Review NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer untuk Acne Prone Skin

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan salah satu primer khusus kulit berjerawat yang dipercaya dapat mengatasi sejumlah masalah lain pada kulit.
46
NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit berjerawat, terkadang masa-masa breakout tentu menjadi salah satu momen paling buruk. Apalagi kulit juga lebih rentan mengalami iritasi saat akan memulaskan riasan. Selain itu, jerawat yang meradang juga menjadikan riasan kurang menempel secara optimal. Tidak heran jika sebagian pemilik kulit acne prone kerap merasa frustasi. Namun,seiring berkembangnya teknologi dan pengetahuan di dunia kecantikan, pemilik kulit acne prone tak perlu khawatir lagi. Pasalnya saat ini sudah banyak ditemukan beragam produk perawatan kulit dan kosmetik yang diformulasikan khusus untuk kulit acne prone. Salah satunya seperti NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer.

Produk satu ini merupakan primer yang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat. Selain memiliki formula yang ringan, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga memberikan beragam kelebihan. Kendati demikian, tidak ada salahnya untuk membahas lebih jauh dahulu mengenai kulit dan cara untuk menjaga agar kulit Anda tetap sehat dan terawat seperti berikut.

Ciri-Ciri Kulit Dalam Keadaan Sehat

 

Sebelum membahas lebih jauh NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer, tidak ada salahya untuk mengulas kesehatan kulit. Apalagi hal yang terbilang penting ini kerap disepelekan oleh sebagian orang. Tidak heran jika sebagian orang bahkan tidak mengenali kondisi atau pun jenis kulitnya sendiri. Hal tersebut tentu saja akan berdampak pada kesehatan kulit, terutama jika sampai salah memilih jenis produk perawatan dan kecantikan kulit. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mengetahui sejumlah ciri-ciri kulit yang sehat seperti berikut:

  • Kulit Terhidrasi

Salah satu ciri-ciri dari kulit yang sehat adalah kondisi kulit yang terhidrasi. Kulit yang terhidrasi merupakan kulit yang lembap. Biasanya, kondisi yang lembap terhindar dari kulit kering yang menyebabkan kulit tampak lebih kusam atau pun berkeriput. Dilansir dari laman The Insider, salah satu cara mudah untuk menjaga kelembapan kulit adalah dengan rajin mengonsumsi air putih. Seperti yang telah diketahui, air merupakan salah satu hal penting dalam menjaga kesehatan tubuh. tidak terkecuali dengan sel kulit. Bahkan, meminum cukup air juga dapat mengoptimalkan kinerja dari sel dan organ yang ada di tubuh. Tidak hanya menjadikan kulit terasa lembap, kulit yang terhidrasi biasanya juga terlihat lebih glowing secara natural.

  • Tidak Terlihat Kusam

Tanda lainnya dari kulit yang sehat adalah kulit yang tampak bersih dan bebas kusam. Seperti yang telah diketahui, kulit yang kusam dapat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari paparan sinar matahari hingga penumpukan sel kulit mati pada permukaan wajah. Jika dibiarkan, tentu saja hal tersebut justru akan menjadikan kulit tampak kotor dan dekil. Bahkan, bagi Anda yang memiliki kulit rentan berjerawat pun berisiko memicu munculnya komedo hingga jerawat. Maka dari itu, cara untuk menjaga kulit terbebas dari kekusaman adalah dengan rajin mengaplikasikan sunscreen.

Sunscreen merupakan produk perawatan kulit yang sudah dilengkapi dengan formula UV protector. Seperti yang telah diketahui, sinar matahari mengandung radiasi UV yang dapat menembus ke lapisan kulit terdalam. Tidak hanya menyebabkan pigmentasi, paparan radiasi UV yang terlalu tinggi ternyata dapat merusak sel kulit dan menyebabkan kanker kulit. Selain itu, Anda juga harus melakukan eksfoliasi kulit secara rutin untuk meluruhkan sel kulit mati yang menumpuk. Tidak hanya membersihkan kotoran yang menempel, proses eksfoliasi ternyata juga membantu merangsang regenerasi sel-sel kulit baru. Tidak heran jika kulit akan tampak lebih cerah dan bersih.

