Review Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan salah satu primer yang direkomendasikan untuk pemilik kulit acne prone.
27
Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling banyak dikeluhkan. Jtdiak hanya menyebabkan kulit wajah dipenuhi dengan bintik merah yang meradang, penampakan jerawat pada kulit ternyata juga menjadikan penampilan terlihat kurang sempurna. Tidak heran jika banyak orang yang kerap merasa kurang percaya diri untuk bertemu dengan orang lain saat sedang mengidap jerawat. Namun, jangan sampai menyerah pada masalah kulit satu ini. Anda dapat mengatasinya dengan menggunakan produk yang tepat. Terutama bagi yang gemar berdandan. Salah satunya adalah dengan mengaplikasikan primer khusus kulit berjerawat, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer.

Ciri-Ciri Kulit Dalam Keadaan Sehat

 

Sebelum membahas lebih jauh tentang produk Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ini, tidak ada salahya untuk mengulas kesehatan kulit. Apalagi hal yang terbilang penting ini kerap disepelekan oleh sebagian orang. Tidak heran jika sebagian orang bahkan tidak mengenali kondisi atau pun jenis kulitnya sendiri. Hal tersebut tentu saja akan berdampak pada kesehatan kulit, terutama jika sampai salah memilih jenis produk perawatan dan kecantikan kulit. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mengetahui sejumlah ciri-ciri kulit yang sehat seperti berikut:

  • Kulit Terhidrasi

Salah satu ciri-ciri dari kulit yang sehat adalah kondisi kulit yang terhidrasi. Kulit yang terhidrasi merupakan kulit yang lembap. Biasanya, kondisi yang lembap terhindar dari kulit kering yang menyebabkan kulit tampak lebih kusam atau pun berkeriput. Dilansir dari laman The Insider, salah satu cara mudah untuk menjaga kelembapan kulit adalah dengan rajin mengonsumsi air putih. Seperti yang telah diketahui, air merupakan salah satu hal penting dalam menjaga kesehatan tubuh. tidak terkecuali dengan sel kulit. Bahkan, meminum cukup air juga dapat mengoptimalkan kinerja dari sel dan organ yang ada di tubuh. Tidak hanya menjadikan kulit terasa lembap, kulit yang terhidrasi biasanya juga terlihat lebih glowing secara natural.

  • Tidak Terlihat Kusam

Tanda lainnya dari kulit yang sehat adalah kulit yang tampak bersih dan bebas kusam. Seperti yang telah diketahui, kulit yang kusam dapat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari paparan sinar matahari hingga penumpukan sel kulit mati pada permukaan wajah. Jika dibiarkan, tentu saja hal tersebut justru akan menjadikan kulit tampak kotor dan dekil. Bahkan, bagi Anda yang memiliki kulit rentan berjerawat pun berisiko memicu munculnya komedo hingga jerawat. Maka dari itu, cara untuk menjaga kulit terbebas dari kekusaman adalah dengan rajin mengaplikasikan sunscreen.

Sunscreen merupakan produk perawatan kulit yang sudah dilengkapi dengan formula UV protector. Seperti yang telah diketahui, sinar matahari mengandung radiasi UV yang dapat menembus ke lapisan kulit terdalam. Tidak hanya menyebabkan pigmentasi, paparan radiasi UV yang terlalu tinggi ternyata dapat merusak sel kulit dan menyebabkan kanker kulit. Selain itu, Anda juga harus melakukan eksfoliasi kulit secara rutin untuk meluruhkan sel kulit mati yang menumpuk. Tidak hanya membersihkan kotoran yang menempel, proses eksfoliasi ternyata juga membantu merangsang regenerasi sel-sel kulit baru. Tidak heran jika kulit akan tampak lebih cerah dan bersih.

  • Kulit Terasa Normal

Mungkin terdengar aneh, tetapi hal satu ini benar-benar bisa menunjukkan apakah kulit Anda dalam keadaan sehat atau tidak. Dilansir dari laman The Insider, kulit yang sehat tidak akan mengalami sensasi seperti kulit yang terasa lebih kering, terasa seperti tertarik atau pun merasa berat. Kondisi yang demikian merupakan salah satu pertanda jika kulit dalam keadaan sehat. Hal tersebut pun juga diamini oleh salah seorang dermatologist ternama, Heather Brannon, MD. Heather menyatakan jika kulit yang sehat tidak akan menimbulkan sensasi yang berbeda.

Hal yang sama pun juga diungkapkan oleh Dr. Casey Gallagher bahwa kulit yang sehat tidak akan merasakan sensasi yang tidak biasa, terutama setelah menggunakan sejumlah produk perawata tertentu. Dr. Cassey juga menambahkan jika sensasi seperti kulit yang mengencang dan terasa kering setelah membersihkan wajah biasanya disebabkan oleh reaksi pemakaian bahan kimia dalam produk tersebut. Dan hal tersebut merupakan tanda jika produk tersebut mengandung formula bahan yang terlalu keras dan dapat merusak kesehatan kulit.

  • Terasa Halus Saat Disentuh

Heather juga menambahkan jika ciri-ciri kulit yang sehat adalah kulit yang tampak dan terasa lebih halus. Dermatologist satu ini juga menambahkan, kulit yang halus ternyata memiliki penampakan yang berbeda dari bayangan orang banyak. Mungkin sebagian dari Anda akan mengira jika kulit yang halus merupakan kulit dengan pori-pori kecil atau bahkan pori-pori yang tak terlihat. Namun kenyataannya tidak demikian. Heather mengatakan jika kulit yang halus bisa saja memiliki penampakan dengan pori-pori besar atau bahkan folikel rambut pada beberapa sudut wajah.

  • Warna Kulit yang Merata

Hal lain yang juga dapat diperhatikan pada kulit yang sehat adalah warna kulit yang merata. Warna kulit yang merata juga menandakan jika Anda tidak mengalami sejumlah penyakit kulit. Apalagi sejumlah penyakit kulit ditandai dengan munculnya ruam hingga diskolorasi yang menyebabkan beberapa area kulit mengalami pigmentasi. Maka dari itu, bagi Anda yang tiba-tiba saja menemukan dark spot, ruam atau pembengkakan pada kulit tidak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter kulit. Pasalnya, gangguan kulit tersebut dapat dijadikan salah satu Anda mengidap penyakit kulit tertentu.

Masalah yang Kerap Menyerang Kulit

 

Mungkin banyak dari Anda yang masih belum benar-benar mengenal karakteristik kulit. Seperti yang telah diketahui, kulit wanita dan pria memiliki perbedaan yang cukup terlihat. Tidak heran jika produk perawatan kulit pria dan wanita memiliki kandungan bahan yang berbeda-beda. Hal tersebut bertujuan agar kulit selalu ternutrisi dan mendapat cukup asupan zat-zat penting yang dibutuhkan. Tentu saja hal ini juga berlaku dalam pemilihan produk perawatan kulit, termasuk sleeping mask. Nah, bicara soal kulit wanita, ternyata kaum hawa lebih berpotensi mengidap sejumlah masalah kulit seperti berikut:

  • Jerawat

Kulit berjerawat merupakan salah satu masalah kulit yang cukup banyak dialami oleh para beauty enthusiast. Mulai dari komedo, jerawat kecil hingga jerawat yang berisi nanah merupakan kondisi yang berhasil membuat siapa saja bingung dan depresi dibuatnya. Bicara soal jerawat, masalah kulit yang satu ini dapat disebabkan oleh sejumlah hal. Salah satunya adalah kondisi kulit yang tidak bersih. Kondisi yang demikian akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit. Parahnya, kondisi tersebut justru rentan terjadi pada Anda yang memiliki jenis kulit oily atau acne prone. Selain produksi minyak berlebih yang membuat kotoran menempel, kedua jenis ini memiliki ukuran pori-pori yang cukup besar. Kendati demikian, herawat rupanya juga bisa disebabkan oleh reaksi hormon di dalam tubuh. Tidak heran jika masalah jerawat kerap menyerang kaum hawa pada masa pubertas, masa kehamilan, masa datang bulan hingga mendekati menopause.

