Ketahui 9 Makanan Penambah Sperma yang Wajib Dikonsumsi Kaum Pria!

Jumlah sperma ternyata juga turut mempengaruhi kesuburan pria. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk menyantap makanan penambah sperma mulai saat ini.
49702
makanan penambah sperma

Sperma merupakan satu komponen penting jika berbicara tentang kesuburan. Pasalnya, dengan sperma inilah sel telur yang terdapat pada rahim wanita dapat mengalami pembuahan. Bisa dibilang jika sperma merupakan salah satu sumber awal kehidupan manusia. Bicara tentang kesuburan dan pembuahan pada sel telur atau ovum ternyata berhubungan dengan jumlah sperma yang diproduksi oleh pria. Tidak heran jika pria yang subur harus memenuhi jumlah tertentu dari sperma yang diproduksi. Nah, salah satu cara untuk menjaga kesuburan pada kaum pria adalah dengan mengonsumsi makanan penambah sperma.

Masa Hidup Sperma

 

sperma

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai makanan penambah sperma agar kental, tidak ada salahnya jika Anda mengetahui sedikit penjelasan tentang sperma. Salah satunya adalah masa hidup dari sperma sendiri. Dilansir dari laman kesehatan Web MD, ternyata masa hidup sperma bergantung pada tempat di mana sperma tersebut berada. Misalnya saja pada tempat yang kering seperti baju atau sprei. Siapa yang akan menyangka ternyata sperma akan mati saat cairan semen mongering.

Berbeda lagi dengan sperma yang berada di dalam air. Menurut laman kesehatan Web MD, sperma yang berada di dalam air memiliki masa hidup yang lebih lama. Terutama pada air hangat. Uniknya, sperma yang berada di dalam bak air ternyata akan menemukan jalan sendiri menuju ke sel telur yang berada di rahim wanita. Kendati demikian, ternyata hal tersebut justru membuat Anda sulit untuk hamil. Namun, siapa yang akan menyangka jika sperma yang berhasil masuk ke dalam tubuh wanita akan bertahan hingga lima hari lamanya.

Berapa Banyak Sperma yang Dibutuhkan untuk Pembuahan?

 

hitungan sperma

Seperti yang telah diketahui sedari awal, ternyata hanya dibutuhkan satu sperma untuk membuahi sel telur dalam rahim wanita. Kendati demikian, bukan berarti jumlah sperma yang diproduksi oleh pria terbilang sedikit. Sebagai tambahan informasi, ternyata sekali ejakulasi, seorang pria dapat memproduksi sperma yang jumlahnya mencapai angka 100 juta. Tentu bukan angka yang sedikit.

Kendati pria memproduksi jutaan sel sperma, ternyata jutaan sel sperma tersebut harus melewati berbagai rintangan. Mulai dari saat memasuki vagina, tuba falopi hingga menembus dinding luar sel telur. Tentu saja hanya satu sperma yang terbaiklah yang nantinya akan berhasil membuahi sel ovum atau sel telur. Sebagai tambahan informasi, ternyata sel sperma yangberkualitas tinggi juga akan mempengaruhi kualitas bayi.

Kebiasaan yang Merusak Kualitas Sperma

 

meningkatkan kualitas sperma

Bagi Anda yang tertarik untuk meningkatkan kualitas sperma, rupanya harus segera meninggalkan sejumlah kebiasaan. Pasalnya, sejumlah hal-hal yang kerap diremehkan juga berpengaruh pada kualitas sperma yang diproduksi. Berikut sejumlah hal yang harus Anda lakukan jika ingin meningkatkan kualitas sperma dilansir dari laman Web MD.

  • Hentikan Kebiasaan Merokok

Salah satu kebiasaan yang dapat memperburuk kualitas sperma adalah merokok. Seperti yang telah diketahui, merokok memang menyebabkan sejumlah kerugian, terutama bagi kesehatan tubuh. Berkaitan dengan kesuburan, ternyata merokok tidak hanya dapat mengurangi jumlah sperma yang diproduksi saja. Namu, siapa yang menyangka sperma seorang perokok yang berhasil menembus sel telur rentan mengalami kegagalan dalam pembuahan.