  • Kulit Terasa Normal

Mungkin terdengar aneh, tetapi hal satu ini benar-benar bisa menunjukkan apakah kulit Anda dalam keadaan sehat atau tidak. Dilansir dari laman The Insider, kulit yang sehat tidak akan mengalami sensasi seperti kulit yang terasa lebih kering, terasa seperti tertarik atau pun merasa berat. Kondisi yang demikian merupakan salah satu pertanda jika kulit dalam keadaan sehat. Hal tersebut pun juga diamini oleh salah seorang dermatologist ternama, Heather Brannon, MD. Heather menyatakan jika kulit yang sehat tidak akan menimbulkan sensasi yang berbeda.

Hal yang sama pun juga diungkapkan oleh Dr. Casey Gallagher bahwa kulit yang sehat tidak akan merasakan sensasi yang tidak biasa, terutama setelah menggunakan sejumlah produk perawata tertentu. Dr. Cassey juga menambahkan jika sensasi seperti kulit yang mengencang dan terasa kering setelah membersihkan wajah biasanya disebabkan oleh reaksi pemakaian bahan kimia dalam produk tersebut. Dan hal tersebut merupakan tanda jika produk tersebut mengandung formula bahan yang terlalu keras dan dapat merusak kesehatan kulit.

  • Terasa Halus Saat Disentuh

Heather juga menambahkan jika ciri-ciri kulit yang sehat adalah kulit yang tampak dan terasa lebih halus. Dermatologist satu ini juga menambahkan, kulit yang halus ternyata memiliki penampakan yang berbeda dari bayangan orang banyak. Mungkin sebagian dari Anda akan mengira jika kulit yang halus merupakan kulit dengan pori-pori kecil atau bahkan pori-pori yang tak terlihat. Namun kenyataannya tidak demikian. Heather mengatakan jika kulit yang halus bisa saja memiliki penampakan dengan pori-pori besar atau bahkan folikel rambut pada beberapa sudut wajah.

  • Warna Kulit yang Merata

Hal lain yang juga dapat diperhatikan pada kulit yang sehat adalah warna kulit yang merata. Warna kulit yang merata juga menandakan jika Anda tidak mengalami sejumlah penyakit kulit. Apalagi sejumlah penyakit kulit ditandai dengan munculnya ruam hingga diskolorasi yang menyebabkan beberapa area kulit mengalami pigmentasi. Maka dari itu, bagi Anda yang tiba-tiba saja menemukan dark spot, ruam atau pembengkakan pada kulit tidak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter kulit. Pasalnya, gangguan kulit tersebut dapat dijadikan salah satu Anda mengidap penyakit kulit tertentu.

Masalah yang Kerap Menyerang Kulit

 

Mungkin banyak dari Anda yang masih belum benar-benar mengenal karakteristik kulit. Seperti yang telah diketahui, kulit wanita dan pria memiliki perbedaan yang cukup terlihat. Tidak heran jika produk perawatan kulit pria dan wanita memiliki kandungan bahan yang berbeda-beda. Hal tersebut bertujuan agar kulit selalu ternutrisi dan mendapat cukup asupan zat-zat penting yang dibutuhkan. Tentu saja hal ini juga berlaku dalam pemilihan produk perawatan kulit, termasuk sleeping mask. Nah, bicara soal kulit wanita, ternyata kaum hawa lebih berpotensi mengidap sejumlah masalah kulit seperti berikut:

  • Jerawat

Kulit berjerawat merupakan salah satu masalah kulit yang cukup banyak dialami oleh para beauty enthusiast. Mulai dari komedo, jerawat kecil hingga jerawat yang berisi nanah merupakan kondisi yang berhasil membuat siapa saja bingung dan depresi dibuatnya. Bicara soal jerawat, masalah kulit yang satu ini dapat disebabkan oleh sejumlah hal. Salah satunya adalah kondisi kulit yang tidak bersih. Kondisi yang demikian akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit. Parahnya, kondisi tersebut justru rentan terjadi pada Anda yang memiliki jenis kulit oily atau acne prone. Selain produksi minyak berlebih yang membuat kotoran menempel, kedua jenis ini memiliki ukuran pori-pori yang cukup besar. Kendati demikian, herawat rupanya juga bisa disebabkan oleh reaksi hormon di dalam tubuh. Tidak heran jika masalah jerawat kerap menyerang kaum hawa pada masa pubertas, masa kehamilan, masa datang bulan hingga mendekati menopause.

