St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub Pilihan untuk Merawat Kulit Sensitif

St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub merupakan salah satu produk yang sangat disarankan bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif.
67
St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub

Merawat kulit merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan jika Anda ingin mendapatkan kulit yang sehat maka dari itu, tidak ada salahnya untuk menggunakan produk-produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Bicara soal produk perawatan kulit, pemilik kulit sensitif rupanya dapat menjajal St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub . Produk satu ini merupakan facial scrub yang aman dan cocok bagi kulit sensitif yang rentan mengalami reaksi alergi atau pun iritasi. Nah, penjelasan berikut ini akan membantu Anda mencari tahu lebih dalam mengenai keunggulan St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub serta sifat dari kulit sensitif.

Q&A Tentang Kulit Sensitif

 

Mungkin banyak dari Anda yang masih belum memahami atau bahkan mengenali kondisi kulit. Sebagai tambahan informasi, setiap orang memiliki kondisi dan jenis kulit yang berbeda-beda. Mulai dari kulit normal, kulit kering, acne prone, berminyak, kombinasi hingg asensitif. Bicara mengenai kulit sensitif, jenis kulit satu ini rupanya memiliki risiko lebih besar mengalami reaksi iritasi atau alergi terhadap sejumlah bahan-bahan yang terkandung dalam produk perawatan dan kecantikan kulit. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk membahas lebih dalam mengenai jenis kulit satu ini.

  • Bagaimana Sih Kulit Sensitif Itu?

Banyak orang yang menganggap jika kulit sensitif terjadi lantaran penggunaan produk yang mengandung bahan-bahan tertentu sehingga kulit mengalami ruam, gatal-gatal dan tidak jarang rasa terbakar. Namun para ahli kulit memiiki pandangan tersendiri mengenai jenis kulit satu ini. dilansir dari laman kesehatan WebMD, kulit sensitif biasanya akan langsung bereaksi dengan munculnya benjolan pada kulit saat bereaksi dengan kandungan bahan tertentu. Tidak hanya itu saja, kulit sensitif juga bisa saja disebabkan karena kondisi kulit yang sangat kerin sehingga tidak dapat melindungi lapisan kulit bagian dalam. Kulit yang sensitif juga lebih mudah mengalami ruam atau kemerahan.

  • Bagaimana Cara Mengetahui Tanda-Tanda Kulit Sensitif?

Salah satu cara terampuh dan tepat untuk mengetahui apakah kulit Anda termasuk ke dalam jenis kulit sensitif adalah dengan mendatangi dermatologis. Seperti yang telah diketahui dermatologis akan lebih mengetahui kondisi dan masalah yang ada pada kulit secara tepat. Hal ini tentu saja akan membantu mengetahui kondisi sebenarnya dan cara perawatan dari kulit secara tepat dan aman.

  • Apa Saja yang Bisa Memicu Kulit Menjadi Sensitif?

Rupa-rupanya kondisi kulit sensitif tidak terjadi begitu saja. Kulit sensitif merupakan salah satu kondisi di mana kulit mengalami perubahan karena telah mengalami beberapa kondisi yang cukup serius. Biasanya, kulit sensitif akan terjadi pada pasien yang mengidap penyakit kulit seperti eksim, rosacea, dan sejumlah masalah alergi dermatitis lainnya. Tidak hanya itu saja, kulit sensitif juga dapat disebabkan karena kulit mengalami breakout berlebihan. Biasanya kondisi yang demikian lebih disebabkan karena kulit kehilangan kelembapan yang estrim. Penyebab lainnya dari kulit sensitif adalah kondisi lingkungan sekitar yang merusak kulit. Kondisi tersebut bisa saja disebabkan dari lingkungan yang terlalu kering atau panas, atau penggunaan produk-produk dengan kandungan bahan yang terlalu keras untuk kulit. Namun, munculnya kulit sensitif juga bisa saja disebabkan karena faktor genetis.