  • Rosacea

Masalah lainnya yang wajib untuk diwaspadai adalah rosacea. Rosacea merupakan salah satu penyakit yang biasa menyerang pemilik kulit berwarna putih atau biasa disebut dengan fair skin. Bahkan, rosacea merupakan salah satu penyakit kulit yang paling banyak menyerang para warga dan netizen di benua Amerika. Bicara soal rosacea, biasanya kondisi penyakit satu ini ditandai dengan munculnya ruam pada kulit. Tidak hanya ditunjukkan dengan adanya ruam pada kulit saja, rosacea juga kerap dilengkapi dengan mucnulnya benjolan kecil berwarna merah. Biasanya benjolan kecil tersebut berisi nanah dan terasa gatal. Namun, kondisi yang lebih parah rupanya dapat dilihat dengan terjadinya penebalan pada kulit dan pori-pori yang membesar. Biasanya kondisi tersebut terjadi di sekitar area hidung. Penyakit satu ini biasanya akan bertambah parah jika penderita mengonsumsi terlalu banyak alkohol, makanan pedas, terpapar sinar matahari, mengalami stress hingga melakukan olahraga yang terlalu berat.

  • Eksim

Penyakit lainnya yang bisa saja menyerap para wanita adalah eksim. Eksim yang juga dikenal dengan atospic dermatitis ini merupakan kondisi kulit yang menimbulkan rasa gatal. Kulit penderita eksim juga akan mengalami peradangan, kulit pecah-pecah hingga kulit yang mengelupas. Biasanya, eksim terjadi pada bagian lengan atau bagian dalam lutut. Kendati demikian, eksim juga dapat disebabkan lantaran faktor genetis atau pun penderita asma. Nah, untuk menjaga kulit terhindar dari eksim, tidak ada salahnya Anda mengaplikasikan produk perawatan kulit yang mampu menjaga dan mengembalikan kelembapan kulit. Selain itu, pastikan Anda tidak menggunakan produk-produk dengan kandungan bahan kimia yang terlalu keras.

  • Psoriasis

Hampir sama dengan eksim, psoriasis dapat diamati dengan munculnya peradangan pada kulit. Biasanya, bagian kulit yang meradang juga akan mengalami penebalan dan ditutupi dengan sisik-sisik berwarna putih. Penderita yang mengalami psoriasis biasanya akan mengeluhkan rasa gatal yang disebabkan. Dilansir dari laman Healthy Women, psoriasis merupakan salah satu penyakit di mana sel-sel kulit mengalami proses regenerasi lebih cepat dari pada umumnya. Sebagai tambahan informasi,  waktu normal proses regenerasi sel-sel kulit manusia terjadi setiap 28 hari sekali. Sedangkan penderita psoriasis akan mengalami proses regenerasi sel kulit setiap dua hingga empat hari sekali. Kondisi psoriasis ternyata juga bisa menjadi lebih parah jika penderita mengalami sejumlah gangguan. Mulai dari mengalami stress, mengalami infeksi, memiliki kulit yang kering hingga berada di lingkungan yang perubahan suhunya sangat ekstrim.

Mengenal Lebih Jauh tentang Primer

 

Bicara soal make up, Anda tentu akan dihadapkan dengan sejumlah jenis produk yang dapat membantu mendapatkan riasan sempurna. Tidak hanya melulu soal eye shadow dan foundation, kali ini Sehatly akan mengajak mencari tahu lebih jauh mengenai primer. Mungkin masih banyak dari Anda yang masih belum mengetahui jenis produk satu ini. Sebagai tambahan informasi, primer merupakan salah satu produk kecantikan yang digunakan pertama kali sebelum mengaplikasikan produk riasan lainnya. Biasanya, penggunaan primer sendiri diperuntukkan agar kulit lebih siap dan menjadikan formula produk kecantikan yang akan diaplikasikan menempel dengan sempurna. Terkiat hal tersebut, tentu saja riasan akan menjadi lebih awet dan tahan alam.

Dilansir dari laman Adore Beauty, primer sendiri merupakan produk yang berfungsi sebagai pemisah antara kulit dengan make up. Tidak hanya menjaga riasan tetap stay on dan menempel dengan sempurna, penggunaan primer ternyata juga mampu menjaga kulit tetap sehat dan lebih lembap. Selain itu, produk satu ini rupanya tidak hanya digunakan pada bagian kulit wajah saja. Anda juga dapat menggunakan primer khusus untuk area kelopak mata dan bbir yang berfungsi untuk menjaga eye shadow atau pun lipstik lebih menempel dan awet. Lebih lanjut, penggunaan produk kecantikan wajah satu ini ternyata memberikan beberapa keuntungan sesuai dengan jenisnya, seperti:

  • Illuminating Primers

Seperti namanya, jenis primer satu ini akan memberikan efek mencerahkan dan menjadikan wajah lebih bercahaya. Berbeda dari primer pada umumnya, jneis illuminating primers rupanya juga dilengkapi dengan glimmery particles yang menjadikan wajah kulit lebih glowing dan radiant.

  • Mattyfying Primers

Berbeda dari illuminating primers yang cocok digunakan untuk menghasilkan riasan glass skin ala wanita Korea Selatan, jenis mattyfying primers rupanya justru cocok digunakan untuk Anda yang ingin tampil lebih simple. Seperti namanya, jenis primer satu ini akan menjadikan riasan tampak lebih matte sehingga cocok dipilih bagi pemilik kulit oily. Selain itu, siapa yang menyangka jika mattyfying primers ternyata juga dilengkapi formula bahan yang dapat membantu mengurangi sekaligus mengontrol produksi sebum pada kulit.

  • Color Correcting Primers

Bagi Anda yang memiliki sejumlah masalah pada kulit, tidak ada salahnya untuk menggunakan color correcting primer. Jenis primer satu ini tidak hanya memiliki warna yang sesuai dengan skin tone, tetapi memiliki warna yang lebih beragam. Color correcting primer atau yang juga disebut dengan tinted primer ini biasanya digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang kemerahan atau berwarna abu-abu. Misalnya saja memilih primer dengan shades kehijauan untuk mengatasi kulit yang kemerahan. Bisa dibilang jenis primer satu ini digunakan untuk menyamarkan kekurangan pada wajah.

  • Long-Wearing Primers

Selain jenis-jenis primer seperti di atas, Anda juga harus mengetahui mengenai primer satu ini. Long-wearing primer merupakan primer yang diperuntukkan bagi Anda yang menggunakan make up dalam jangka waktu cukup lama. Misalnya saja bagi yang menginginkan riasan tahan hingga lebih dari 12 jam. Biasanya, jenis primer satu ini akan bekerja dengan mengunci formula pada foundation yang diaplikasikan pada kulit. Tdiak heran jika riasan akan tampak lebih stand out dan terlihat awet tanpa ada cracking atau menjadi cakey.

  • Hydrating Primers

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit kering, tidak ada salahnya untuk memilih hydrating primers. Jenis primer satu ini dilengkapi dengan formula bahan yang kaya akan skin moisturizer dan skin conditioner. Tidak heran jika penggunaan hydrating primers menjadikan kulit terasa lebih segar dan lembap seketika. Jenis hydrating primers sendiri sangat disarankan bagi Anda pemilik kulit kering yang menginginkan hasil riasan tanpa cracking kendati digunakan selama berjam-jam lamanya.