Bahkan, sebuah penelitian menunjukkan jika perokok lebih rentan mengalami kemandulan dibandingkan pria yang tidak merokok. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang professor bernama Mohamad Eid Hammadeh, PhD baru-baru ini. Dari penelitian tersebut terungkap jika satu buah sperma membawa dua protein yang disebut dengan protamine 1 dan protamine 2.

  • Fungsi Protamin pada Sperma

Dilansir dari laman kesehatan Web MD, ternyata dua protein yang bernama protamine 1 dan protamine 2 memegang peranan penting dalam pembentukan DNA pada janin. Sedangkan dari penelitian tersebut terungkap jika perokok memiliki jumlah protamine 2 yang lebih sedikit dibanding pria yang tidak merokok. Hammadeh pun menjelaskan jika kondisi tersebut dapat berdampak pada proses pembentukan DNA janin.

Parahnya lagi, ternyata hal tersebut dapat menyebabkan berkurangnya susunan alfabet pada struktur DNA janin. Kondisi yang demikian menurut Hammadeh tidak dapat diperbaiki. Pasalnya, hal tersebut sudah mempengaruhi struktur DNA. Tidak heran jika pada saat percobaan tersebut, Hammadeh dan timnya menemukan fakta jika sperma perokok tidak dapat melakukan pembuahan pada sel telur. Kendati dapat membuahi sel telur, maka risiko keguguran pun akan tinggi.

  • Mengonsumsi Jenis Obat Tertentu

Selain merokok, ternyata kebiasaan yang dapat merusak kualitas sperma adalah mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu. Terutama bagi Anda yang kerap mengonsumsi steroid anabolic. Dilansir dari laman Cleveland Clinic, ternyata steroid anabolic biasa digunakan para pria untuk membentuk masaa otot atau mengurangi lemak tubuh.

Tidak tanggung-tanggung, obat yang biasa dikonsumsi oleh para pria kekar ini dapat menganggu kerja hormon penghasil sperma. Bahkan, laman kesehatan satu ini mneyebut jika cara steroid anabolic merusak kualitas sperma sama dengan cara testoteron bekerja. Kendati demikian, ternyata pria yang memutuskan untuk berhenti mengonsumsi obat satu ini baru bisa merasakan hasilnya setelah 3 hingga 12 bulan.

  • Meminum Alkohol

Selain obat-obatan, ternyata meminum alkohol secara berlebihan juga dapat mengurangi kualitas sperma yang diproduksi oleh seorang pria. Kendati demikian, ternytaa laman Cleveland Clinic menjelaskan jika hal tersebut hanya berlaku bagi Anda yang meminum alkohol lebih dari 14 gelas dalam seminggu. Sebagai tambahan informasi, mengonsumsi alkohol terlalu sering dapat meningkatkan produksi hormon estrogen  pada pria.

  • Mengenakan Celana yang Terlalu Ketat

Sebagian besar pria yang mengalami kemandulan ternyata disebabkan karena sering mengenakan celana yang terlalu ketat. Dilansir dari laman Web MD, ternyata mengenakan celana yang terlalu ketat dapat mengruangi jumlah sperma yang diproduksi dalam sekali ejakulasi. Tidak hanya itu saja, celana yang terlalu ketat juga menghambat produksi sperma karena membuat suhu skrotum meningkat.

Padahal, untuk menghasilkan sperma yang berkualitas tinggi dibutuhkan suhu yang lebih rendah di banding dari suhu tubuh Anda. Apalagi, skrotum dan testis sebagai organ vital para pria berada di bagian tubuh. Hal ini pun juga telah dijelaskan oleh Celia E. Dominguez selaku ahli di Emory University School of Medicine.

Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

 

sperma pria

Bagi Anda yang ingin segera memiliki momongan, kesuburan dan kesehatan sperma merupakan hal yang harus dijaga. Tidak heran jika mulai dari sekarang Anda harus mengetahui cara-cara apa saja yang dapat meningkatkan kualitas serta jumlah sperma dalam sekali produksi. Nah, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah sperma.