  • Rosacea

Masalah lainnya yang wajib untuk diwaspadai adalah rosacea. Rosacea merupakan salah satu penyakit yang biasa menyerang pemilik kulit berwarna putih atau biasa disebut dengan fair skin. Bahkan, rosacea merupakan salah satu penyakit kulit yang paling banyak menyerang para warga dan netizen di benua Amerika. Bicara soal rosacea, biasanya kondisi penyakit satu ini ditandai dengan munculnya ruam pada kulit. Tidak hanya ditunjukkan dengan adanya ruam pada kulit saja, rosacea juga kerap dilengkapi dengan mucnulnya benjolan kecil berwarna merah. Biasanya benjolan kecil tersebut berisi nanah dan terasa gatal. Namun, kondisi yang lebih parah rupanya dapat dilihat dengan terjadinya penebalan pada kulit dan pori-pori yang membesar. Biasanya kondisi tersebut terjadi di sekitar area hidung. Penyakit satu ini biasanya akan bertambah parah jika penderita mengonsumsi terlalu banyak alkohol, makanan pedas, terpapar sinar matahari, mengalami stress hingga melakukan olahraga yang terlalu berat.

  • Eksim

Penyakit lainnya yang bisa saja menyerap para wanita adalah eksim. Eksim yang juga dikenal dengan atospic dermatitis ini merupakan kondisi kulit yang menimbulkan rasa gatal. Kulit penderita eksim juga akan mengalami peradangan, kulit pecah-pecah hingga kulit yang mengelupas. Biasanya, eksim terjadi pada bagian lengan atau bagian dalam lutut. Kendati demikian, eksim juga dapat disebabkan lantaran faktor genetis atau pun penderita asma. Nah, untuk menjaga kulit terhindar dari eksim, tidak ada salahnya Anda mengaplikasikan produk perawatan kulit yang mampu menjaga dan mengembalikan kelembapan kulit. Selain itu, pastikan Anda tidak menggunakan produk-produk dengan kandungan bahan kimia yang terlalu keras.

  • Psoriasis

Hampir sama dengan eksim, psoriasis dapat diamati dengan munculnya peradangan pada kulit. Biasanya, bagian kulit yang meradang juga akan mengalami penebalan dan ditutupi dengan sisik-sisik berwarna putih. Penderita yang mengalami psoriasis biasanya akan mengeluhkan rasa gatal yang disebabkan. Dilansir dari laman Healthy Women, psoriasis merupakan salah satu penyakit di mana sel-sel kulit mengalami proses regenerasi lebih cepat dari pada umumnya. Sebagai tambahan informasi,  waktu normal proses regenerasi sel-sel kulit manusia terjadi setiap 28 hari sekali. Sedangkan penderita psoriasis akan mengalami proses regenerasi sel kulit setiap dua hingga empat hari sekali. Kondisi psoriasis ternyata juga bisa menjadi lebih parah jika penderita mengalami sejumlah gangguan. Mulai dari mengalami stress, mengalami infeksi, memiliki kulit yang kering hingga berada di lingkungan yang perubahan suhunya sangat ekstrim.

Mengenal Primer

 

Bicara soal make up, Anda tentu akan dihadapkan dengan sejumlah jenis produk yang dapat membantu mendapatkan riasan sempurna. Tidak hanya melulu soal eye shadow dan foundation, kali ini Sehatly akan mengajak mencari tahu lebih jauh mengenai primer. Mungkin masih banyak dari Anda yang masih belum mengetahui jenis produk satu ini. Sebagai tambahan informasi, primer merupakan salah satu produk kecantikan yang digunakan pertama kali sebelum mengaplikasikan produk riasan lainnya. Biasanya, penggunaan primer sendiri diperuntukkan agar kulit lebih siap dan menjadikan formula produk kecantikan yang akan diaplikasikan menempel dengan sempurna. Terkiat hal tersebut, tentu saja riasan akan menjadi lebih awet dan tahan alam.

Dilansir dari laman Adore Beauty, primer sendiri merupakan produk yang berfungsi sebagai pemisah antara kulit dengan make up. Tidak hanya menjaga riasan tetap stay on dan menempel dengan sempurna, penggunaan primer ternyata juga mampu menjaga kulit tetap sehat dan lebih lembap. Selain itu, produk satu ini rupanya tidak hanya digunakan pada bagian kulit wajah saja. Anda juga dapat menggunakan primer khusus untuk area kelopak mata dan bbir yang berfungsi untuk menjaga eye shadow atau pun lipstik lebih menempel dan awet. Lebih lanjut, penggunaan produk kecantikan wajah satu ini ternyata memberikan beberapa keuntungan sesuai dengan jenisnya, seperti:

  • Illuminating Primers

Seperti namanya, jenis primer satu ini akan memberikan efek mencerahkan dan menjadikan wajah lebih bercahaya. Berbeda dari primer pada umumnya, jneis illuminating primers rupanya juga dilengkapi dengan glimmery particles yang menjadikan wajah kulit lebih glowing dan radiant.