Cara Merawat Kulit Sensitif

 

Setelah mengetahui beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar kulit sensitif, tidak ada salahnya untuk mencari tahu perawatan kulit sensitif dengan tepat. Langkah satu ini tentu saja akan membantu Anda menjaga kulit tetap sehat dan terawat. Nah, apa saja sih yang harus dilakukan untuk menjaga kulit sensitif tetap sehat?

  • Hindari Produk yang Mengandung Detergen

Salah satu cara untuk merawat kulit sensitif adalah dengan menggunakan produk yang tidak mengandung detergen. Namun, jika Anda kesulitan menemukan produk yang tidak mengandung detergen, tidak ada salahnya mencari produk yang kandungan detergennya lebih sedikit. Himbauan satu ini rupanya memiliki alasan tersendiri. Sebagai tambahan informasi, detergen yang kerap membuat sabun pembersih berbusa justru memicu terjadinya iritasi pada kulit.

  • Gunakan Moisturizer

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, salah satu penyebab dari kulit sensitif adalah kondisi kulit yang sangat kering. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk menggunakan produk-produk yang mengandung moisturizer untuk menjaga kulit tetap lembap dan terhidrasi. Akan lebih baik jika menggunakan produk yang mengandung air atau pun minak esensial yang dapat mengunci kelembapan sel kulit. Hindari pula penggunaan produk yang mengandung alkohol karena bahan satu ini justru menghilangkan kelembapan kulit.

  • Aplikasikan Produk dengan Kandungan Calming Agent

Selain disarankan untuk menghindari produk yang mengandung detergen, alkohol, zat asam dan parfu, pemilik kulit sensitif rupanya harus mengetahui sautu hal ini. siapa yang menyangka jika Anda yang memiliki kulit sensitif sangat disarankan menggunakan produk yang mengandung calming agent. Sebut saja beberapa bahan alami seperti aloe vera gel, chamomile hingga green tea yang dapat menenangkan kulit. Tidak hanya itu saja, bahan-bahan tersebut rupanya juga dilengkapi dengan kandungan zat anti inflammatory yang mencegah kulit mengalami iritasi.

  • Hindari Penggunaan Toner

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif, rupanya juga harus menghindari penggunaan toner. Produk perawatan kulit yang biasa digunakan untuk mengembali kesegaran sekaligus mengencangkan pori-pori kulit ini ternyata justru akan memicu reaksi iritasi pada pemilik kulit sensitif. Dilansir dari laman kesehatan WebMD, penggunaan toner, meskipun yang sudah dilabeli dengan alcohol-free ternyata tidak disarankan untuk kulit sensitif. Sebagai gantinya, pemilik kulit sensitif disarankan untuk menggunakan liquid cleanser untuk menjaga kulit tetap bersih dan segar.

  • Bijak dalam Memilih Sunblock

Sunblock merupakan salah satu produk yang harus digunakan untuk semua jenis kulit. Apalagi produk satu ini menjaga kulit tetap terlindungi dari dampak buruk radikal bebas yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. Sebagai tambahan informasi, sunblock ternyata menggunakan formula bahan sun protector yang terbagi menjadi dua jenis, yakni kimia dan physical. Sun protector berbahan kimia ini tidak disarankan bagi pemilik kulit sensitif karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Sebaliknya, pada dermatologis justru menyarankan penggunaan sunblock yang mengandung beberapa jenis mineral seperti zinc oxide atau pun titanium dioxide.

Ciri-Ciri Kulit yang Sehat

 

Mungkin banyak dari Anda yang masih belum mengetahui kondisi kulit yang sehat itu ditandai dengan beberapa hal. Nah, beberapa hal berikut akan membantu mengetahui apakah kulit wajah Anda sudah dalam kondisi yang sehat atau bahkan mengalami sejumlah masalah. Beberapa hal berikut juga akan membantu dalam mengatasi masalah tersebut sesuai dengan kondisi kulit.

