungan antioksidan dalam guggul juga ampuh dalam mengaktifkan enzim yang berkaitan dengan produksi lipid.

Sayur Hijau Penurun Kolesterol: Artichoke

 

artichoke sayur penurun kolesterol

Salah satu bahan dapur yang bisa digunakan sebagai obat penurun kolesterol secara alami adalah artichoke. Sayuran yang bentuknya menyerupai tunas bunga ini memang dikenal mengandung beragam vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Tidak hanya itu saja, kandungan serat dalam artichoke juga jerap digunakan oleh para orang tua untuk menambahkan asupan serat pada bayi.

Namun, bukan hanya itu saja, sayuran satu ini juga dapat dikonsumsi sebagai obat penurun kolesterol. Hal ini disebabkan oleh adanya serat khusus yang dimiliki oleh artichoke. Serat khusus tersebut berfungsi dalam menghalangi penyerapan kolesterol oleh tubuh. Apalagi, seperti yang telah diketahui penyerapan kolesterol oleh tubuh dapat berisiko meningkatkan senyawa kolesterol LDL.

  • Prosentase Penurunan Kadar Kolesterol

Hal serupa bahkan sudah dibuktikan oleh salah satu jurnal yang diterbitkan di Jerman pada tahun 2000 silam. Dilansir dari laman drweil.com, jurnal tersebut menyebutkan mengonsumsi ekstrak artichoke sebanyak 1.800 miligram selama enam minggu ternyata ampuh dalam menurunkan jumlah kolesterol secara menyeluruh mencapai 18,5 %. Sedangkan kolesterol LDL sendiri akan mengalami penurunan sebanyak 22,9%.

Ekstrak Tebu, Si Manis Obat Penurun Kolesterol

 

ekstrak tebu penurun kolesterol

Tebu memang dikenal sebagai salah satu bahan baku dari gula. Namun, mengonsumsi ekstrak tebu ternyata juga menajdi pilihan yang menarik untuk menghilangkan dahaga. Kendati demikian, siapa yang menyangka jika ekstrak tebu ternyata mengandung senyawa yang ampuh dalam menurunkan kolesterol. Ialah policosanol yang biasa ditemukan dalam ekstrak tebu.

  • Mengenal Policosanol

Policosanol sendiri diklaim lebih ampuh dalam menurunkan kolesterol ketimbang mengonsumsi obat kolesterol biasa. Bukan hanya omong kosong belaka, pernyataan satu ini bahkan sudah dibuktikan dalam sebuah jurnal berjudul Clinical Drug Investigations. Studi yang melibatkan 70 orang wanita dengan rentang usia antara 60-80 tahun tersebut menunjukkan jika kandungan kolesterol LDL dalam tubuh mereka mengalami penurunan setelah 4 minggu menjalani program diet.

Apalagi, wanita-wanita tersebut secara acak diberikan pengobatan berupa 10 mg policosanol dan sebagian mengonsumsi 20 mg fluvastatin selama 8 minggu berturut-turut. Anehnya, wanita yang mengonsumi policonasol menunjukkan hasil yang lebih signifikan dalam penurunan kolesterol LDL hanya dalam jangka waktu empat minggu saja. Tidak tanggung-tanggung, pengonsumsian policosanol ampuh menurunkan kolesterol LDL sebanyak 13-14 % hanya dalam empat minggu saja. Sedangkan kolesterol HDL dalam darah mengalami peningkatan mencapai 5-5,5 %.

  • Cara Mendapatkan Policosanol

Nah, berita baiknya, ternyata policosanol sudah dijual bebas dalam bentuk kapsul dalam takaran 10 mg dan juga 20 mg. Kendati demikian, rupanya mengonsumsi kapsul policonasol dengan dosis 20 mg tidak memberikan tambahan efek jika dibandingkan dengan kapsul policosanol berdosis 10 mg. namun, jangan kaget dengan efek yang ditimbulkan usai mengonsumsinya. Pasalnya, pengonsumsi policosanol kerap mengalami penurunan berat badan, sakit kepala, pusing hingga insomnia.

Selain itu, jangan mengonsumsi policosanol bersamaan dengan obat yang berfungsi mengecilkan pembuluh darah atau pun obat-obatan lain yang berkaitan untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Jika memang terpaksa, sebaiknya konsultasikan hal tersebut kepada dokter langganan agar tidak menimbulkan efek yang berbahaya bagi kesehatan.

Mencari obat penurun kolesterol tinggi yang aman ternyata tidak sulit. Bahkan, bahan-bahan yang biasa dijumpai di dapur juga bisa kamu gunakan untuk menurunkan kadar kolesterol. Selain terbilang alami, memakai bahan dapur tentu tidak akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Kendati demikian, tetap konsumsi obat penurun kolesterol sesuai dosisnya. Jangan lupa untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu jika kamu mengonsumsi obat yang berbeda secara bersamaan, ya!

Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.