  • Mattyfying Primers

Berbeda dari illuminating primers yang cocok digunakan untuk menghasilkan riasan glass skin ala wanita Korea Selatan, jenis mattyfying primers rupanya justru cocok digunakan untuk Anda yang ingin tampil lebih simple. Seperti namanya, jenis primer satu ini akan menjadikan riasan tampak lebih matte sehingga cocok dipilih bagi pemilik kulit oily. Selain itu, siapa yang menyangka jika mattyfying primers ternyata juga dilengkapi formula bahan yang dapat membantu mengurangi sekaligus mengontrol produksi sebum pada kulit.

  • Color Correcting Primers

Bagi Anda yang memiliki sejumlah masalah pada kulit, tidak ada salahnya untuk menggunakan color correcting primer. Jenis primer satu ini tidak hanya memiliki warna yang sesuai dengan skin tone, tetapi memiliki warna yang lebih beragam. Color correcting primer atau yang juga disebut dengan tinted primer ini biasanya digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang kemerahan atau berwarna abu-abu. Misalnya saja memilih primer dengan shades kehijauan untuk mengatasi kulit yang kemerahan. Bisa dibilang jenis primer satu ini digunakan untuk menyamarkan kekurangan pada wajah.

  • Long-Wearing Primers

Selain jenis-jenis primer seperti di atas, Anda juga harus mengetahui mengenai primer satu ini. Long-wearing primer merupakan primer yang diperuntukkan bagi Anda yang menggunakan make up dalam jangka waktu cukup lama. Misalnya saja bagi yang menginginkan riasan tahan hingga lebih dari 12 jam. Biasanya, jenis primer satu ini akan bekerja dengan mengunci formula pada foundation yang diaplikasikan pada kulit. Tdiak heran jika riasan akan tampak lebih stand out dan terlihat awet tanpa ada cracking atau menjadi cakey.

  • Hydrating Primers

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit kering, tidak ada salahnya untuk memilih hydrating primers. Jenis primer satu ini dilengkapi dengan formula bahan yang kaya akan skin moisturizer dan skin conditioner. Tidak heran jika penggunaan hydrating primers menjadikan kulit terasa lebih segar dan lembap seketika. Jenis hydrating primers sendiri sangat disarankan bagi Anda pemilik kulit kering yang menginginkan hasil riasan tanpa cracking kendati digunakan selama berjam-jam lamanya.

  • Pore Minimizing Primers

Jenis terakhir dari primer yang wajib untuk Anda ketahui ada;ah pore minimizing primers. Biasanya, jenis primer satu ini digunakan untuk mengencangkan pori-pori kulit. Tidak heran jika jenis primer satu ini banyak digunakan bagi Anda yang memiliki jenis kulit oily atau pun acne prone yang memang kerap menghadapi masalah pori-pori besar. Tak hanya itu saja, penggunaan jenis pore minimizing primer ternyata juga menjadikan kulit tampak lebih halus dan flawless.

  • Eyelid Primers

Selain primer yang diaplikasikan pada kulit wajah, Anda juga dapat menjajal eyelid primers. Sesuai dengan namanya, eyelid primers memang diperuntukkan area kelopak mata saja. Penggunaan eyelid primers sendiri berguna untuk mengikat warna eye shadow yang diapliaksikan sehingga warnya terlihat lebih keluar. Tak hanya itu saja, penggunaan eyelid primer ternyata juga membantu mencegah warna eye shadow bergeser.

  • Lash Primers

Mungkin banyak dari Anda yang baru mendengar jenis primer satu ini. Lash primers merupakan salah satu produk yang diaplikasikan pada bagian bulu mata. Tidak jauh berbeda dengan primer pada umumnya, lash primer membantu Anda melindungi bulu mata dan menjadikan maskara menempel lebih sempurna. Selain itu, biasanya lash primer juga dilengkapi dengan formula bahan yang dapat menutrisi bulu mata. Jadi jangan kaget jika bulu mata terlihat lebih lentyik, sehat dan tebal setelah menggunakan lash primer secara rutin.