  • Kulit Terhidrasi

Salah satu ciri-ciri dari kulit yang sehat adalah kondisi kulit yang terhidrasi. Kulit yang terhidrasi merupakan kulit yang lembap. Biasanya, kondisi yang lembap terhindar dari kulit kering yang menyebabkan kulit tampak lebih kusam atau pun berkeriput. Dilansir dari laman The Insider, salah satu cara mudah untuk menjaga kelembapan kulit adalah dengan rajin mengonsumsi air putih. Seperti yang telah diketahui, air merupakan salah satu hal penting dalam menjaga kesehatan tubuh. tidak terkecuali dengan sel kulit. Bahkan, meminum cukup air juga dapat mengoptimalkan kinerja dari sel dan organ yang ada di tubuh. Tidak hanya menjadikan kulit terasa lembap, kulit yang terhidrasi biasanya juga terlihat lebih glowing secara natural.

  • Terbebas dari Kekusaman

Tanda lainnya dari kulit yang sehat adalah kulit yang tampak bersih dan bebas kusam. Seperti yang telah diketahui, kulit yang kusam dapat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari paparan sinar matahari hingga penumpukan sel kulit mati pada permukaan wajah. Jika dibiarkan, tentu saja hal tersebut justru akan menjadikan kulit tampak kotor dan dekil. Bahkan, bagi Anda yang memiliki kulit rentan berjerawat pun berisiko memicu munculnya komedo hingga jerawat. Maka dari itu, cara untuk menjaga kulit terbebas dari kekusaman adalah dengan rajin mengaplikasikan sunscreen.

Sunscreen merupakan produk perawatan kulit yang sudah dilengkapi dengan formula UV protector. Seperti yang telah diketahui, sinar matahari mengandung radiasi UV yang dapat menembus ke lapisan kulit terdalam. Tidak hanya menyebabkan pigmentasi, paparan radiasi UV yang terlalu tinggi ternyata dapat merusak sel kulit dan menyebabkan kanker kulit. Selain itu, Anda juga harus melakukan eksfoliasi kulit secara rutin untuk meluruhkan sel kulit mati yang menumpuk. Tidak hanya membersihkan kotoran yang menempel, proses eksfoliasi ternyata juga membantu merangsang regenerasi sel-sel kulit baru. Tidak heran jika kulit akan tampak lebih cerah dan bersih.

  • Tidak Merasakan Sensasi yang Berbeda

Mungkin terdengar aneh, tetapi hal satu ini benar-benar bisa menunjukkan apakah kulit Anda dalam keadaan sehat atau tidak. Dilansir dari laman The Insider, kulit yang sehat tidak akan mengalami sensasi seperti kulit yang terasa lebih kering, terasa seperti tertarik atau pun merasa berat. Kondisi yang demikian merupakan salah satu pertanda jika kulit dalam keadaan sehat. Hal tersebut pun juga diamini oleh salah seorang dermatologist ternama, Heather Brannon, MD. Heather menyatakan jika kulit yang sehat tidak akan menimbulkan sensasi yang berbeda.

Hal yang sama pun juga diungkapkan oleh Dr. Casey Gallagher bahwa kulit yang sehat tidak akan merasakan sensasi yang tidak biasa, terutama setelah menggunakan sejumlah produk perawata tertentu. Dr. Cassey juga menambahkan jika sensasi seperti kulit yang mengencang dan terasa kering setelah membersihkan wajah biasanya disebabkan oleh reaksi pemakaian bahan kimia dalam produk tersebut. Dan hal tersebut merupakan tanda jika produk tersebut mengandung formula bahan yang terlalu keras dan dapat merusak kesehatan kulit.

  • Memiliki Tekstur yang Halus

Heather juga menambahkan jika ciri-ciri kulit yang sehat adalah kulit yang tampak dan terasa lebih halus. Dermatologist satu ini juga menambahkan, kulit yang halus ternyata memiliki penampakan yang berbeda dari bayangan orang banyak. Mungkin sebagian dari Anda akan mengira jika kulit yang halus merupakan kulit dengan pori-pori kecil atau bahkan pori-pori yang tak terlihat. Namun kenyataannya tidak demikian. Heather mengatakan jika kulit yang halus bisa saja memiliki penampakan dengan pori-pori besar atau bahkan folikel rambut pada beberapa sudut wajah.