  • Mengonsumsi Suplemen Asam D-Aspartic

Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan jumlah dari sperma yang diproduksi adalah dengan mengonsumsi suplemen. Bukan sembarang suplemen, dilansir dari laman kesehatan Health Line, salah satu jenis suplemen yang ampuh dalam membantu meningkatkan kualitas adalah suplemen asam D-aspartic atau D-aspartic acid. Suplemen makanan penambah sperma yang juga disebut dengan D-AA ini merupakan suplemen yang terbuat dari asam amino. Sebagai tambahan informasi, D-AA sendiri merupakan asam amino yang biasanya diproduksi secara alami di sejumlah kelenjar di tubuh. Misalnya saja testikel yang juga memproduksi semen dan sel sperma.

Berkaitan dengan suplemen asam D-aspartic alias D-AA, ternyata sejumlah peneliti meyakini jika D-AA yang juga digolongkan ke dalam suplemen makanan penambah sperma ini merupakan salah satu zat yang memiliki andil dalam kesuburan, khususnya para kaum pria. Apalagi, salah satu penyebab dari kemandulan adalah jumlah D-AA yang terlalu rendah pada seorang pria. Tidak heran jika mengonsumsi D-AA menjadi salah satu cara yang ampuh untuk mengembalikan kesuburan pada pria. Kendati demikian, ternyata mengonsumsi suplemen D-AA hanya mampu meningkatkan jumlah testoteron yang diproduksi sebanyak 30-60%. Sedangkan pria yang mengonsumsi suplemen D-AA juga dapat meningkatkan produksi sel sperma hingga 100%.

  • Berolahraga

Cara lain yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sperma adalah dengan raji berolahraga. Sebagai tambahan informasi, berolahraga dengan rajin memang memberikan beragam khasiat untuk kesehatan tubuh, salah satunya berhubungan dengan kesuburan dan produksi sperma pada pria. Bahkan, berolahraa ternyata mampu meningkatkan kadar testoteron yang diproduksi. Hal ini pun telah dibuktikan lewat sejumlah penelitian yang menyatakan pria yang lebih rajin berolahraga memiliki jumlah testoteron yang lebih tinggi dibandingkan pria yang jarang atau pun bahkan tidak berolahraga.

Kendati demikian, hindari jenis olahraga yang terlalu berat. Pasalnya, jenis olahraga yang demikian justru akan menurunkan jumlah dan kualitas testoteron. Sebagai tambahan informasi melakukan olahraga secara rutin memang telah teruji klinis dapat meningkatkan kesuburan pria. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mulai meluangkan sedikit waktu Anda menjalani sejumlah jenis olahraga secara rutin.

  • Menjaga Asupan Vitamin C

Seperti yang telah banyak diketahui, vitamin C merupakan salah satu bahan aktif yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Bahkan, vitamin C juga dipercaya dapat meningkatkan kekebalan imunitas tubuh jika dikonsumsi dalam dosis yang tepat. Bukan tanpa alasan, rupanya hal ini berkaitan dengan adanya kandungan antioksidan di dalam vitamin C yang dapat mengatasi beragam masalah termasuk mencegah efek buruk radikal bebas. Namun, siapa yang menyangka jika vitamin C rupanya juga berperan penting dalam kesuburan Anda. Dilansir dari laman kesehatan Health Line, mengonsumsi vitamin C atau memenuhi asupan harian vitamin C dapat mencegah Anda terserang oxidative stress. Oxidative stress pada umumnya dapat disebabkan oleh sejumlah hal. Mulai dari faktor usia, penerapan gaya hidup yang tidak sehat hingga terpapar polusi.

Kondisi yang demikian rupanya akan meningkatkan kadar ROS atau Reactive Oxygen Species dalam tubuh yang tentu saja bersifat berbahaya. Sebagai tambahan informasi, rupanya jumlah ROS yang melebihi batas dapat menyebabkan kerusakan jaringan tisu dan peradangan pada organ-organ tubuh yang vital. Tidak hanya itu saja, oxidative stress juga menjadi pemicu dari kemandulan yang diderita para pria. Tidak heran jika sejumlah ahli menyarankan untuk menjaga asupan vitamin C.