  • Lip Primers

Sering mengeluh tentang warna lipstik yang tidak sesuai dengan warna aslinya saat diaplikasikan pada bibir? Tenang, Anda dapat menyiasatinya dengan mengaplikasikan lip primers. Dilansir dari laman Adore Beauty, lip primer merupakan salah satu produk yang dapat melembapkan sekaligus menjadikan lipstik tidak cepat hilang. Tak hanya itu saja, penggunaan lip primer juga menajdikan lipstik menempel lebih kuat dan tidak mudah bergeser.

Tips Memilih Primer Sesuai dengan Jenis Kulit Anda

 

Memilih primer ternyata juga harus selektif. Pasalnya primer menjadi base make up yang menentukan hasil dari riasan Anda.  Nah, agar tidak sampai salah pilih primer, berikut sejumlah tips untuk memilih primer yang tepat dan sesuai jenis kulit.

  • Kulit Normal

Kulit yang normal tidak memiliki por-pori yang besar sehingga lebih mudah dalam memilih primer yang tepat. Dilansir dari laman Fashionisers, pemlik kulit normal dapat menggunakan primer dengan efek riasan yang matte. Kendati demikian, gunakan primer yang mengandung sunscreen di dalamnya. Namun, bagi Anda yang ingin mendapatkan hasil riasan dewy, dapat menggunakan illuminating primer.

  • Kulit Oily

Kulit berminyak yang mudah mengalami breakout tentu harus berhati-hati dalam memilih primer. Jangan sampai Anda menggunakan primer yang kandungan bahannya menutup pori-pori kulit. Akan lebih baik lagi jika menggunakan primer yang berbahan dasar air. Salah satu referensinya adalah Facestudio Master Prime Primer Hydrate and Smooth. Kendati demikian, agar wajah tidak terlihat greasy, pilihlah primer dengan hasil riasan matte. Anda juga dapat menggunakan primer yang dilengkapi dengan bahan anti-acne di dalamnya.

  • Kulit Kering

Berbeda dari kulit berminyak, bagi Anda yang memiliki kulit kering harus menggunakan primer yang dilengkapi dengan moisturizer di dalamnya. Facestudio Master Prime Primer Hydrate and Smooth merupakan primer dengan kandungan moisturizer yang cukup tinggi. Agar kulit tampak lebih sehat, gunakan primer dengan hasil riasan dewy. Biasanya, efek dewy dihasilkan oleh illuminating primer. Selain itu, akan lebih baik jika memilih primer yang bertektur creamy dan memiliki formula ringan agar mudah untuk diaplikasikan.

  • Kulit Kombinasi

Bagi Anda yang memiliki jenis kulit kombinasi tidak perlu bingung dan khawatir. Pasalnya, terdapat sejumlah primer yang bisa dijadikan referensi. Salah satunya adalah Facestudio Master Prime Primer Hydrate and Smooth. Biasanya, kulit kombinasi akan disarankan untuk menggunakan primer yang netral. Primer yang netral merupakan primer yang hasilnya tidak terlalu matte atau terlalu dewy. Biasanya, primer satu ini akan menjadikan kulit lebih halus.

Bicara soal primer, rupanya brand kecantikan dari dalam negeri juga memiliki koleksi primer yang tidak perlu diragukan lagi. Bahkna, sejumlah primer lokal keluaran brand dari dalam negeri ini memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan primer milik brand yang telah mendunia. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan daftar primer lokal yang layak untuk dijajal, tidak ada salahnya untuk menyimak sejumlah produk berikut ini.

Review NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer

 

Setelah membahas lebih jauh mengenai kesehatan kulit dan primer, tidak ada salahnya untuk langsung mengenal salah satu primer untuk kulit acne prone ini. NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan salah satu primer yang sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit acne prone. Tidak hanya menjaga kulit tetap lembap dan riasan menempel lebih lama, penggunaan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer ini juga memberikan kelebihan sebagai berikut:

  • Dapat Digunakan untuk Jenis Kulit Berminyak

Seperti yang telah diketahui, kulit acne prone juga kerap diasosiasikan dengan kulit berminyak. Apalagi salah satu penyebab dari munculnya jerawat adalah produksi minyak yang berlebih. Kondisi tersebut membuat kotoran, debu dan bakteri lebih mudah menempel atau bahkan terjebak di dalam pori-pori kulit. Jika tidak segera dibersihkan, benda asing yang masuk ke dalam pori-pori tersebut tentu akan menyumbat dan menyebabkan munculnya komedo atau bahkan jerawat. Tidak heran jika kulit oily dan acne prone harus menggunakan produk yang ampuh mengontrol produksi minyak berlebih. Seperti halnya dengan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer yang dikenal sangat ampuh dalam menjaga kulit agar tidak kelebihan minyak. Selain itu, formula yang digunakan di dalam NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer ternyata juga dibuat dengan bahan-bahan yang bersifat non-comedogenic. Bahan-bahan ini tentu saja aman digunakan baik oleh pemilik kulit acne prone atau pun oily. Lebih lanjut, formulanya yang ringan juga dijamin tidak akan menyebabkan pori-pori kulit tersumbat.

  • Aman Dipakai Pemilik Kulit Sensitif

Selain dapat digunakan untuk kulit berminyak, siapa yang menyangka jika NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga aman dipakai oleh pemilik kulit sensitif. Seperti yang telah diketahui, pemilik kulit sensitif sangat rentan terhadap sejumlah jenis formula bahan. Jika tidak cocok, maka kulit jenis satu ini akan langsung mengalami iritasi yang dapat memperparah kondisi kulit. Terutama bagi pemilik kulit sensitif kombinasi jerawat yang memerlukan perawatan lebih esktra. Nah, maka dari itu diperlukan produk perawatan kulit atau kecantikan yang memang formula bahannya tidak terlalu keras sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Salah satunya seperti NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer.

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan salah satu primer yang formula bahannya aman dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Tidak hanya itu saja, sejumlah formula bahan yang ditemukan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer ternyata juga dapat berperan sebagai soothing agent yang ampuh meredakan peradangan atau pun breakout pada kulit. Tidak heran jika penggunaan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer sebelum memulaskan riasan menjadikan wajah terasa lebih tenang dan lebih siap.

  • Membantu Menjaga Kelembapan Kulit

Selain aman digunakan untuk beberapa jenis kulit, siapa yang menyangka jika NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer yang sebenarnya dikhususkan untuk pemilik kulit berjerawat ini juga memberikan manfaat lainnya. Salah satu manfaat dari penggunaan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer sebelum mengaplikasikan produk lainnya adalah menjaga kulit tetap lembap dan terhidrasi. Tentu saja hal ini masih berkaian dengan kandungan formula bahan yang ditemukan di dalam NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer. Apalagi mengingat NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan salah satu produk yang menggunakan air sebagai bahan dasarnya. Tidak hanya menggunakan air, pihak NuFACE juga melengkapi NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer dengan bahan-bahan yang bersifat sebagai moisturizer, hydrator dan conditioner.

  • Menstimulasi Proses Revitalisasi Kulit

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga membantu Anda mempercepat proses revitalisasi sel kulit. Seperti yang telah diketahui, sel-sel kulit harus dirawat sedemikian rupa agar tetap sehat dan awet muda. Terutama bagi Anda yang kerap menggunakan beragam jenis produk sekaligus memiliki masalah jerawat. Kondisi yang demikian akan menjadikan sel kulit lebih cepat mengalami sejumlah masalah atau bahkan mengalami oxidative stress yang menjadikannya lebih cepat tua. Terkait dengan hal ini tentu Anda harus melakukan beberapa upaya untuk mencegah kulit mengalami penuaan dini. Salah satunya adalah dengan merevitalisasi sel-sel kulit. Selain rajin menggunakan scrub dan produk yang dikhususkan untuk merevitalisasi sel kulit, tidak ada salahnya menggunakan kosmetik yang juga memberikan manfaat satu ini. salah satunya seperti NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer yang aman dan dapat mempecepat proses revitalisasi kulit. Tidak heran jika pemakaian NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer secara rutin menjadikan kulit terasa lebih sehat dan terasa lebih kencang. Selain itu, revitalisasi sel-sel kulit juga membantu mencegah munculnya kerutan pada wajah, lho!