  • Warna Kulit yang Merata

Hal lain yang juga dapat diperhatikan pada kulit yang sehat adalah warna kulit yang merata. Warna kulit yang merata juga menandakan jika Anda tidak mengalami sejumlah penyakit kulit. Apalagi sejumlah penyakit kulit ditandai dengan munculnya ruam hingga diskolorasi yang menyebabkan beberapa area kulit mengalami pigmentasi. Maka dari itu, bagi Anda yang tiba-tiba saja menemukan dark spot, ruam atau pembengkakan pada kulit tidak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter kulit. Pasalnya, gangguan kulit tersebut dapat dijadikan salah satu Anda mengidap penyakit kulit tertentu.

Sekilas Tentang St. Ives

 

St. Ives merupakan salah satu brand skincare yang menyediakan beragam produk perawatan tubuh.Berbeda dari brand-brand skincare yang lain, St. Ives rupanya memilih untuk memanfaatkan khasiat dan kandungan bahan aktif pada bahan-bahan alami yang sudah ada. Tidak jarang pula bahan alami yang digunakan oleh St. Ives merupakan bahan yang sudah sejak lama digunakan dalam perawatan kulit secara natural dan tradisional oleh masyarakat tertentu. Tidak hanya itu saja, produk-produk St. Ives pun aman digunakan untuk berbagai jenis kulit sehingga Anda tidak perlu lagi ragu dalam memilih produk keluaran St. Ives. Kendati St. Ives memiliki sejumlah jenis produk, rupanya brand satu ini menjadi perbincangan publik lantaran facial scrub-nya.

Sebagai tambahan informasi, facial scrub keluaran St. Ives saat ini tengah digandrungi oleh para beauty influencer di Indonesia. Tidak hanya mengandung bahan-bahan alami yang lebih aman dan dapat digunakan oleh beragam jenis kulit, produk St. Ives memiliki harga yang sangat terjangkau jika dibandingkan dengan brand luar negeri lainnya. Bagi Anda yang ingin membawa pulang facial scrub dari St. Ives hanya perlu menyediakan uang sekitar Rp 90-120 ribuan saja. Tentu saja harga tersebut terbilang murah dibanding merk sebelah yang saat ini juga menjadi incaran netizen dan beauty enthusiast di Indonesia.

Review St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub

 

Kendati St Ives memiliki beragam jenis masker dan scrub yang sudah sangat terkenal, tidak ada salahnya untuk mengetahui keunggulan St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub . Apalagi facial scrub satu ini diklaim cocok digunakan oleh Anda yang memiliki kulit sensitif tanpa menimbulkan efek samping. Nah, apa saja sih kelebihan dari pemakaian St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub ini?

  • Menjaga Kulit Tetap Bersih

Facial scrub merupakan salah satu produk yang dapat digunakan untuk mengeksfoliasi kulit. Tidak terkecuali dengan St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub yang ampuh dalam meluruhkan kotoran dan sel kulit mati yang menempel pada permukaan kulit. Selain St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub juga dilengkapi dengan tambahan walnut shell powder yang ampuh mengangkat kotoran dan debu dari dalam pori-pori kulit. Hal tersebut menjadikan kulit tampak lebih bersih dan terhindar dari masalah komedo mau pun jerawat.

  • Menjaga Kelembapan Kulit

Bicara soal St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub satu ini, siapa yang menyangka jika produk yang memang diformulasikan untuk pemilik kulit sensitif ini dilengkapi dengan kandungan moisturizer. Tidak tanggung-tanggung, bahkan formula bahan yang terkandung pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub dikenal sebagai salah satu bahan yang ampuh menjaga kelembapan kulit secara alami. Tidak heran jika pemakaian secara rutin ternyata dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit. Apalagi salah satu penyebab kulit sensitif adalah kulit berada di dalam kondisi sangat kering.

