10 Hal Perlu Kamu Ketahui Tentang Diet Mediterania

Mediterania memiliki cara sendiri dalam hal menjaga tubuh sekaligus menikmati makanannya.
443
diet mediterania

Orang-orang mediterania terkenal dengan kesehatan dan umur panjang. Jadi, apakah rahasianya? Tentu saja, rahasianya terletak pada diet Mediterania yang terkenal itu.

Bagaimana makan seperti orang Yunani?

 

Pada titik ini, kamu mungkin sudah tahu bahwa diet Mediterania bagus untuk kesehatanmu. Penelitian menunjukkan lagi dan lagi bahwa orang-orang yang menekankan pada produk pertanian, ikan, gandum utuh, dan lemak sehat, tidak hanya menurunkan berat, tapi juga menurunkan risiko penyakit jantung, depresi, dan demensia. Jadi, apa yang kamu tunggu? Berikut ini adalah dasarnya: Belanjalah di wilayah pasar, makan sesuai musim, dan bagi roti (gandum utuh) dengan orang-orang yang membuatmu tersenyum. Sekarang untuk intinya.

Makan buah-buahan dan sayuran

 

 

Tanaman segar non-tepung adalah bintangnya diet ini. Makan 5 sampai 10 sajian per hari (setengah cangkir yang dimasak atau 1 mangkuk mentah sama dengan satu kali sajian).

Pilih lemak sehat untuk diet Mediterania

 

 

Zaitun dan minyaknya adalah pilar; ambil empat sampai enam sajian per hari (satu sajian bisa satu sendok teh minyak zaitun, 5 buah zaitun atau 1/8 apukat). Minyak zaitun menyajikan lemak tak jenuh tunggal yang sehat dan senyawa tanaman yang disebut polifenol.

Pilih biji-bijian, dan kacang-kacangan

 

 

Makanan jenis ini adalah sumber serat dan protein yang bagus; kacang-kacangan dan biji-bijian juga menyediakan lemak sehat dan antioksidan. Makan satu porsi kacang-kacangan (1/2 mangkuk, dimasak) – -yang bisa ditemukan pada hummus atau sup lentil– setidaknya dua kali seminggu dan satu porsi kecil kacang setiap hari (sekitar 1 sendok makan, atau 10 sampai 12 kacang almond atau kacang kenari dipotong setengah).

Fokus pada ikan dan telur saat berdiet Mediterania

 

 

Targetkan untuk mengonsumsi 4 ons porsi ikan (kurang lebih seukuran buku cek) dua atau tiga kali seminggu. Telur juga ada dalam menu: Kocok telur dalam frittata sayuran. Daging tanpa lemak dan unggas juga bagus, jika secukupnya.

Gunakan produk susu dalam menu diet Mediterania

 

 

Cobalah produk susu yang sudah difermentasi (kefir, yoghurt, dadih keju segar seperti ricotta); lebih mudah dicerna dan memasok bakteri menguntungkan yang berkontribusi terhadap kesehatan pencernaan. Nikmati 1-3 porsi sehari (1 porsi adalah 1 cangkir susu atau yogurt atau 1 ons keju).

Gunakan biji-bijian untuk diet Mediterania

 

 

Karbohidrat olahan kekurangan nutrisi dan dapat mengacaukan gula darah kamu. Biji-bijian utuh adalah yang terbaik; ambil empat porsi kecil roti gandum per hari, atau cobalah pasta yang terbuat dari quinoa. Dan selalu makan biji-bijian dengan lemak sehat dan protein. Tambahkan juga tunas atau fermentasi biji-bijian (halo… adonan ragi!) untuk pencernaan yang lebih mudah dan penyerapan nutrisi yang lebih baik. Atau cari cara kreatif untuk mengganti biji-bijian, seperti menggunakan spaghetti labu sebagai pengganti mie.

Tambahkan bumbu dan rempah-rempah

 

 

Bumbu dan rempah penuh dengan senyawa tanaman berantioksidan dan efek melawan peradangan.

Pikirkan kembali apa yang kamu minum

 

 

Buatlah air sebagai minuman rutin. Banyak orang Mediterania minum espresso setelah makan untuk membantu pencernaan. Di Afrika Utara, mereka memilih teh hijau yang kaya antioksidan yang dikombinasikan dengan mint untuk alasan yang sama.

Makan Mengikuti Jadwal Panen lokal

 

 

Dengan mengikuti musim, kamu akan memperluas jangkauan nutrisi yang kamu makan di sepanjang tahun.

Buatlah Saat Makan Menjadi Aktivitas Sosial

 

 

Makanan santai dengan keluarga dan teman-teman adalah bagian inti dari kehidupan di wilayah ini. Sikap positif terhadap makan ini membantu meningkatkan pencernaan dan menurunkan stres juga.

Comment 9Sort by




Load more comment...
Load more all comment...

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.