– Manfaat Vitamin C

Pasalnya, vitamin C dapat menghilangkan efek buruk dari oxidative stress secara ampuh. Hal ini pun telah dibuktikan lewat sejumlah penelitian yang melibatkan sejumlah pria. Dari penelitian tersebut terungkap jika para pria yang mengonsumsi 1.000 mg vitamin C selama dua bulan berturut-turut ternyata mengalami peningkatan dalam hal kesuburan mencapai 92% yang juga meningkatkan jumlah sel sperma.

  • Meminimalisasi Stress

Cara lain yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas dari sperma adalah dengan meminimalisir stress. Sebagai tambahan informasi, keadaan tubuh dan pikiran yang stress rupanya dapat mengurangi jumlah sel sperma yang diproduksi. Tidak hanya itu saja, stress juga menurunkan kualitas dari sel sperma. Hal ini rupanya berkaitan dengan fungsi hormone cortisol yang jumlahnya akan meningkat saat tubuh mengalami stress. Hormon cortisol sendiri merupakan salah satu hormon yang memberikan dampak buruk bagi hormone testoteron.

Maka dari itu, cara untuk menjaga kadar testoteron tetap normal atau bahkan meningkat adalah dengan menghindari dan mencegah stress. Anda dapat melakukan hal-hal atau kegiatan yang bersifat relaksasi untuk menjaga kualitas sperma. Salah satunya adalah dengan menjalani yoga atau pun meditasi. Toga dan meditasi menjadi kegiatan yang banyak dipilih untuk menenangkan tubuh atau pun pikiran. Kendati demikian, Anda juga dapat menghilangkan stress dengan sejumlah kegiatan favorit seperti melakukan hobi atau pun melakukan olahraga di sela-sela waktu luang.

  • Mengonsumsi Vitamin D

Hal lain yang perlu Anda lakukan untuk menjaga kesuburan dan kualitas sperma yang diproduksi adalah dengan memenuhi asupan harian vitamin D. Dilansir dari laman kesehatan Health Line, vitamin D merupakan salah satu bahan yang dapat meningkatkan kadar testoteron. Hal ini bahkan telah dibuktikan lewat sejumlah penelitian yang menyatakan jika kekurangan asupan vitamin D dapat menurunkan kadar testoteron yang diproduksi oleh tubuh. Pada sebuah penelitian mengenai keterkaitan antara vitamin D dan kesuburan, dilibatkan 65 orang pria yang memiliki kadar testoteron rendah. Dalam peneliatian tersebut, 65 pria diminta untuk mengonsumsi vitamin D dengan dosis 3.000 IU da juga D3 setiap hari selama setahun penuh. Betapa mengejutkan, hal tersebut justru meningkatkan kadar testoteron sebanyak 25%.

  • Menyantap Tribulus Terrestris

Mungkin Anda masih asing dengan istilah tribulus terrestris. Namun, tahukah Anda jika tribulus terrestris dapat meningkatkan jumlah testoteron dan sel sperma dalam tubuh. Lebih lanjut, tribulus terrestris merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang kerap digunakan untuk meningkatkan kesuburan pada kaum pria. Bahkan, penggunaan tribulus terrestris ini  pun sudah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kualitas dan kesuburan pada pria. Dalam sebuah penelitian membuktikan jika mengonsumsi 6 gram dari tribulus terrestris selama dua bulan dapat meningkatkan libido pada pria.

  • Suplemen Biji Fenugreek

Fenugreek merupakan salah satu tanaman herbal yang kerap dikonsumsi untuk mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Bahkan, penggunaan fenugreek ini sudah lama dilakukan oleh masyarakat India yang menganut metode pengobatan Ayurvedha. Terkait dengan kesuburan pria, ternyata fenugreek diklaim dapat meningkatkan kualitas dari sperma yang diproduksi. Hal ini pun telah dibuktikan melalui sebuah percobaan yang melibatkan 30 orang pria. Ketiga puluh orang pria tersebut diminta untuk mengonsumsi kapsul esktrak fenugreek dengan dosis 500 mg setiap hari. Dari percobaan tersebut memberikan hasil jika kadar testosterone para pria tersebut mengalami peningkatan.