  • Tidak Memicu Alergi pada Kulit

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif tentu tidak boleh sembarangan dalam memilih beragam skincare dan kosmetik. Apalagi kulit sensitif sangat rentan dan mudah sekali mengalami sejumlah reaksi dengan formula bahan pada skincare. Tidak heran jika penggunaan skincare dengan kandungan bahan yang kurang tepat dapat menyebabkan reaksi alergi. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub menggunakan bahan-bahan yang bersifat hypoallergenic. Tidak heran jika St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub sangat aman kendati digunakan sesering mungkin atau pun secara rutin.

  • Mengandung Bahan yang Bersifat Non-Comedogenic

Anda yang memilik jenis kulit oily mau pun acne-prone tentu tidak asing lagi dengan komedo. Komedo sendiri merupakan hasil dari penyumbatan pori-pori oleh kotoran mau pun bakteri. Bahkan, tidak jarang pula komedo menjadi cikal bakal dari jerawat. Nah, tentu saja kehadiran komedo ini membuat banyak orang tidak suka. Selain mengganggu penampilan, komedo juga mampu menyebabkan breakout yang menjadikan kulit rusak. Beruntung, St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub ternyata dilengkapi dengan formula bahan yang tidak menyebabkan komedo atau yang biasa disebut dengan non-comedogenic formula. Tidak heran jika St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub tidak akan menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit.

  • Tidak Mengandung Paraben dan Phthalates

Paraben merupakan salah satu bahan kimia yang kerap dicampurkan ke dalam skincare mau pun kosmetik. Namun, setelah beberapa tahun belakangan banyak dermatologist yang menyarankan untuk tidak menggunakan skincare mau pun kosmetik yang mengandung paraben di dalamnya. Hal ini disebabkan oleh dampak buruk pemakaian paraben pada kesehatan tubuh. Bahkan sejumlah studi menunjukkan jika paraben dapat menggangu kestabilan hormon. Selain itu, penggunaan paraben yang berlebih ternyata dapat memicu kanker payudara yang sangat berbahaya.

Dilansir dari laman No Harm, phthalates merupakan salah satu senyawa kimia yang kerap digunakan pada beberapa produk perawatan kulit. Namun, penggunaan phthalates ini rupanya sudah tidak diperbolehkan mengingat dampak buruknya yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. siapa yang menyangka jika pemakaian produk-poroduk yang mengandung phthalates ternyata dapat membahayakan kesehatan hati, ginjal, paru-paru dan sistem reproduksi. Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub tidak perlu khawatir. Pasalnya produk satu ini rupanya sudah dijamin terbebas dari kandungan paraben dan juga phthalates.

  • Water Based Products

Kendati hanya digunakan sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu, facial scrub merupakan skincare yang wajib digunakan secara rutin. Tidak heran jika formula bahan di dalamnya juga harus diperhatikan karena memberikan dampak langsung pada kesehatan kulit. Hal ini pun juga berlaku untuk St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub . St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub merupakan facial scrub yang tergolong ke dalam water-based products. Water-based products atau produk-produk yang berbahan dasar air merupakan produk yang terbilang lebih aman dan tidak menimbulkan reaksi alergi.

Selain itu kandungan air pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub juga menjadikan scrub wajah satu ini memiliki tekstur yang ringan dan mudah menyerap pada kulit. Keuntungan lain dari pemakaian St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub yang menggunakan air sebagai bahan dasarnya adalah mampu menjaga kelembapan sel-sel kulit secara optimal. Water-based products juga dapat digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

Kandungan Bahan pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub

 

Keunggulan sebuah produk ternyata tidak hanya ditentukan dari cara pengolahannya saja tetapi juga pada formula bahan yang ada di dalamnya. Hal ini pun juga berlaku pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub . Siapa yang menyangka jika produk andalan St Ives untuk pemilik kulit sensitif ini rupanya menggunakan bahan-bahan yang memang berfungsi untuk merawat dan melindungi kesehatan kulit secara optimal. Beriku daftar bahan yang ditemukan ada pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub :

  • Juglan Ragia Shell Powder

Salah satu bahan yang terkandung pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub adalah juglans regia shell pwder. Bahan satu ini merupakan bubuk yang diekstraksi dari cangkang kacang walnut. Seperti yang telah diketahui, cangkang kacang walnut menjadi bahan kunci dari St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub . Dilansir dari laman Earth Science Naturals, walnut shell powder ini merupakan salah satu eksfolian alami yang lembut saat digunakan pada kulit. Tidak hanya itu saja, walnut shell powder juga efektif dalam meluruhkan tumpukan sel kulit mati penyebab kulit kusam. Penggunaan cangkang kacang walnut pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub ternyata juga dapat menjadikan kulit terasa lebih lembut dan halus.