  • Memiliki Formula yang Ringan

Sama seperti primer untuk jerawat dari merk lainnya, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menggunakan formula bahan yang ringan di kulit. Hal ini dikarenakan formulasi bahan yang ringan tidak akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit. Tidak heran jika formula bahan yang ada di dalam NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer terasa sangat ringan dan tidak meninggalkan kesan yang lengket atau berat setelah diaplikasikan pada kulit wajah. Selain itu, formula NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer yang ringan ternyata juga menjadikan pori-pori kulit lebih mudah bernafas sehingga produksi minyak lebih bisa dikontrol dan tidak menyebabkan kulit terlihat seperti pabrik minyak.

  • Dilengkapi dengan Pythomoist Complex

Selain memiliki sejumlah kelebihan di atas, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga dilengkapi dengan terobosan terbaru. Dilihat dari bahan komposisi yang ada di kemasan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer terlihat adanya kandungan Phytomoist Complex. Phytomoist Complex sendiri merupakan salah satu terobosan terbaru yang memiliki banyak manfaat untuk kulit. Salah satunya adalah membantu merevitalisasi sel-sel kulit sehingga kulit tampak lebih sehat dan awer muda. Tidak hanya itu saja, adanya kandungan Phytomoist Complex sendiri juga membantu menjaga kelembapan kulit secara optimal.

  • Mengandung Hyaluronic Acid

Kelebihan lainnya dari NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer adalah adanya kandungan hyaluronic acid. Kandungan bahan satu ini sangat jarang ditemukan pada primer untuk kulit berjerawat. Dilansir dari laman Organic Beauty, hyaluronic acid merupakan salah satu bahan yang dapat meningkatkan produksi kolagen pada kulit. Apalagi seperti yang telah diketahui secara umum, kolagen merupakan salah satu bahan penting yang menjadikan kulit tetap kenyal. Tidak hanya itu saja, kolagen juga mencegah munculnya garis halus dan keriput pada kulit sehingga kulit akan tampak awet muda. Selain itu, siapa yang menyangka jika adanya kandungan hyaluronic acid pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menjaga kulit tetap lembap.

  • Menjadikan Kulit Terasa Lebih Lembut

Tak hanya ringan saat diaplikasikan pada kulit, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menjadikan kulit terasa lebih lembut. Hal ini lagi-lagi berkaitan dengan adanya kandungan bahan yang ampuh dalam memperbaiki tekstur kulit. Tidak heran jika setelah mengaplikasikan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer kulit akan terasa lebih lembut. Kulit yang lembut juga menjadikan hasil riasan terlihat lebih flawless dan sempurna.

  • Membantu Meratakan Warna Kulit

Salah satu gejala yang juga menunjukkan tanda-tanda penuaan pada kulit adalah terjadinya diskolorasi. Diskolorasi sendiri merupakan kondisi di mana warna kulit yang tidak merata. Penyebabnya tentu saja paparan sinar matahari yang memicu produksi melanin dan menyebabkan pigmentasi pada area kulit tertentu. Warna kulit yang tidak merata tentu saja akan mengganggu penampilan. Kendati demikian, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi yang demikian dapat diatasi hanya dengan menggunakan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer. NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer sendiri mampu meratakan warna kulit dan mencegah terjadinya pigmentasi pada kulit. Tidak hanya itu saja, kandungan antioksidan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga melindungi kulit. Terutama dari paparan sinar matahari yang mengandung sinar UV.

  • Menyembunyikan Kekurangan pada Wajah

Sama seperti namanya, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan primer yang dapat menyembunyikan pori-pori Anda. Terutama bagi pemilik pori-pori dengan ukuran yang cukup besar. Biasanya, kendati sudah ditutup dengan make up yang cukup tebal, pori-pori tersebut akan terlihat dengan jelas. Tidak heran jika kulit tampak seperti kulit jeruk. Namun, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer justru menjadikan kulit tampak lebih sempurna. Mengaplikasikan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer dapat mengecilkan pori-pori kulit sehingga kulit terlihat lebih halus. Kondisi yang demikian pun membuat riasan tampak lebih sempurna.

  • Menjadikan Riasan Lebih Awet

Pemakaian dari NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer ternyata juga mampu membantu Anda mendapatkan riasan yang lebih tahan lama. Apalagi penyebab riasan yang cepat luntur atau menjadi cakey sangatlah beragam. Mulai dari kulit yang terlalu berminyak hingga kulit yang terlalu kering sehingga formula pada produk kosmetik tidak dapat menempel dengan sempurna. Berbeda dari produk kosmetik dasar lainnya, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer memiliki formula yang mampu menjadikan formula kosmetik yang akan Anda aplikasikan menempel dengan sempurna. Tidak heran jika NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer digunakan sebagai salah satu cara untuk menjaga riasan tetap awet sepanjang hari.