Tak hanya meningkatkan kualitas dan jumlah testoteron dalam tubuh, mengonsumsi berbagai olahan dari ekstrak fenugreek juga memberikan efek lan, yaitu meningkatkan libido. Seperti yang telah diketahui, libido juga memegang peranan penting berkaitan dengan kualitas hubungan seksual yang Anda lakukan bersama pasangan. Anda pun juga dapat mengonsumsi ekstrak fenugreek yang diolah dalam bentuk teh herbal yang menyegarkan.

  • Memenuhi Asupan Zinc

Siapa yang akan menyangka ternyata nutrisi lain yang harus dijaga dosisnya untuk menjaga kualitas dari sperma adalah zinc. Zinc atau zat seng ini merupakan salah satu jenis mineral yang biasa ditemukan pada makanan yang bersifat hewani. Misalnya saja daging merah, telur, ayam hingga susu. Zinc merupakan salah satu nutrisi yang dapat meningkatkan kadar testoteron dalam tubuh. Tidak heran jika memenuhi asupan harian dari zinc dapat menjaga kualitas sperma dan meningkatkan kesuburan. Pengonsumsian zinc ini biasanya dianjurkan untuk pria yang memiliki kadar testoteron rendah atau pun mengalami kekurangan testoteron.

  • Ashwaghanda

Obat tradisional lainnya yang dapat Anda konsumsi untuk meningkatkan kualitas dan jumlah testoteron adalah ashawagandha. Tanaman herbal yang memiliki nama latin withania somnifera ini merupakan salah satu tanaman obat herbal yang sudah digunakan sejak berabad-abad lalu. Tidak heran jika banyak peneliti yang akhirnya melakukan penelitian mengenai khasiat dari tanaman satu ini. Salah satunya adalah penelitian yang membuktikan jika pengonsumsian ekstrak dari ashwagandha ampuh meningkatkan kesuburan pada pria secara signifikan. Pada penelitian tersebut, sejumlah pria yang memiliki sel sperma di bawah batas normal diminta untuk mengonsumsi kapsul ashwaghanda dengan dosis 675 mg setiap harinya selama tiga bulan. Siapa yang akan menyangka jika hal tersebut justru meningkatkan jumlah sperma yang diproduksi mencapai 167%.

Tidak hanya itu saja, dari hasil penelitian tersebut juga teringkap jika volume semen para pria yang telah mengonsumsi esktrak ashawaghanda juga mengalami peningkatan sebanyak 53%. Tentu saja hal tersebut membuat para ahli banyak menyarankan metode satu ini untuk meningkatkan kesuburan. Dilansir dari laman kesehatan Health Line, ashawagandha sendiri ternyata mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Seperti yang telah diketahui, antioksidan juga membantu Anda meningkatkan produksi hormone testoteron yang memiliki peranna penting dalam menjaga kesuburan para pria.

  • Maca Root

Akar maca atau maca root bukanlah akar dari matcha alias green tea. Maca merupakan salah satu tanaman herbal yang tumbuh di wilayah Peru, Amerika Latin. Tanaman maca ini sendiri merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengatasi masalah kesuburan pada para pria. Tidak hanya meningkatkan kesuburan pada para pria, akar maca yang dikonsumsi secara rutin juga dapat menambah libido yang memiliki peranan penting dalam kualitas hubungan seksual Anda.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengonsumsi akar maca, ternyata sejumlah penelitian menyebutkan jika tanaman ini juga berhasil meningkatkan libido pada pria yang mengalami disfungsi. Kendati demikian, mengonsumsi ekstrak dari akar maca ternyata tidak berimbas pada peningkatan kadar hormone testoteron.

Makanan Penambah Sperma

 

Makanan Penambah Sperma

Nah, setelah mengetahui sejumlah faktor yang dapat memperburuk atau mengurangi kualitas sperma di atas, tidak ada salahnya untuk memperbaikinya. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi sejumlah makanan penambah sperma seperti berikut. Bahkan, makanan-makanan penambah sperma ini sudah banyak direkomendasikan oleh para ahli dalam meningkatkan kualitas dan jumlah sperma.