  • Glyceryl Stearate

Bahan lain yang juga terkandung pada produk St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub ini adalah glyceril stearate. Glyeryl stearate merupakan salah satu bahan yang berfungsi sebagai conditioner untuk kulit. Tidak heran jika produk St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub yang dilengkapi dengan glyceryl stearate menjadikan kulit terasa lebih lembap. Lebih lanjut, kandungan glyceryl stearate pada suatu produk ternyata juga mampu mengurangi produksi sebum. Tidak heran jika produk dengan kandungan glyceryl stearate sangat disarankan untuk Anda yang memiliki jenis kulit berminyak. Apalagi mengingat produkyang mengandung glyceryl stearate tidak menyebabkan kulit mengkilap.

  • Glycerin

St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub juga dilengkapi dengan glycerin. Glycerin sendiri merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan atau dicampurkan pada beragam jenis skincare. Dilansir dari laman Makari, glycerin memiliki sejumlah manfaat yang aik untuk menjaga dan melindungi kesehatan kulit. Salah satunya adalah berperan sebagai moisturizer yang akan menjaga kelembapan sel kulit secara optimal. Tidak hanya itu saja, glycerin yang terkandung pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub juga dapat menjadikan kulit terasa lebih halus. Bahkan, glycerin mampu mengisi retakan halus pada kulit sehingga kulit tampak lebih awet muda bebas kerutan.

  • Zea Mays Kernel Meal

St. Ives rupanya juga cenderung menggunakan bahan-bahan alami sebagai formulanya. Tidak terkecuali dengan formula bahan pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub . Dilansir dari laman resmi milik St. Ives, St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub mengandung zea mays kernel meal atau yang juga dikenal sebagai salah satu olahan jagung. Bicara sola jagung, sayuran yang juga mengandung zat tepung ini ternyata memiliki beragam bahan aktif di dalamnya. Menurut laman Stylecraze, jagung mengandung beta-karoten yang mampu menjaga kulit tetap sehat. Tidak hanya itu saja, kandungan antioksidan yang cukup tinggi pada jagung juga menjadikan kulit terhindar dari masalah penuaan dini. Bahkan, antioksidan pada bahan satu ini dapat menstimulasi produksi kolagen yang menjadikan kulit bebas kerutan dan tetap kenyal.

  • Cocamidopropyl Betaine

Bahan lain yang juga ditemukan ada pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub adalah cocamidopropyl betaine. Bahan satu ini merupakan bahan yang berfungsi sebagai surfactant. Sebagai tambahan informasi, penggunaan cocamidopropyl betaine sebagai surfactant ini dipilih lantaran sifat bahannya yang tidak sekeras surfactant lainnya sehingga cocok digunakan untuk Anda yang memiliki kulit sensitif. Lebih lanjut, bahan satu ini dijamin tidak akan memicu terjadinya iritasi atau pun reaksi alergi pada kulit. Kendati kerap digunakan pada produk seperti cleanser, bahan satu ini rupanya juga bisa ditemukan pada produk perawatan lainnya. Selain itu, siapa yang akan menyangka jika bahan satu ini juga mampu menjaga sekaligus mengembalikan kelembapan sel kulit. Tidak heran jika setelah menggunakan St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub kulit akan terasa lebih lembap dan segar.

