Stenosis Tulang Belakang

Rasa nyeri pada punggung bawah bisa jadi salah satu gejala kamu menderita stenosis tulang belakang. Waspadai masalah ini dengan mengenali terlebih dulu, apa itu stenosis tulang belakang.
582
Stenosis Tulang Belakang

Tulang belakang adalah kolom tulang yang disebut “vertebra” yang memberikan stabilitas dan penyangga untuk tubuh bagian atas. Tulang ini memungkinkan kita untuk berputar dan memelintir. Saraf tulang belakang berjalan melalui bukaan di tulang belakang dan menyalurkan sinyal dari otak ke seluruh tubuh. Tulang dan jaringan di sekitarnya melindungi saraf-saraf ini. Jika saraf tersebut rusak atau terganggu dengan cara apapun, hal tersebut dapat mempengaruhi fungsi tubuh seperti berjalan, keseimbangan, dan sensasi. Terkadang bagian tubuh ini akan mengalami masalah stenosis tulang belakang.

Stenosis tulang belakang adalah kondisi ketika kolom tulang belakang menyempit dan mulai menekan sumsum tulang belakang. Proses ini biasanya berlangsung dengan bertahap. Jika penyempitannya minimal, tidak akan ada gejala yang muncul. Penyempitan yang terlalu banyak dapat menekan saraf dan menimbulkan masalah.

Stenosis dapat terjadi di bagian manapun di sepanjang tulang belakang. Seberapa banyak tulang belakang terpengaruh dengan masalah ini dapat bervariasi.

Masalah ini disebut juga:

• pseudo-klaudikasio
• stenosis tulang belakang sentral
• stenosis tulang belakang foraminal

Gejala Stenosis Tulang Belakang

 

Gejala yang muncul biasanya bertahap seiring berjalannya waktu, dengan saraf yang semakin tertekan. Kamu mungkin akan mengalami:

• kaki dan lengan yang lemah
• nyeri punggung bawah saat berdiri atau berjalan
• mati rasa pada kaki atau pantat
• masalah keseimbangan

Duduk di kursi biasanya membantu meredakan gejala-gejala ini. Namun, gejala tersebut akan kembali dengan lamannya duduk atau berjalan.

Apa Penyebab Stenosis Tulang Belakang

 

Penyebab paling umum dari terjadinya stenosis tulang belakang adalah penuaan. Proses kemunduran terjadi di seluruh tubuh karena usia. Jaringan pada tulang belakang dapat mulai menebal dan tulang menjadi lebih besar, menekan saraf. Kondisi seperti osteoarthritis (peradangan sendi akibat gesekan) dan peradangan kronis pada sendi juga dapat menyebabkan stenosis tulang belakang. Peradangan yang terjadi dapat memberikan tekanan pada sumsum tulang.

Kondisi lain yang dapat menyebabkan stenosis meliputi:

• cacat tulang belakang saat lahir
• sumsum tulang belakang yang sempit secara alami
• lengkungan pada tulang belakang atau scoliosis
• penyakit Paget tulang, yang menyebabkan kerusakan tulang yang abnormal dan pertumbuhan kembali
• tumor tulang
• achondroplasia, yang merupakan jenis dwarfisme

Bagaimana Stenosis Tulang Belakang Didiagnosis?

 

Jika kamu memiliki gejala stenosis tulang belakang, doktermu akan mulai dengan mencari tahu riwayat medismu, melakukan pemeriksaan fisik, dan mengobservasi gerakanmu. Tes bisa dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis yang dicurigai. Antara lain:

• pencitraan tulang belakang, menggunakan sinar-X, MRI, atau CT scan
• electromyelogram untuk memeriksa kesehatan saraf tulang belakang
• scan tulang untuk mencari tahu kerusakan pada tulang belakang

Pilihan Perawatan Untuk Stenosis Tulang Belakang

 

Perawatan Pertama

Pengobatan farmasi biasanya dicoba terlebih dulu. Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa sakit. Suntikan kortison ke tulang belakang dapat mengurangi pembengkakan. Obat nonsteroid anti pembengkakan (NSAID) juga dapat membantu rasa sakit.

Terapi fisik juga dapat menjadi pilihan. Hal ini dapat membantu memperkuat otot dan meregangkan tubuhmu dengan perlahan.

Operasi

Operasi kemungkinan akan dibutuhkan untuk rasa sakit yang parah. Langkah ini dapat secara permanen meredakan tekanan. Beberapa jenis operasi digunakan untuk merawat stenosis tulang belakang.

• Laminektomi adalah jenis operasi yang paling umum. Bagian dari tulang belakang diambil untuk menyediakan ruangan yang lebih luas untuk saraf
• Foraminotomi adalah operasi yang dilakukan untuk melebarkan bagian dari tulang belakang tempat saraf keluar
• Fusi tulang belakang umumnya dilakukan di kasus yang lebih parah. Cangkok tulang atau implan metal digunakan untuk menyambung tulang pada tulang belakang yang bermasalah.

Mengatasi Stenosis Tulang Belakang

 

Pilihan lain selain operasi mungkin dapat meredakan rasa sakit stenosis tulang belakang. Beberapa diantaranya:

• kantung hangat atau es
• akupuntur
• pijat

Nyeri punggung dapat memberikan pengaruh serius terhadap kualitas hidupmu. Terapi perilaku kognitif mungkin dapat membantumu mengelola rasa sakit dengan memberikan mekanisme pendidikan dan cara mengatasi.

Harapan Jangka Panjang Untuk Orang dengan Stenosis Tulang Belakang

 

Banyak orang dengan stenosis tulang belakang menjalani hidup sepenuhnya dan tetap aktif. Namun, mereka mungkin perlu membuat modifikasi untuk kegiatan fisik mereka. Banyak orang mengalami sisa rasa sakit setelah perawatan atau operasi.

Comment 5Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.