  • Pore Minimizing Primers

Jenis terakhir dari primer yang wajib untuk Anda ketahui ada;ah pore minimizing primers. Biasanya, jenis primer satu ini digunakan untuk mengencangkan pori-pori kulit. Tidak heran jika jenis primer satu ini banyak digunakan bagi Anda yang memiliki jenis kulit oily atau pun acne prone yang memang kerap menghadapi masalah pori-pori besar. Tak hanya itu saja, penggunaan jenis pore minimizing primer ternyata juga menjadikan kulit tampak lebih halus dan flawless.

  • Eyelid Primers

Selain primer yang diaplikasikan pada kulit wajah, Anda juga dapat menjajal eyelid primers. Sesuai dengan namanya, eyelid primers memang diperuntukkan area kelopak mata saja. Penggunaan eyelid primers sendiri berguna untuk mengikat warna eye shadow yang diapliaksikan sehingga warnya terlihat lebih keluar. Tak hanya itu saja, penggunaan eyelid primer ternyata juga membantu mencegah warna eye shadow bergeser.

  • Lash Primers

Mungkin banyak dari Anda yang baru mendengar jenis primer satu ini. Lash primers merupakan salah satu produk yang diaplikasikan pada bagian bulu mata. Tidak jauh berbeda dengan primer pada umumnya, lash primer membantu Anda melindungi bulu mata dan menjadikan maskara menempel lebih sempurna. Selain itu, biasanya lash primer juga dilengkapi dengan formula bahan yang dapat menutrisi bulu mata. Jadi jangan kaget jika bulu mata terlihat lebih lentyik, sehat dan tebal setelah menggunakan lash primer secara rutin.

  • Lip Primers

Sering mengeluh tentang warna lipstik yang tidak sesuai dengan warna aslinya saat diaplikasikan pada bibir? Tenang, Anda dapat menyiasatinya dengan mengaplikasikan lip primers. Dilansir dari laman Adore Beauty, lip primer merupakan salah satu produk yang dapat melembapkan sekaligus menjadikan lipstik tidak cepat hilang. Tak hanya itu saja, penggunaan lip primer juga menajdikan lipstik menempel lebih kuat dan tidak mudah bergeser.

Tips Memilih Primer Sesuai dengan Jenis Kulit Anda

 

Memilih primer ternyata juga harus selektif. Pasalnya primer menjadi base make up yang menentukan hasil dari riasan Anda.  Nah, agar tidak sampai salah pilih primer, berikut sejumlah tips untuk memilih primer yang tepat dan sesuai jenis kulit.

  • Kulit Normal

Kulit yang normal tidak memiliki por-pori yang besar sehingga lebih mudah dalam memilih primer yang tepat. Dilansir dari laman Fashionisers, pemlik kulit normal dapat menggunakan primer dengan efek riasan yang matte. Kendati demikian, gunakan primer yang mengandung sunscreen di dalamnya. Namun, bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil riasan dewy, dapat menggunakan illuminating primer.

  • Kulit Oily

Kulit berminyak yang mudah mengalami breakout tentu harus berhati-hati dalam memilih primer. Jangan sampai Anda menggunakan primer yang kandungan bahannya menutup pori-pori kulit. Akan lebih baik lagi jika menggunakan primer yang berbahan dasar air. Salah satu referensinya adalah Facestudio Master Prime Primer Hydrate and Smooth. Kendati demikian, agar wajah tidak terlihat greasy, pilihlah primer dengan hasil riasan matte. Anda juga dapat menggunakan primer yang dilengkapi dengan bahan anti-acne di dalamnya.

  • Kulit Kering

Berbeda dari kulit berminyak, bagi Anda yang memiliki kulit kering harus menggunakan primer yang dilengkapi dengan moisturizer di dalamnya. Facestudio Master Prime Primer Hydrate and Smooth merupakan primer dengan kandungan moisturizer yang cukup tinggi. Agar kulit tampak lebih sehat, gunakan primer dengan hasil riasan dewy. Biasanya, efek dewy dihasilkan oleh illuminating primer. Selain itu, akan lebih baik jika memilih primer yang bertektur creamy dan memiliki formula ringan agar mudah untuk diaplikasikan.

  • Kulit Kombinasi

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit kombinasi tidak perlu bingung dan khawatir. Pasalnya, terdapat sejumlah primer yang bisa dijadikan referensi. Salah satunya adalah Facestudio Master Prime Primer Hydrate and Smooth. Biasanya, kulit kombinasi akan disarankan untuk menggunakan primer yang netral. Primer yang netral merupakan primer yang hasilnya tidak terlalu matte atau terlalu dewy. Biasanya, primer satu ini akan menjadikan kulit lebih halus.

Bicara soal primer, rupanya brand kecantikan dari dalam negeri juga memiliki koleksi primer yang tidak perlu diragukan lagi. Bahkna, sejumlah primer lokal keluaran brand dari dalam negeri ini memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan primer milik brand yang telah mendunia. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan daftar primer lokal yang layak untuk dijajal, tidak ada salahnya untuk menyimak sejumlah produk berikut ini.

Review Clinique Superpimer Face Primer – Universal Face Primer

 

Mungkin banyak yang belum yang tahu jika Clinique Superprimer Face Primer ini juga menyediakan produk khusus kulit berjerawat. Sebagai tambahan informasi, Clinique mengeluarkan tiga varian untuk Superprimer Face Primer. Salah satu di antaranya adalah Universal Face Primer yang dapat digunakan untuk Anda yang sedang bermasalah dengan jerawat. Bahkan, produk satu ini juga menjadi salah satu produk favorit para beauty influencer karena beberapa keunggulannya seperti berikut:

  • Memiliki Formula yang Ringan

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan primer yang dirancang dengan formula khusus. Bahkan, formula yang digunakan untuk pembuatan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ini tidak main-main. Pihak Benefit rupanya juga memilih bahan yang mampu mengatasi masalah kulit acne prone sekaligus mencegah sejumlah risiko seperti jerawat yang tambah meradang atau pun kulit mengalami breakout. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer diformulasikan dengan bahan-bahan yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori kulit. Kulit pun menjadi lebih sehat dan dapat bernafas dengan lega.

  • Menjadikan Kulit Terasa Lebih Lembut

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan salah satu primer yang juga menjadikan kulit terasa lebih halus. Hal ini lantaran formula bahan yang ada di dalam Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer mampu mengisi ruang-ruang atau garis pada kulit wajah sehingga tekstur kulit tampak lebih lembut dan merata. Tentu saja tampilan yang demikian juga akan menjadikan riasan tampak semakin flawless dan sempurna.

  • Tidak Mengandung Paraben

Paraben merupakan salah satu bahan kimia yang kerap dicampurkan ke dalam skincare mau pun kosmetik. Namun, setelah beberapa tahun belakangan banyak dermatologist yang menyarankan untuk tidak menggunakan skincare mau pun kosmetik yang mengandung paraben di dalamnya. Hal ini disebabkan oleh dampak buruk pemakaian paraben pada kesehatan tubuh. Bahkan sejumlah studi menunjukkan jika paraben dapat menggangu kestabilan hormon. Selain itu, penggunaan paraben yang berlebih ternyata dapat memicu kanker payudara yang sangat berbahaya. Terkait dengan bahayanya pemakaian paraben, Anda tidak perlu khawatir karena Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer dijamin tidak mengandung bahan satu ini.