  • Cetearyl Alcohol

Kendati pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub ditemukan kandungan alkohol, produk satu ini masih dapat digunakan untuk kulit sensitif. Dilansir dari laman milik Paula’s Choice, cetearyl alcohol merupakan salah satu fatty alcohol yang kerap digunakan sebagai salah satu campuran pada produk perawatan kulit. Berbeda dari alkohol pada umumnya, fatty alcohol seperti cetearyl alcohol ternyata hanya digunakan sebagai emmolient, foam stabilizer dan texture enhancer pada produk-produk kecantikan. Bahkan, cetearyl alcohol dijamin tidak akan menimbulkan reaksi seperti iritasi pada kulit sensitif.

  • Cetyl Alcohol

Salah satu bahan yang juga ditemukan pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub adalah cetyl alcohol. Cetyl alcohol merupaka salah satu jenis dari denatured alcohol yang juga banyak dicampurkan pada produk-produk perawatan kulit. Dilansir dari laman Paula’s Choice, cetyl alcohol merupakan salah satu bahan yang tidak menyebabkan iritasi. Bahkan, cetyl alcohol diklaim mampu membantu mengatasi masalah pada kulit kering. Tidak heran jika adanya kandungan bahan satu ini justru menjadikan formula bahan pada facial scrub ini aman digunakan bagi pemilik kulit sensitif.

  • Prunus Armeniaca Fruit Extract

Dilansir dari laman Spoiled Naturally, minyak yang terbuat dari biji buah aprikot mengandung vitamin C. Vitamin C sendiri merupakan bahan alami yang dapat mempercepat proses penyembuhan kulit. Tidak hanya itu saja, vitamin C juga dapat menstimulasi perbaikan jaringan tisu yang menjadikan kulit tetap sehat tanpa menimbulkan bekas luka. Selain itu St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub juga dapat memudarkan dan menghilangkan keriput secara alami. Keriput yang menghiasi wajah tentu saja menjadikan penampilan kurang menarik. Namun, Anda dapat mengatasinya dengan menggunakan skincare yang mengandung ekstrak aprikot. Ekstrak buah aprikot, terutama cangkang biji aprikot mampu menstimulasi proses regenerasi sel-sel kulit baru serta kolagen pada kulit. Tidak heran jika kulit terasa lebih kencang dan kenyal.

  • Cetyl Acetate

St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub juga diketahui mengandung cetyl acetate. Sebagai tambahan informasi, cetyl acetate merupakan salah satu hasil pencampuran cetyl alcohol dan acetic acid. Kendati memiliki nama alkohol, penggunaan cetyl alcohol pada sejumlah produk perawatan kulit ternyata sangat aman dan tidak menimbulkan efek samping. Apalagi cetyl acetate ternyata juga aman digunakan bagi Anda yang memiliki jenis kulit sensitif. Berbeda dari alkohol pada umumnya yang justru menjadikan kulit teras lebih kering, adanya kandungan cetyl acetate pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub justru menjadikan kulit terasa lebih segar. Dilansir dari laman Cosmetics Info, cetyl acetate memang kerap digunakan sebagai salah satu conditioner pada sejumlah produk perawatan kulit, tidka terkecuali pada St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub.

  • Titanum Dioxide

Produk-produk besutan St. Ives rupanya dilengkapi dengan bahan yang ampuh melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya mengapa kulit harus terlindungi dari sinar matahari yang diklaim dapat menjadikan kulit lebih sehat. Sinar matahari memang bagus, terutama dalam menyehatkan kulit dengan memproduksi vitamin E secara alami. Namun, terpapar sinar matahari di atas pukul 08.00 pagi justru berisiko. Pasalnya, sinar matahari pada waktu tersebut memiliki radiasi dari sinar UVA dan UVB yang cukup besar.

Sebagai tambahan informasi, radiasi sinar UV memicu sejumlah masalah pada kulit. Untuk mengatasi dan melindungi kulit dari radiasi sinar UV, Anda dapat menggunakan produk yang mengandung sunscreen atau sunblock. Misalnya saja St. Ives Fresh Skin Apricot Face Scrub yang mengandung titanium dioxide. Titanium dioxide merupakan bahan aktif yang melindungi kulit dari UVA dan UVB. Penggunaan titanium dioxide pun terbilang aman, sekalipun untuk kulit sensitif.

Comment 2Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.