  • Telur

Salah satu jenis makanan penambah sperma yang mudah untuk ditemukan adalah telur. Dilansir dari laman Practo, ternyata telur merupakan pilihan tepat untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sperma Anda. Tidak hanya itu saja, jenis makanan yang dipercaya sebagai sumber protein tinggi ini ternyata dapat meningkatkan kekuatan sperma. Seperti yang telah diketahui jutaa sel sperma gugur saat menuju sel telur pada rahim wanita.

Selain mengandung protein, telur juga menjadi sumber vitamin E. vitamin E sendiri ternyata juga memegang peranan penting dalam kesuburan. Bahkan, pria yang rajin mengonsumsi telur akan memiliki sperma yang lebih sehat. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko pembuahan pada sel telur wanita.

  • Sayur Bayam

Bukan hanya Popeye yang menyukai sayur bayam saja. Ternyata para pria juga harus mengonsumsi jenis sayuran satu ini jika ingin meningkatkan kualitas dan jumlah sperma. Dilansir dari laman Practo, bayam termasuk ke dalam makanan penambah sperma yang mengandung folic acid. Folic acid sendiri ternyata berperan dalam pembentukan sel sperma yang berkualitas tinggi.

Selain itu, mengonsumsi bayam yang mengandung folic acid juga dapat mencegah terjadinya masalah pada pembentkan struktur DNA. Terutama pada kromosom. Tentu saja hal tersebut mengurangi risiko bayi Anda mengalami kecacatan sedari dini. Siapa yang akan menyangka juga ternyata sperma orang yang gemar mengonsumsi bayam memiliki kekuatan lebih besar untuk menembus dinding luar sel ovum.

  • Pisang

Buah yang kerap digunakan sebagai pengganti nasi pada menu diet sehat ini ternyata juga tergolong ke dalam makanan penambah sperma. Pisang sendiri merupakan sumber dari berbagai macam vitamin. Sebut saja mulai dari vitamin A, B1 dan C yang ternyata memiliki peranan dan efek penting bagi pembentukan sperma pria.

Tak hanya meningkatkan jumlah sperma yang dihasilkan, pisang juga menstimulasi sel sperma yang lebih sehat dan kuat. Salah satu kandungannya yang disebut dengan Bromelain ternyata juga berperan sebagai bahan anti peradangan yang meningkatkan jumlah sperma dan motilitas sperma para pria.

  • Cokelat Hitam

Bagi Anda yang mengaku menyukai cokelat, coba deh mulai sekarang perbanyak untuk mencicii cokelat hitam atau yang biasa disebut dengan dark chocolate. Sebagai tambahan informasi, jenis makanan penambah sperma satu ini memiliki warna yang lebih gelap dibanding cokelat lainnya. Tidak hanya itu saja, dark chocolate juga memiliki rasa yang paling pahit di antara sejumlah jenis cokelat.

Dilansir dari laman Practo, dark chocolate ternyata mengandung asam amino yang disebut dengan L-Arginine HCL. Kandungan inilah yang berfungsi dalam meningkatkan volume cairan semen pada saat Anda mengalami ejakulasi. Sebagai tambahan informasi, peningkatan volume cairan semen ternyata juga meningkatkan jumlah sel sperma yang diproduksi. Mengonsumsi cokelat hitam ternyata juga dapat memperpanjang masa hidup sperma Anda.

  • Asparagus

Sayuran hijau lainnya yang juga dipercaya sebagai makanan penambah sperma adalah asparagus. Kendati sayuran satu ini masih belum awam untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia, ternyata asparagus diklaim mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin C inilah yang akan memberikan dampak positif pada sperma.

Sebagai tambahan informasi, vitamin C memang dikenal sebagai kandungan yang aktif dalam memerangi radikal bebas. Begitu juga dengan dampak positifnya pada sperma. Sperma pria yang mengonsumsi vitamin C ternyata justru meningkatkan jumlah sperma dalam sekali ejakulasi. Tidak hanya itu saja, ternyata vitamin C juga menjaga kesehatan sel testis, salah satu organ vital para pria.