  • Menjadikan Riasan Lebih Awet

Pemakaian dari Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata juga mampu membantu Anda mendapatkan riasan yang lebih tahan lama. Apalagi penyebab riasan yang cepat luntur atau menjadi cakey sangatlah beragam. Mulai dari kulit yang terlalu berminyak hingga kulit yang terlalu kering sehingga formula pada produk kosmetik tidak dapat menempel dengan sempurna. Berbeda dari produk kosmetik dasar lainnya, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer memiliki formula yang mampu menjadikan formula kosmetik yang akan Anda aplikasikan menempel dengan sempurna. Tidak heran jika Emina Pore Ranger digunakan sebagai salah satu cara untuk menjaga riasan tetap awet sepanjang hari.

  • Water Based Products

Kendati hanya digunakan saat Anda akan mengaplikasikan riasan, primer merupakan skincare yang wajib digunakan secara rutin. Tidak heran jika formula bahan di dalamnya juga harus diperhatikan karena memberikan dampak langsung pada kesehatan kulit. Hal ini pun juga berlaku Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer. Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan produk khusus kulit berjerawat yang tergolong ke dalam water-based products. Water-based products atau produk-produk yang berbahan dasar air merupakan produk yang terbilang lebih aman dan tidak menimbulkan reaksi alergi.

Selain itu kandungan air pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menjadikan produk satu ini memiliki tekstur yang ringan dan mudah menyerap pada kulit. Keuntungan lain dari pemakaian Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer yang menggunakan air sebagai bahan dasarnya adalah mampu menjaga kelembapan sel-sel kulit secara optimal. Water-based products juga dapat digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

  • Cocok untuk Kulit Berminyak

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan salah satu produk yang memang dibuat khusus untuk pemilik kulit berjerawat. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga aman digunakan untuk Anda yang memiliki jenis kulit oily. Apalagi jenis ulit berminyak juga kerap mengalami masalah jerawat. Seperti yang telah diketahui, salah satu penyebab umum dari .munculnya jerawat adalah produksi minyak berlebih. Kondisi yang demikian akhirnya dapat menjebak kotoran, debu dan bakteri  ke dalam pori-pori kulit. Jika sudah demikian, pori-pori akan tersumbat dan terbentuklah komedo atau pun jerawat.

Terkait dengan hal inilah rupanya pihak Clinique merancang primer khusus yang aman digunakan untuk kulit oily dan acne prone. Tidak heran jika bahan yang digunakan dalam Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan bahan yang aman dan tidak menyumbat pori-pori. Selain itu, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga dilengkapi dengan bahan yang ampuh dalam mengontrol produksi minyak berlebih sekaligus menjaga kulit tetap lembap dan terhidrasi. Jadi, jangan heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer sangat direkomendasikan untuk Anda yang memiliki masalah dengan minyak berlebih mau pun jerawat.

  • Oil-Free Make Up

Kandungan minyak pada sejumlah produk perawatan memang berfungsi untuk mengikat atau pun menjaga kelembapan kulit. Sayangnya, kandungan bahan yang terbuat dari minyak tidak disarankan untuk Anda yang memiliki jenis kulit berminyak atau pun acne prone. Pasalnya, kandungan minyak pada suatu produk tersebut justru memicu penyumbatan pori-pori kulit yang dapat memperparah kondisi jerawat. Hal inilah yang rupanya melatarbelakangi Clinique untuk menciptakan primer khusus kulit bejerawat dengan formula oil-free. Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan produk yang tidak mengandung minyak tetapi juga ampuh dalam menjaga kelembapan kulit.

Formula Bahan Clinique Superpimer Face Primer – Universal Face Primer

 

Kelebihan suatu produk tentu saja bergantung pada formula bahan yang ada di dalamnya. Begitu pula dengan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer yang dilengkapi dengan formula bahan pilihan yang baik dan aman digunakan untuk jenis kulit acne prone. Agar tidak ragu, tidak ada salahnya untuk membaca sejumlah bahan formula dari Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer di bawah ini:

  • Dimethicone

Dimethicone merupakan salah satu jenis silicon yang banyak digunakan dalam campuran skincare. Bahan satu ini sendiri merupakan bahan yang juga terkandung pada Benefit Cosmetics Porefessional Primer for Acne. Dilansir dari laman Vogue, dimethicone merupakan bahan aktif yang membuat tekstur produk lebih licin sehingga Anda dapat mengaplikasikannya dengan mudah pada kulit. Tidak hanya itu saja, penggunaan dimethicone pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga mampu memperbaiki tekstur kulit. Sebagai tambahan informasi, dimethicone akan mengisi pori-pori kulit sehingga kulit tampak lebih halus dan merata. Tidak hanya itu saja, dimethicone juga berfungsi sebagai lapisan yang melindungi kulit dari ancaman benda asing mau pun suhu udara yang terlalu ekstrim. Penggunaan dimethicone pada primer satu ini juga mempercepat proses penyembuhan luka serta melembapkan kulit yang kering.

  • Cyclopentasiloxane

Kandungan bahan lainnya yang ada di dalam Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah cyclopenthasiloxane. Bahan satu ini merupakan salah satu bahan yang bersifat sebagai moisturizer. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer terasa sangat lembap saat diaplikasikan pada kulit. Dilansir dari laman The Derm Review, penggunaan cyclopentasiloxane pada sejumlah produk skincare rupanya merupakan hal yang umum. Tidak hanya melindungi kulit dan mencegah kulit mengalami kekeringan, bahan satu ini juga menjaga agar formula bahan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer dapat diaplikasikan dengan mudah. Apalagi bahan satu ini juga berperan dalam membuat tekstur produk terasa lebih silky.

  • Polysilicone-11

Selain sejumlah bahan di atas, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga dilengkapi dengan kandungan polysilicone-11 yang berfungsi sebagai film-forming agent. Kandungan bahan inilah yang menjadikan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer sebagai salah satu primer khusus jerawat yang menjaga kelembapan kulit. Apalagi dilansir dari laman Paula’s Choice, film-forming agent berfungsi untuk mengunci cairan pada sel kulit. Tidak heran jika pada saat pemakaian Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer kulit terasa lembap dan terhidrasi kendati Anda memulaskan riasan selama berjam-jam.

  • Silica

Kandungan bahan satu ini merupakan bahan yang bersifat sebagai anti peradangan. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer dapat digunakan pada pemilik kulit sensitif mau pun acne-prone. Apalagi, kandungan bahan anti peradangannya ampuh dalam meredakan jerawat meradang atau pun ruam yang muncul. Tidak hanya itu saja, silica juga aman digunakan pada pasien yang mengidap eczema serta psoriasis.

  • Sucrose

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer merupakan salah satu produk yang benar-benar dilengkapi dengan bahan yang menjaga kelembapan kulit. Selain beberapa bahan di atas, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga dilengkapi dengan kandungan sucrose. Sucrose sendiri merupakan salah satu jenis sakarida yang kerap digunakan sebagai perasa makanan. Namun, sucrose atau sukrosa juga dapat ditemukan pada beberapa produk kosmetik. Salah satunya adalah Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer. Dilansir dari laman EWG’s Skin Deep, sucrose atau yang juga dikenal dengan nama sukrosa ini berfungsi sebagai skin conditioning sekaligus soothing agent pada kulit.

  • Isopentyldiol

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menggunakan bahan yang tidak berwarna dan berbau seperti isopentyldiol. Dilansir dari laman Kuaray, isopentyldiol merupakan salah satu bahan yang sekilas terlihat seperti air biasa. Kendati demikian, bahan satu ini rupanya berperan sebagai emmolient dan moisturizer saat digunakan sebagai salah satu campuran formula bahan pada suatu produk. Tidak terkecuali dengan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer yang menggunakan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer sebagai salah satu bahannya. Adanya kandungan isopentyldiol pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer menjadikan primer satu ini ampuh dalam menjaga kelembapan kulit.

