Cara Mengonsumsi Diet Rendah Serat

Meski serat baik untuk tubuh, beberapa orang tertentu seperti penderita penyakit Crohn ternyata harus menghindari nutrisi ini. Inilah caranya melakukan diet rendah serat.
3347
diet rendah serat

Kelihatannya memang seperti kebalikan dari diet yang sehat. Siapa yang mencoba untuk mengurangi makan serat? Jawabannya adalah orang-orang dengan penyakit Crohn (penyakit radang usus). Mereka dengan penyakit ini akan memerlukan diet rendah serat.

Hal ini karena bahan yang berserat, yang menstimulasi perut, bagus untuk orang-orang sehat, tapi tidak untuk mereka yang mengalami kram dan diare karena penyakit Crohn.

Diet rendah serat dan residu (residu adalah segala porsi makanan yang tidak bisa dicerna termasuk serat, kulit, biji-bijian, dan sekam), bisa membantu meringankan gejala pada penyakit Crohn.

Berikut ini 9 tips untuk mengonsumsi diet rendah serat. (Meskipun doktermu bisa saja merekomendasikan diet yang lebih atau kurang ketat, tergantung keadaanmu.)

Diet Rendah Serat Merupakan Diet Jangka Pendek

Diet rendah serat baiknya dilakukan dalam jangka waktu yang pendek.

Mendapatkan semua nutrisi yang kamu butuhkan dalam diet ini bisa cukup menantang, jadi orang-orang seharusnya hanya menggunakan diet rendah serat ini ketika mereka sedang kambuh, ujar Sally Suen, seorang ahli diet terdaftar dengan Persatuan Kesehatan Cambridge di Cambridge, Massachusetts.

Setelah kamu mulai merasa membaik, kamu harus secara perlahan kembali ke pola makanmu yang normal. “Ketika pasien sudah sehat, mereka harus makan buah-buahan dan sayuran dan jika mereka makan karbohidrat, mereka harus makan gandum utuh dan gandum,” ujarnya.

Masak Sayuranmu Untuk Diet Rendah Serat

Dalam diet ini, kebanyakan buah dan sayuran mentah perlu dijauhi. Satu cara untuk menggunakannya adalah dengan makan yang dimasak atau kalengan.

“Banyaknya buah dan sayuran ini, ketika dimasak, masih akan mengandung serat, tapi residunya tidak terlalu banyak,” ujar Jeannie Gazzaniga-Moloo, ahli diet terdaftar dan juru bicara Akademi Nutrisi dan Diet.

Sayuran seperti bayam, labu butternut, labu kuning, ubi, dan wortel tidak masalah jika dimakan dengan cara tersebut. Kentang bisa dimakan tanpa kulitnya, dan brokoli dan kale juga tidak apa-apa, jika dimasak sangat lembut.

Kamu Mungkin Perlu Vitamin untuk Diet Rendah Serat

Jika kamu makan berbagai jenis makan sebanyak mungkin dalam diet ini, kamu seharusnya mendapatkan vitamin dan mineral yang kamu butuhkan setiap hari. Tapi Gazzaniga-Moloo mengatakan bahwa bisa cukup sulit mendapatkan vitamin B12, kalsium, asam folat, dan zat besi, jadi kamu mungkin perlu suplemen vitamin.

Diet ini juga akan memperlambat ususmu, jadi kamu perlu minum lebih banyak air dan cairan lainnya sebisamu untuk mencegah susah buang air besar.

Memilih daging tanpa lemak atau ikan Saat Diet Rendah Serat

Makanan berlemak bisa menjadi masalah, jadi Suen merekomendasikan ayam dan kalkun sebagai pilihan protein yang baik untuk diet rendah serat. Hilangkan kulitnya, dan pilih daging merah yang paling tanpa lemak, seperti sirloin cincang, jika kamu bisa mentoleransinya. Hindarai daging olahan atau asap seperti hot dog, daging asap, daging deli, sosis, dan bologna (daging sosis asap besar berbumbu).

Sumber protein baik lainnya adalah ikan, telur, dan tahu.

Cobalah merebus, merebus pelan, atau mengukus makananmu sebagai pengganti metode lain – seperti memanggang atau membakar – yang dapat membuat makanan menjadi lebih keras, kering, dan susah dicerna.

Hindari Gandum Utuh Saat Diet Rendah Serat

Ketika sedang diet rendah serat, adalah hal yang baik untuk tetap menggunakan biji-bijian putih olahan. Bahan-bahan seperti biskuit, Cheerios, biskuit beras, oatmeal, dan roti putih dan pasta adalah pilihan terbaik.

Oatmeal mengandung serat, tapi jenis yang mudah larut, artinya oatmeal menyerap air dan membawanya ke saluran pencernaan lebih lambat dari jenis yang tidak mudah larut yang sedang kamu hindari.

Pilih biji-bijian dengan serat kurang dari satu setengah gram per sajian dan hindari jenis gandum utuh apapun.

Hati-hati dengan Selada Saat Diet Rendah Serat

Hampir semua sayuran mentah adalah larangan saat sedang diet rendah serat. Namun, jika kamu sedang sangat ingin salad, selada bokor harusnya tidak masalah jika dimakan dalam jumlah kecil, ujar Suen.

Yayasan Crohn’s Colitis Amerika (CCFA) juga merekomendasikan selada mentega atau selada batavia.

Cobalah salad dengan campuran selada bokor, ayam, apukat, dan saus rendah lemak tanpa biji-bijian.

Hindari Buah Mentah Saat Diet Rendah Serat

Umumnya, buah mentah harus dihindari jika kamu sedang diet rendah serat. Buah beri, jeruk, dan buah dengan biji dan banyak serat – seperti prem, kismis, dan buah ara – bisa menjadi masalah.

Namun, banyak buah bisa dimakan asalkan buah tersebut kalengan, dimasak, atau dibuat bubur seperti saus apel, jus buah tanpa bulir atau air dengan rasa juga tidak masalah.

Pisang, mangga, pepaya, apukat, dan blewah adalah beberapa jenis buah yang bisa dimakan mentah menurut CCFA.

Pilih produk susu rendah lemak atau pengganti produk susu

Banyak pasien Crohn’s tidak bisa mentoleransi produk susu bahkan ketika sedang sehat.

Jika ini adalah masalahnya, maka susu kedelai atau almond bebas laktosa adalah yang paling baik. Jika kamu bisa menerima produk susu, jangan minup lebih dari dua cangkir per hari.

Juga, ketika makan diet rendah serat, cara terbaik adalah dengan tetap mengonsumsi variasi es krim, susu atau yoghurt rendah lemak.

Mencoba Kombinasi Makanan Diet Rendah Serat

Diet rendah serat sangatlah individual, dan kamu mungkin tidak bisa mentoleransi beberapa makanan dan tidak yang lainnya, ujar Gazzaniga-Moloo.

Kamu mungkin juga perlu menghindari alkohol dan makanan tinggi lemak seperti mentega dan mayonnaise, ujarnya.

“Jika seseorang menemukan makanan yang mengganggunya, mereka bisa mencoba memasaknya, pilih yang rendah lemak atau pilih yang versi bebas laktosa.”

Comment 4Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.