  • Brokoli

Sepertinya Anda yang tidak menyukai sayur, mulai sekarang harus mengubah hal tersebut. Pasalnya, sejumlah sayuran ternyata mampu dalam meningkatkan sperma Anda. Tidak heran jika sayuran seperti brokoli juga disebut sebagai makanan penambah sperma. Sebagai tambahan informasi, ternyata brokoli juga mengandung folic acid yang biasa dikenal dengan sebutan vitamin B9.

Vitamin B9 sendiri merupakan salah satu vitamin yang dapat meningkatkan kesuburan para pria. Sebelumnya, vitamin satu ini bahkan telah dianjurkan untuk dikonsumsi para wanita yang ingin meningkatkan kesuburannya. Tidak tanggung-tanggung, memenuhi asupan vitamin B9 dalam sehari ternyata mampu meningkatkan produksi sperma mencapai 70%.

  • Buah Delima

Buah-buahan memang sudah sejak lama dikenal sebagai jenis makanan yang memberikan kebaikan bagi tubuh. Salah satu buah yang digolongkan ke dalam makanan penambah sperma adalah buah delima. Buah yang juga dikenal dengan nama pomegranate ini telah banyak digunakan dalam industri makanan mau pun kecantikan karena kandungan antioksidannya yang tinggi.

Namun, siapa yang akan mengira jika buah satu ini ternyata juga dapat meningkatkan kualitas cairan semen yang dihasilkan oleh pria saat mengalami ejakulasi. Tidak hanya itu saja, kandungan antioksidan pada delima juga dapat memerangi radikal bebas yang dapat mengurangi kualitas sperma. Selain mengonsumsi dalam olahan suplemen, Anda juga dapat mengonsumsi jus buah delima yang masih segar.

  • Kacang Walnut

Anda suka menyantap camilan di waktu luang? Daripada menyantap makanan ringan yang kurang gizi, tidka ada salahnya jika Anda menyantap kacang walnut. Tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, kacang walnut juga menjadi salah satu makanan penambah sperma yang akan meningkatkan kesuburan. Tidak tanggung-tanggung, hal ini ternyata disebabkan karena adanya omega 3 pada kacang walnut.

Dilansir dari laman Practo, omega-3 pada walnut ampuh dalam meningkatkan colume cairan semen para pria. Tidak hanya itu saja, omega-3 tersebut juga melancarkan peredaran darah pada testis yang menstimulasi produksi sel sperma yang lebih sehat. Mengonsumsi walnut juga memberikan keuntungan lain, yaitu membersihkan zat racun yang ada di dalam tubuh secara optimal.

  • Bawang Putih

Bumbu dapur yang juga digolongkan sebagai obat herbal ini juga dipercaya sebagai makanan penambah sperma. Hal ini lantaran bawang putih memiliki kandungan vitamin B6 dan selenium. Sebagai tambahan informasi, dua kandungan tersebut ternyata juga berperan penting dalam melancarkan peredaran darah pada testis yang membuat produksi sperma berjalan dengan lancar. Bahkan, kondisi yang demikian akan meningkatkan jumlah sperma yang diproduksi.

 

Comment 7Sort by


user Anonim
2018/07/19 15:19

kalau bawang putih cara konsumsinya sebagai bumbu atau lgsung dimakan ?

user Editor
2018/07/20 14:13

Sebagai bumbu bisa, kalau mau makan mentah juga bisa. atau cari suplemennya juga ada

user Anonim
2018/05/10 12:26

mnjb

user Anonim
2018/02/05 08:00

Makanan penambah spermanya pada susah...😢😢😢

user Editor
2018/02/05 13:10

Kan ada yg gampang: telur, bayam, coklat hitam, pisang

user Anonim
2018/01/27 03:36

tulisan yg minim pengetahuan. hanya ambil sana sisi. copy sana sini

user Rizky A
2018/01/27 14:10

Artikel ilmiah kamu sebut sebagai copy? otakmu yang tak sampai mungkin!

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.