  • Algae Extract

Tanaman yang tumbuh di dalam laut ini tentu saja menjadi bahan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit. Apalagi alga juga dikenal dengan kandungan mineralnya yang sangat beragam dan cukup tinggi. Terkait dengan hal ini, banyak brand skincare ternama yang akhirnya menggunakan ekstrak alga sebagai salah satu formula andalah yang menjadikan kulit tetap sehat. Tidak terkecuali dengan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer yang menggunakan ekstrak alga di dalamnya.

Sebagai tambahan informasi, ekstrak dari alga sendiri tidak hanya mampu mendetoksifikasi zat-zat racun pada kulit tetapi juga megandung antioksidan yang sangat baik dan ampuh dalam melindungi kulit. Apalagi antioksidan merupakan zat penting yang mencegah dampak buruk radikal bebas yang menjadikan kulit lebih c pat kusam dan mengalami breakout. Selain itu, kandungan vitamin dan mineral yang berlimpah pada alga juga mampu menjaga kulit tetap terhidrasi dan ternutrisi. Kondisi yang demikian tentu saja akan menjadikan kulit selalu sehat, lembap dan terbebas dari sejumlah masalah. Apalagi penggunaan ekstrak alga juga menjadikan kulit terasa lebih lembut.

  • Saccharide Isomerate

Bahan lain yang juga menjadi salah satu formula bahan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah saccharide isomerate. Saccharide isomerate merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan untuk produk-produk perawatan kulit dan sejumlah kosmetik. Dilansir dari laman Truth In Aging, saccharide isomerate merupakan salah stau bahan yang mampu mengikat air. Tidak heran jika produk satu ini kerap digunakan sebagai moisturizer sekaligus emmolient pada suatu produk.

  • Hypnea Musciformis Extract

Hypnea musicformis extract merupakan salah satu jenis dari alga. Dilansir dari laman Earth Science Beauty, hypnea musciformis merupakan bahan alami yang mengandung beragam nutrisi di dalamnya. Tidak heran jika Clinique akhirnya mencampurkan bahan satu ini ke dalam formulanya. Tidak hanya itu saja, alga jenis ini juga dikenal sebagai sumber dari mineral, gula dan asam amino yang mampu menjaga kelembapan kulit secara optimal. Lebih lanjut, adanya kandungan hypnea musciformis extract pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata juga membantu menenangkan kulit. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer menjadi salah satu produk yang sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit berjerawat. Selain itu siapa yang akan menyangka jika adanya kandungan bahan satu ini juga berfungsi untuk melindungi kolagen sehingga kulit terasa lebih kenyal dan awet muda.

  • Camellia Sinensis Leaf Extract

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer tidak hanya menggunakan biji dari green tea saja tetapi juga bagian daunnya. Seperti yang telah diketahui, daun green tea dilengkapi dengan beragam bahan aktif yang mampu membantu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit secara alami. Dilansir dari laman Skincare Club, camellia sinensis leaf extract atau ekstrak dari green tea ini juga dapat mengurangi risiko munculnya garis halus penyebab kerutan pada kulit. Tidak hanya itu aja, ekstrak dari green tea juga mengandung bahan anti peradangan yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah jerawat mau pun ruam. Kandungan ekstrak green tea pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata juga menstimulasi produksi kolagen yang menjaga kulit tetap awet muda.

  • Caffeine

Salah satu bahan andalan yang ada di dalam Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah kafein. Siapa yang akan menyangka ternyata kafein yang biasa terkandung pada kopi juga digunakan di dalam formula Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer. Kafein sendiri memiliki beragam manfaat untuk menjaga dan merawat kesehatan kulit. Dilansir dari laman Stylecraze, kafein mengandung bahan anti peradangan yang ampuh meredakan peradangan dan ruam pada kulit. Baik yang disebabkan oleh alergi atau pun jerawat. Tidak hanya itu saja, kandungan kafein pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menjadikan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer lebih ampuh dalam membantu mencerahkan skin tone. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer menjadikan kulit tampak lebih cerah dan bersih sejak pertama kali pemakaian.

  • Poria Cocos Sclerotium Extract

Tidak hanya dilengkapi dengan ekstrak alga dan daun teh hijau, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga dilengkapi dengan kandungan poria cocos sclerotium extract. Dilansir dari laman Angelina Organis Skincare, bahan satu ini merupakan sumber dari polisakarida yang cukup tinggi. Tidak hanya itu saja, poria cocos sclerotium juga mengandung kandungan zat triterpenes dan antioksidan. Ketiga zat tersebut memiliki andil tersendiri dalam menjaga dan merawat kesehatan kulit. Terutama kandungan antioksidan yang membantu melindungi kulit secara optimal. Dilansir dair laman yang sama, bahan satu ini rupanya dapat meningkatkan produksi kolagen yang dapat memperkuat jaringan tisu pada kulit. Lebih lanjut, adanya kandungan bahan ini juga menjadikan kulit terasa lebih kenyal, lembut dan bercahaya.

  • Gellidiela Acerosa Extract

Selain menggunakan alga jenis hypnea musciformis, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menggunakan jenis alga lainnya. Ialah gellidiela acerosa yang juga dikenal sebagai salah satu jenis alga. Dilansir dari laman Paula’s Choice, jenis alga sat ini merupakan salah satu bahan alami yang mengandung beragam zat aktif yang baik untuk kulit. Apalagi mengingat alga satu ini diperkaya dengan kandungan mineral, gula dan asam amino yang menjaga kulit tetap sehat dan lembap. Selain itu, siapa yang menyangka jika tambahan ekstrak alga jenis ini juga berperan sebagai moisturizer sekaligus soothing agent. Anda yang ingin memperbaiki tekstur kulit juga dapat menggunakan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer. Pasalnya kandungan gellidiela acerosa extract pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga ampu meningkatkan produksi kolagen pada kulit.

  • Vitis Vinifera Fruit Extract

Vitis vinifera atau yang juga dikenal dengan nama biji anggur ini merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai salah satu campuran pada produk perawatan kulit dan kosmetik. Dilansir dari laman Ecco Verde, jenis bahan satu ini memiliki banyak kegunaan dan kelebihan. Terutama dalam merawat kesehatan kulit. Pertama, adanya kandungan grapeseed extract pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer membantu mempercepat proses regenerasi sel-sel kulit. Selain itu, bahan satu ini juga mengandung zat anti peradangan yang dapat meredakan jerawat meradang. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer benar-benar cocok digunakan untuk Anda yang memiliki kulit acne prone. Selain itu, grapeseed extract atau vicis vinifera extract juga mengandung antioksidan dalam jumlah tinggi yang ampuh melindungi kulit dari radikal bebas. Terakhir, kandungan vicis vinifera juga membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi pada kulit.

  • Sodium Hyaluronate

Bagi Anda yang sedang memerlukan produk untuk melawan tanda-tanda penuaan, tidak ada salahnya untuk menggunakan koleksi Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer. Pasalnya, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ini juga dilengkapi dengan kandungan sodium hyaluronate. Dilansir dari laman Skinstore, sodium hyaluronate merupakan salah satu bahan yang dapat melawan tanda-tanda penuaan. Biasanya, bahan satu ini akan disuntikkan ke dalam lapisan kulit untuk mengembalikan kekencangan dan kekenyalan kulit. Tidak hanya itu saja, biasanya sodium hyaluronate juga berperan dalam memudarkan garis-garis halus hingga kerutan.

