Makanan Untuk Penderita Radang Amandel (Tonsilitis)

Tonsilitis merupakan peradangan yang terjadi pada amandel. Tenggorokanmu mungkin akan terasa sakit karenanya hingga memilih makanan dan minuman untuk dikonsumsi dalam kondisi ini sangatlah penting.
1823
sakit tenggorokan

Ketika sedang menderita sakit tenggorokan yang disebabkan oleh tonsilitis atau radang amandel, makan dan minum mungkin tidak akan terdengar menarik. Tonsilitis sering menyebabkan nyeri pada tenggorokan saat menelan, demam dan menggigil, rasa sakit pada telinga atau rahang dan demam. Namun, mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi yang mudah untuk ditelan ideal untuk membantu penyembuhan dan mengurangi infeksi amandel. Pusat Medis Johns Hopkins menyatakan bahwa anak-anak antara usia 5 sampai 15 paling sering menderita radang amandel, tetapi orang dewasa juga dapat didiagnosis dengan infeksi amandel. Pasien yang sering mengalami tonsilitis atau yang memiliki kesulitan bernapas karena disebabkan oleh pembesaran amandel dapat memilih untuk melakukan operasi pengangkatan amandel.

Asupan Cairan Untuk Penderita Radang Amandel

 

 

Tetap terhidrasi sangat penting ketika sedang menderita radang amandel. Cairan tambahan akan menjaga tingkat energimu tetap stabil dan menghindari terjadinya dehidrasi. Jika kamu mengalami dehidrasi waktu pemulihanmu dapat menjadi lebih lama. Pilih minuman dingin atau hangat seperti air es, jus murni atau sup ayam. Minuman dapat dikonsumsi dalam kondisi hangat, tetapi hindari minuman panas yang dapat mengiritasi tenggorokanmu dengan lebih parah. Jus dengan sejumlah besar kandungan asam harus dihindari. Minuman ini termasuk jus limau gedang, limun dan jus jeruk. Cola dan produk terkait yang mengandung kafein seperti kopi dan teh juga tidak dianjurkan; Namun, teh herbal non-kafein diperbolehkan asalkan dikonsumsi dalam kondisi hangat, bukan panas mendidih.

Makanan Bertekstur Lembut Bagi Penderita Tonsilitis

 

 

Perkenalkan makanan yang lembut dan lunak seperti puding, saus apel atau yogurt. Makanan bertekstur krim mudah untuk ditelan tanpa menimbulkan rasa sakit. Perlahan-lahan perkenalkan lebih banyak makanan ketika tenggorokanmu yang sakit mulai membaik. Buah dan sayuran panggang, seperti apel panggang, pir panggang dan wortel panggang adalah pilihan yang baik untuk makanan sampingan. Kentang tumbuk, labu manis, pasta polos dan nasi juga ideal sebagai makanan lunak. Selain itu, sup yang berisi sayuran, pasta, dan/atau potongan lembut daging adalah pilihan yang sehat untuk pasien yang menderita tonsilitis.

Makanan Bertekstur Padat Untuk Penderita Tonsilitis

 

 

Cobalah mengonsumsi makanan padat dan yang biasa dikonsumsi ketika kamu merasa sudah siap. Tonsilitis dapat menyebabkan sakit tenggorokan untuk beberapa minggu terakhir. Minumlah obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen untuk menghindari rasa sakit ketika makan. Masih perlu diingat bahwa kamu harus menghindari beberapa makanan padat sampai tonsilitismu benar-benar sembuh. Pilih makanan padat yang tidak akan mengiritasi tenggorokanmu, seperti ayam panggang, daging sapi panggang, roti gandum dan buah-buahan utuh. Kerupuk keras, remah pizza, remah kue kering dan kerupuk terlalu keras dan renyah untuk tenggorokanmu yang sedang sakit untuk dinikmati. Simpan makanan ringan ini sampai kamu telah pulih sepenuhnya.

Tips Bermanfaat Bagi Penderita Tonsilitis

 

 

Ketika kamu menderita tonsilitis, tempatkan alat pelembab dekat sofa atau tempat tidur untuk kelembaban tambahan di udara. Mandi air hangat juga dapat membantu untuk meredakan gejala penyakitmu. Kelembaban dari alat pelembab atau mandi dapat meringankan rasa sakit pada tenggorokanmu. Jika kamu diberi resep antibiotik, sangatlah penting untuk mengonsumsi semua obat yang telah diresepkan dan tidak pernah melewatkan dosis obat yang diperlukan atau infeksi dapat kembali. Anak-anak harus menghindari sekolah selama 24 jam setelah mulai mengonsumsi antibiotik untuk menghindari penyebaran infeksi, saran MedlinePlus.

Comment 5Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.