Apa Efek Negatif dari Penambah Berat Badan?

Beberapa orang minum suplemen penambah berat badan demi menambah otot. Padahal, suplemen seperti ini juga memiliki beberapa dampak negatif.
470
http://workoutaid.work/wp-content/uploads/2015/07/Cheap-Bodybuilding-Supplements.jpg

Ketika kamu bekerja keras untuk membangun otot, kamu mungkin tergoda oleh suplemen gizi yang dipromosikan untuk membantumu mencapai tujuan tersebut. Meski tidak ada yang salah dengan minum suplemen penambah berat badan, suplemen ini mungkin tidak bekerja untuk semua orang, dan ada potensi efek samping, seperti meningkatnya lemak, reaksi alergi dan interaksi dengan obat-obatan. Konsultasikan dengan doktermu untuk mendiskusikan penggunaan suplemen penambah berat badan sebelum menambahkannya ke rutinitas dietmu.

Apa Itu Penambah Berat Badan?

 

 

Penambah berat badan adalah suplemen berkalori tinggi yang dipromosikan untuk membantu kamu menambah otot. Suplemen ini mengandung berbagai jumlah karbohidrat, protein dan lemak, ditambah vitamin, mineral, asam amino individual dan suplemen lain seperti kreatin. Satu porsi suplemen penambah berat badan dapat memiliki dari 320 kalori hingga lebih dari 1.000 kalori dan protein dari 16 gram hingga lebih dari 60 gram. Biasanya, suplemen ini dicampur dengan air atau susu dan dikonsumsi sebelum atau setelah latihan.

Peningkatan Berat Badan yang Tidak Sehat dengan Penambah Berat Badan

 

 

Ketika kamu mencoba membangun otot, kamu perlu mendapatkan lebih banyak kalori dalam dietmu. Diet tinggi kalori untuk mendorong peningkatan berat badan membutuhkan dari 2.200 sampai 3.200 kalori per hari, tergantung pada usia dan jenis kelamin. Jika kamu mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan kalori tersebut, suplemen penambah berat badan dapat membantu. Namun, jika kamu tidak perlu kalori sebanyak yang kamu pikirkan dan kamu mulai minum suplemen tinggi kalori, kamu mungkin malah mendapatkan lemak dan bukan otot. Terlalu banyak kalori dari sumber manapun – bahkan yang dipasarkan sebagai pembangun otot – mengarah ke penambahan lemak.

Reaksi Alergi Akibat Suplemen Penambah Berat Badan

 

 

Meskipun resikonya kecil, ada kemungkinan bahwa kamu mungkin memiliki reaksi alergi terhadap makanan, menurut Alergi, Penelitian dan Pendidikan Makanan. Penambah berat badan merupakan sumber potensial dari kedelai atau susu – yang merupakan dua dari makanan yang paling umum menimbulkan energi. Selain itu, suplemen ini juga mengandung berbagai nutrisi lainnya dan suplemen herbal, yang dapat berpotensi menyebabkan reaksi alergi. Jika kamu mengalami ruam, gatal atau sakit perut, berhentilah minum penambah berat badan kamu dan jadwalkan janji dengan doktermu.

Efek Negatif dari Kreatin di Penambah Berat Badan

 

 

Kreatin adalah suplemen yang diminum oleh atlet untuk membantu meningkatkan kinerja dan membangun otot. Meskipun dianggap aman, beberapa masalah kesehatan berpotensi muncul dengan suplemen tambahan ini. MedlinePlus memperingatkan bahwa dosis tinggi kreatin dapat menyebabkan kerusakan ginjal, dan efek dapat diperparah jika kamu mengonsumsi obat yang juga berpotensi membahayakan ginjal seperti siklosporin, ibuprofen, naproxen atau tobramycin. Kreatin juga dapat menyebabkan dehidrasi jika kamu tidak minum cukup air pada hari-hari yang lebih hangat.

Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.