  • Scutellaria Baicalensis Root Extract

Bahan lainnya yang menjadi bahan pelengkap pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah scutellaria baicalensis root extract. Bahan satu ini kerap digunakan sebagai bahan pelengkap pada sejumlah skincare. Tidak tanggung-tanggung tanaman dengan warna bunga keunguan ini ternyata sudah dikenal sebagai salah satu bahan penting dalam merawat kulit sejak 2.000 tahun yang lalu. Dilansir dari laman Dermascope, akar dari Scutellaria baicalensis ampuh dalam mengatasi kulit berjerawat, eksim hingga psoriasis. Hal ini rupanya dikarenakan adanya kandungan yang cukup tinggi pada scutellaria baicalensis root extract. Apalagi antioksidan pada bahan satu ini mampu berperan sebagai sunscreen yang ampuh melindungi kulit dari papara sinar matahari. Tidak hanya itu saja, kandungan terpenes dan minyak volatile pada ekstrak akar scutellaria baicalensis juga membantu mencegah dampak buruk radikal bebas pada kulit.

Tidak heran jika bahan satu ini digunakan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer Selain berperan sebagai sunscreen, antioksidan yang cukup beragam pada scutellaria baicalensis juga berperan sebagai zat anti peradangan. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer dapat digunakan pada jenis kulit berjerawat atau pun iritasi. Apalagi bahan satu ini juga dapat meredakan rasa gatal yang kerap ditimbulkan saat kulit mengalami peradangan. Lebih lanjut, kandungan bahan satu ini pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menjadikan kulit terasa lebih lembap. Maka dari itu, tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer Serum dapat mengatasi masalah eksim dan psoriasis yang kebanyakan disebabkan oleh kulit yang kering.

  • Laminaria Saccharina Extract

Tidak hanya menggunakan dua jenis alga, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata juga menambahkan satu jenis alga lagi. Ialah laminaria saccharina atau yang juga dikenal dengan alga laut. Dilansir dari laman MaxLife News, jenis alga satu ini merupakan jenis alga yang paling digunakan sebagai bahan campuran untuk produk perawatan kulit dan kosmetk. Hal ini rupanya berhubungan dengan manfaatnya yang dapat menajdikan kulit tampak lebih flawless, bercahaya dan sehat. Alga yang juga dikenal secara umum dengan nama rumput laut ini memang memiliki beberapa peran sekaligus. Mulai dari hydrator, conditioner hingga sumber nutrisi bagi kulit. Tidak hanya itu saja, adanya kandungan rumput laut ini juga membantu detoksifikasi zat-zat beracun yang menjadikan kulit rentan mengalami masalah.

  • Morus Bombycis Root Extract

Selain diperkaya dengan bahan yang melembapkan, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menggunakan bahan yang kaya akan kandungan antioksidan. Salah satunya adalah morus bombycis. Dilansir dari laman Truth In Aging, penggunaan akar dari morus bombycis atau yang juga dikenal dengan nama Kuwa ini ternyata dapat melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas. Apalagi jika mengingat banyaknya polusi udara dan zat beracun lainnya yang berbahaya bagi kesehatan kulit. Adanya kandungan antioksidan pada morus bombycis yang terkandung di dalam Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer menjadikan produk satu ini sangat baik untuk merawat dan melindungi kulit. Tidak hanya itu saja, bahan yang juga dikenal dengan nama Mulberry China ini juga berperan sebagai skin conditioning yang menjadikan kulit tetap lembap dan terhidrasi.

  • Amorphophallus Konjac Root Powder

Bahan ajaib yang juga ditemukan ada pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah amorphophallus konjac root powder. Bahan satu ini dikenal sebagai salah satu bahan yang memberikan beragam manfaat baik untuk kulit. Dilansir dari laman Rawgala By Jessica, ammorphophallus konjac root merupakan bahan yang mengoptimalkan penyerapan dari cairan pada sel kulit. Tidak hanya itu saja, bahan satu ini juga menjaga agar kulit senantiasa terhidrasi dan lembap. Lebih lanjut, adanya kandungan bahan satu ini pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer menjadikan kulit terasa lebih lembut dan halus. Bahkan, kandungan bahan satu ini dapat mengurangi penampakan garis halus dan keriput pada wajah.

  • Peg-10 Dimethicone

Bahan lainnya yang juga ditemukan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah PEG-10 Dimethicone. PEG-10 Dimethicone sendiri merupakan salah satu bahan yang berfungsi untuk mencegah hilangnya cairan pada sel kulit secara berlebih. Tidak hanya itu saja, PEG-10 dimethicone yang ditemukan ada pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga melindungi kulit dari penetrasi atau pun zat-zat kimia berbahaya. Tidak heran jika penggunaan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer yang mengandung PEG-10 dimethicone mampu mencegah terjadinya iritasi dan infeksi yang disebabkan oleh virus mau pun bakteri.

  • Polysorbate 20

Selain mengandung sejumlah bahan di atas, Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga diketahui mengandung polysorbat 20. Dilansir dari laman Truth In Aging, polysorbate 20 merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai emulsifier, surfactant dan fragrance pada sejumlah produk perawatan kulit. Sebagai tambahan informasi, polysorbate 20 sendiri merupakan bahan yang berasal dari campuran Lauric Acid maupun bahan kimia lain seperti sorbitol ethylene oxide. Kendati digunakan sebagai bahan yang berfungsi sebagai emulsifier, surfactant dan pewangi, penggunaan polysorbate ternyata juga memberikan efek menenangkan pada kulit. Apalagi mengingat kebanyakan polysorbate 20 diambil dari buah-buahan seperti beri.

  • Stearyl Dimethicone

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primerjuga dilengkapi dengan stearyl dimethicone. Bahan satu ini meruapakn salah satu skin conditioning sintetis yang banyak ditemukan pada produk-produk perawatan kulit dan kecantikan. Dilansir dari laman Paula’s Choice, stearyl dimethicone sendiri merupakan salah satu bahan yang tidak hanya menjaga kelembapan kulit. Namun juga membantu produk lebih mudah untuk dioleskan pada permukaan kulit. Apalagi bahan satu ini juga menjadikan kulit terasa lebih lembut seperti sutra.

  • Butylene Glycol

Berbeda dari primer wajah pada umumnya, siapa yang menyangka jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer memiliki kandungan bahan yang ampuh menjaga dan mengunci kelembapan sel kulit. Salah satu bahan yang ditambahkan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah butylene glycol. Dilansir dari laman milik Annmarie Gianni, butylene glycol merupakan senyawa kimia yang mampu berperan sebagai skin conditioner. Tidak heran jika mengaplikasikan Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer pada kulit sebelum menggunakan kosmetik lainnya menjadikan kulit terasa lebih lembap dan segar.

  • Isododecane

Isododecane merupakan salah satu bahan yang terbuat dari hydrocarbon sintetis. Biasa digunakan sebagai pelarut atau solvent dalam suatu produk, isododecane yang juga ditemukan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata juga memudahkan Anda untuk mengoleskan isi produk secara merata ke permukaan kulit. Dilansir dari laman Paula’s Choice, adanya kandungan isododecane ternyata juga menjadikan produk terasa ringan setelah diaplikasikan pada kulit. Selain itu, siapa yang menyangka jika adanya kandungan isododecane pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata juga mencegah hilangnya cairan secara berlebih dari sel kulit.

  • Caprylyl Glycol

Bahan lain yang terkandung pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah caprylyl glycol. Caprylyl glycol merupakan salah satu jenis alkohol yang diperoleh dari caprylic acid. Sebagai tambahan informasi, caprylyl glycol pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ternyata membantu dalam melembapkan kulit secara optimal. Tidak heran jika primer terbaru ini menjadikan kulit terasa lebih lembap kendati sudah digunakan selama beberapa jam lamanya.

  • Tocopheryl Acetate

Tocopheryl acetate merupakan salah satu jenis dari vitamin E. Vitamin E sendiri merupakan salah satu bahan alami yang berfungsi sebagai moisturizer sekaligus mengandung antioksidan. Tocpheryl acetate rupanya merupakan kombinasi antara tocopherol dengan asam acetic. Dibandingkan dengann tocopherol, tocopheryl acetate merupakan ekstrak vitamin E yang lebih stabil dan tidak terlalu asam saat diaplikasikan pada kulit. Tidak heran jika Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ini mampu menjadikan kulit wajah terasa lebih lembap.

  • Phenoxyethanol

Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer juga menggunakan senyawa yang ditemukan pada green tea. Ialah phenoxyethanol yang menjadi bahan pelengkap formula primer satu ini. Dilansir dari laman Truth In Aging, phenoxyethanol berfungsi sebagai disinfectatnt sekaligus antiseptic yang menjaga produk dan kulit tetap steril. Terutama dari infeksi bakteri atau virus yang kerap memicu masalah kulit seperti rosacea, eczema hingga jerawat.

  • Titanum Dioxide

Produk-produk besutan Clinique rupanya dilengkapi dengan bahan yang ampuh melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya mengapa kulit harus terlindungi dari sinar matahari yang diklaim dapat menjadikan kulit lebih sehat. Sinar matahari memang bagus, terutama dalam menyehatkan kulit dengan memproduksi vitamin E secara alami. Namun, terpapar sinar matahari di atas pukul 08.00 pagi justru berisiko. Pasalnya, sinar matahari pada waktu tersebut memiliki radiasi dari sinar UVA dan UVB yang cukup besar.

Sebagai tambahan informasi, radiasi sinar UV memicu sejumlah masalah pada kulit. Untuk mengatasi dan melindungi kulit dari radiasi sinar UV, Anda dapat menggunakan produk yang mengandung sunscreen atau sunblock. Misalnya saja Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer yang mengandung titanium dioxide. Titanium dioxide merupakan bahan aktif yang melindungi kulit dari UVA dan UVB. Penggunaan titanium dioxide pun terbilang aman, sekalipun untuk kulit sensitif.

  • Mica

Bahan lainnya yang juga terkandung pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer adalah mica. Mica merupakan salah satu bahan yang kerap menjadikan riasan tampak glowing dan shimmery. Tidak hanya itu saja, mica merupakan salah satu bahan yang sangat aman digunakan untuk semua jenis kulit tanpa memberikan efek samping. Dilansir dari laman Vogue, mica merupakan salah satu jenis dari silicate minerals yang  banyak digunakan pada beragam produk perawatan dan kecantikan kulit. Tak hanya digunakan sebagai bahan yang mampu memberikan hasil glowing, penambahan mica pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ini juga membantu menjadikan kulit tampak lebih cerah.

  • Iron Oxides

Bahan lain yang juga ditemukan pada Clinique Superprimer Face Primer – Universal Face Primer ini adalah iron oxides. Iron oxides merupakan salah satu mineral alami yang kerap dijadikan campuran pada produk-produk kosmetik dan perawatan kulit. Kendati termasuk ke dalam salah satu jenis mineral, penggunaan iron oxides pada produk-produk tersebut ternyata sangat aman, terutama terkait dengan kesehatan kulit. Dilansir dari laman Skinstore, iron oxides merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk menjaga kelembapan. Tidak heran jika produk yang dilengkapi dengan iron oxides akan menjadikan kulit terasa lebih lembap. Apalagi iron oxides juga dinyatakan tidak termasuk sebagai zat toksin yang berbahaya bagi kulit.

Tips Mencegah Jerawat Kembali Datang

 

Jerawat merupakan salah satu masalah utama dalam menjaga kesehatan kulit. Tidak hanya terjadi saat Anda memasuki usia remaja, jerawat juga dapat disebabkan karena jenis kulit yang dimiliki. Salah satunya adalah jenis kulit acne prone yang lebih mudah mengalami produksi sebum secara berlebih. Kondisi yang demikian tentu saja akan membuat pori-pori kulit rentan mengalami penyumbatan. Akibatnya adalah munculnya komedo yang menjadi cikal bakal jerawat. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda melakukan beberapa hal berikut untuk menjaga kulit acne prone tetap bersih dan sehat:

  • Gunakan Pembersih dengan Formula yang Lembut

Alih-alih membersihkan kotoran secara menyeluruh dan menyerap kelebihan minyak pada kulit, menggunakan pembersih dengan kandungan bahan kimia tinggi justru membahayakan kulit. Jenis pembersih yang demikian justru membuat kulit mengalami dehidrasi. Terutama jika Anda menggunakan jenis pembersih yang dilengkapi dengan kandungan alkohol. Kandungan alkohol memang dapat menyerap minyak berlebih. Namun, jika digunakan secara terus-menerus, alkohol justru menghilangkan kelembapan alami kulit dan memicu terjadinya reaksi iritasi pada kulit. Dilansir dari laman Women’s Health, salah satu cara untuk merawat kulit acne prone adalah dengan menggunakan pembersih dengan formula yang lembut. Akan lebih baik jika Anda menggunakan pembersih yang dapat mengontrol produksi minyak, mengembalikan keseimbangan pH dan tentu saja dilengkapi dengan kandungan zat anti peradangan.

  • Lakukan Eksfoliasi dengan Benar

Proses eksfoliasi merupakan salah satu proses yang kerap dilakukan untuk membersihkan kulit dari tumpukan sel kulit mati dan debu. Tidak heran jika sejumlah dermatologist bahkan menyarankan agar Anda melakukan eksfoliasi secara rutin untuk menjaga kulit tetap bersih dan bebas kusam. Hal tersebut juga berlaku bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne prone. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui cara yang benar dan tepat dalam mengeksfoliasi kulit. Banyak di antara Anda yang terlalu keras dan kasar dalam menggosok kulit. Hal tersebut tidak hanya meluruhkan sel kulit mati dan debu saja, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Parahnya, hal tersebut juga dapat merusak jaringan kulit yang meninggalkan bekas berupa jaringan parut. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mulai berhati-hati dalam melakukan eksfoliasi. Baik dalam pemilihan formula bahan maupun cara untuk mengeksfoliasi. Dilansir dari laman Women’s Health, memijat kulit dengan circular motion secara perlahan tidak hanya ampuh meluruhkan kotoran. Namun, juga membantu melancarkan peredaran darah. Hal tersebut tentu saja menjadi nilai tambah. Apalagi peredaran darah yang lancar mempercepat proses regenerasi kulit dan meredakan peradangan. Hindari pula menggosok kulit pada saat dalam kondisi kering.

  • Hindari Alkohol

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, alkohol memang menjadi salah satu bahan yang dapat menyerap kelebihan minyak. Sayangnya, penggunaan alkohol pada beberapa skincare justru memicu terjadinya reaksi alergi. Apalagi alkohol dikenal sebagai salah satu bahan yang memicu hilangnya kelembapan alami kulit. Maka dari itu, penggunaan skincare dengan kandungan alkohol sangat tidak disarankan bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne prone. Hal tersebut karena dapat menjadikan kulit mengalami dehidrasi yang dapat memperparah kondisi jerawat. Alih-alih menggunakan skincare yang mengandung alkohol, akan lebih baik jika Anda mengaplikasikan skincare dengan kandungan  bahan anti jerawat. Misalnya saja seperti: salicylic acid hingga retinol yang ampuh mengatasi masalah jerawat.

  • Gunakan Produk dengan Kandungan Salicylic Acid

Salah satu hal yang arus Anda lakukan jika mmeiliki jenis kulit acne prone adalah menggunakan produk dengan kandungan salicylic acid. Salicylic acid merupakan salah satu bahan anti jerawat yang sangat ampuh dan biasa dicampurkan dalam beragam skincare khusus kulit berjerawat. Bagi yang belum mengetahui apa fungsi dari salicylic acid, bahan kimia yang kerap diesktraksi dari sejumlah tanaman seperti willow bark ini mampu mencegah terjadinya penyumbatan pori-pori kulit. Tidak hanya itu, produk yang mengandung salicylic acid di dalamnya juga dapat membantu proses peluruhan sel kulit mati dan kotoran pada permukaan kulit. Tidak heran jika kulit Anda akan tampak lebih cerah dan bersih. Lebih lanjut, produk yang mengandung salicylic acid di dalamnya juga dapat meredakan jerawat yang tengah meradang karena dilengkapi dengan kandungan zat anti-inflammatory. Hal ini pulalah yang menyebabkan salicylic acid aman digunakan untuk pemilik kulit sensitif sekalipun.

  • Menjaga Kebersihan Peralatan Make Up

Hal lain yang harus diperhatiakn untuk menjaga kulit terbebas dari jerawat adalah dengan menjaga kebersihan peralatan make up. Penggunan brush, sponges hingga puff bedak secara intens tentu meninggalkan residu berupa sisa-sisa make up di permukaannya. Tidak hanya itu saja, bisa jadi alat-alat make up tersebut juga mengadung sel kulit mati yang ikut menempel. Belum lagi debu-debu dan bakteri jika cara penyimpanannya dilakukan dengan kurang tepat. Maka dari itu, untuk menghindari kulit semakin mengalami breakout, tidak ada salahnya untuk mencuci peralatan make up secara rutin. Lakukan pembersihan peralatan make up minimal seminggu sekali agar kulit terjaga kesehatan dan kebersihannya. Pastikan jika Anda menggunakan sabun yang ampuh membunuh bakteri, jamur dan meluruhkan kotoran secara optimal. Bilas hingga bersih dan keringkan sebelum kembali menggunakannya atau menyimpannya. Hal yang sama pun berlaku untuk sarung bantal, handuk dan seprei.

  • Cermat dalam Memilih Kosmetik

Kosmetik merupakan salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kaum hawa. Tidak hanya mampu menyempurnakan penampilan, penggunaan kosmetik juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Dilansir dari laman Women’s Health, Anda yang memiliki jenis kulit acne prone sangat tidak disarankan menggunakan kosmetik yang mengandung minyak di dalamnya. Alih-alih menggunakan produk dengan kandungan minyak, akan lebih baik untuk mengaplikasikan water based atau mineral based cosmetics yang jauh lebih aman bagi kulit acne prone. Kedua jenis kosmetik tersebut tidak akan memicu produksi sebum secara berlebih sehingga riasan akan bertahan lebih lama. Selain itu, kedua jenis kosmetik tersebut juga memiliki formula yang ringan sehingga tidak menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit.

  • Jangan Keseringan Menyentuh Kulit

Salah satu kebiasaan buruk yang kerap memperparah kondisi jerawat adalah menyentuh kulit atau jerawat dengan tangan kosong. Hal tersebut justru memicu jerawat semakin meradang. Apalagi jika kulit dalam kondisi yang tidak higienis. Bakteri dan kotoran yang menempel pada permukaan tangan bisa saja berpindah ke kulit dan menyebabkan infeksi pada kulit. Kondisi yang demikian tidak hanya memicu peradangan jerawat saja tetapi juga dapat menjadi penyebab terjadinya breakout. Maka dari itu, biasakan untuk tidak menyentuh kulit dalam kondisi tangan yang masih kotor. Hindari pula memencet jerawat karena hal tersebut justru akan merusak jaringan kulit dan meninggalkan bekas bopeng.

  • Kurangi Konsumsi Dairy Products

Cara pencegahan munculnya jerawat tidak hanya dilakukan dengan menggunakan produk skincare atau pun kosmetik yang tepat. Anda juga harus mengatasinya dengan mengatur jenis asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu yang harus dihindari adalah olahan dairy products. Jenis makanan satu ini menjadi salah satu penyebab utama dari munculnya jerawat. Apalagi peneliti mengungkap jika dairy products mengandung testosterone yang berkaitan dengan jerawat yang memicu produksi sebum secara berlebihan. Tentu saja kondisi kulit yang demikian akan memudahkan kotoran dan bakteri menempel pada permukaan kulit dan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori. Maka dari itu, bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne-prone atau rentan berjerawat akan sangat baik untuk mengurangi ataupun menghindari jenis makanan satu ini.

Skincare Routine untuk Kulit Berjerawat

 

Salah satu jenis kulit yang kerap membuat banyak orang frustasi adalah kulit acne prone atau rentan berjerawat. Jenis kulit satu ini benar-benar membutuhkan perawatan khusus yang membantu untuk menyerap kelebihan sebum sekeligus mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori kulit. Sebagai tambahan informasi, kulit acne prone ternyata sangat rentan terhadap sejumlah hal yang dapat memicu munculnya jerawat. Tidak hanya masalah menjaga kebersihan kulit saja, sebagai tambahan informasi, pengaruh hormonal ternyata juga berperan penting dalam produksi sebum berlebihan pada kulit. Tidak hanya itu saja, kondisi kulit acne prone akan bertambah parah saat Anda sedang mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu atau sering mengonsumsi makanan yang berkolesterol atau berlemak tinggi. Kendati demikian, ternyata masalah satu ini dapat diatasi dengan mudah. Terutama dengan menjalani skincare routines khusus untuk kulit berjerawat seperti berikut:

  • Bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne prone, akan sangat disarankan untuk menggunakan cleanser khusus. Gunakan cleanser yang dilengkapi dengan kandungan bahan seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide yang membantu meredakan dan membersihkan kulit dari jerawat.
  • Hal kedua yang harus diperhatikan saat membersihkan kulit wajah adalah cara membersihkan yang dilakukan dengan lembut. Menggosok kulit wajah terlalu keras justru akan membuat kulit mengalami trauma dan memperparah kondisi jerawat Anda.
  • Jangan lupa untuk menggunakan moisturizer yang diformulasikan khusus untuk jenis kulit acne prone. Biasanya, moisturizer khusus kulit berjerawat akan dilabeli sebagai oil free products dan water based products. Hal tersebut rupanya dapat membantu Anda mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori kulit.
  • Bagi Anda yang gemar mengaplikasikan make up, sangat direkomendasikan untuk menggunakan make up yang oil-free. Jenis kosmetik satu ini sangat aman bagi kulit berminyak mau pun kulit acne prone karena tidak menyumbat pori-pori kulit.
  • Selain itu, jangan pernah memencet atau memecahkan jerawat yang tengah meradang. Hal tersebut justru akan memperparah kondisi jerawat serta meninggalkan bekas yang susah untuk dihilangkan. Jika ingin memecahkan jerawat, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi atau melakukannya di klinik yang dimiliki oleh dermatologist terpercaya.
  • Agar kulit tetap terlindungi, jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan sunscreen. Apalagi sinar UV dapat merusak sel kulit yang dapat memperparah kondisi kulit Anda. Pastikan jika sunscreen yang digunakan mengandung bahan non-comedogenic dan aman digunakan untuk kulit acne prone.
  • Terakhir, aplikasikan masker khusus jerawat setiap dua hingga tiga kali dalam seminggu. Kandungan bahan pada masker khusus jerawat dapat membantu meredakan ataupun membersihkan bekas jerawat secara optimal. Tidak hanya itu, kandungan beberapa bahan di dalamnya juga dapat menutrisi kulit sehingga kulit dapat lebih cepat pulih dari masalah peradangan jerawat.

Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.