  • Water Based Products

Kendati hanya digunakan saat Anda akan mengaplikasikan riasan, primer merupakan skincare yang wajib digunakan secara rutin. Tidak heran jika formula bahan di dalamnya juga harus diperhatikan karena memberikan dampak langsung pada kesehatan kulit. Hal ini pun juga berlaku NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer. NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan produk khusus kulit berjerawat yang tergolong ke dalam water-based products. Water-based products atau produk-produk yang berbahan dasar air merupakan produk yang terbilang lebih aman dan tidak menimbulkan reaksi alergi.

Selain itu kandungan air pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menjadikan produk satu ini memiliki tekstur yang ringan dan mudah menyerap pada kulit. Keuntungan lain dari pemakaian NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer yang menggunakan air sebagai bahan dasarnya adalah mampu menjaga kelembapan sel-sel kulit secara optimal. Water-based products juga dapat digunakan pada semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif.

  • Tidak Mengandung Paraben

Paraben merupakan salah satu bahan kimia yang kerap dicampurkan ke dalam skincare mau pun kosmetik. Namun, setelah beberapa tahun belakangan banyak dermatologist yang menyarankan untuk tidak menggunakan skincare mau pun kosmetik yang mengandung paraben di dalamnya. Hal ini disebabkan oleh dampak buruk pemakaian paraben pada kesehatan tubuh. Bahkan sejumlah studi menunjukkan jika paraben dapat menggangu kestabilan hormon. Selain itu, penggunaan paraben yang berlebih ternyata dapat memicu kanker payudara yang sangat berbahaya. Terkait dengan bahayanya pemakaian paraben, Anda tidak perlu khawatir karena NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer dijamin tidak mengandung bahan satu ini.

  • Tidak Mengandung Sulfates

Dilansir dari laman kesehatan milik Healthline, penggunaan produk yang mengandung sulfate dalam jangka waktu yang cukup lama ternyata akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. kendati jumlah sulfate yang terkandung di dalam tubuh terbilang kecil, hal tersebut rupanya sudah bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Terutama memicu terjadinya iritasi pada bagian mata, kulit, mulut dan paru-paru. Tidak hanya itu saja, adanya kandungan sulfate pada sejumlah produk ternyata juga cukup berisiko pada pemilik kulit sensitif. Dilansir dari laman Healthline, kandungan sulfate dapat menyebabkan penyumbatan pada pori-pori yang memicu munculnya jerawat.

  • Tidak Mengandung Phthalates

Dilansir dari laman No Harm, phthalates merupakan salah satu senyawa kimia yang kerap digunakan pada beberapa produk perawatan kulit. Namun, penggunaan phthalates ini rupanya sudah tidak diperbolehkan mengingat dampak buruknya yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. siapa yang menyangka jika pemakaian produk-poroduk yang mengandung phthalates ternyata dapat membahayakan kesehatan hati, ginjal, paru-paru dan sistem reproduksi. Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer tidak perlu khawatir. Pasalnya produk satu ini rupanya sudah dijamin terbebas dari kandungan paraben dan juga phthalates.

Formula Bahan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer

 

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan salah satu primer untuk kulit berjerawat yang mengandung formula bahan berkualitas. Tidak hanya mengandung formula bahan yang kerap ditemukan pada produk-produk sejenis, NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga mengandung sejumlah formula bahan tambahan yang ampuh dalam mengatasi masalah kulit berjerawat sekaligus memberikan sejumlah kelebihan lainnya. Nah, tentu saja kelebihan yang diberikan oleh NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer berkaitan dengan formula bahan yang ada di dalamnya. Bagi yang penasaran dengan formula bahan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer tidak ada salahnya untuk menyimak rincian dan manfaat dari masing-masing bahan sebagai berikut:

  • Propanediol

Bahan lain yang juga ditemukan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer adalah propanediol. Propanediol atau yang memiliki nama kimia propylene glycol merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai kondisioner untuk kulit. Tidak heran jika adanya kandungan propanediol pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer menjadikan kulit terasa lebih lembap. Tidak hanya itu saja, penggunaan propanediol ternyata juga menjadi salah satu bahan untuk membuat parfum atau aroma pada suatu produk.

  • Hydrolyzed Hyaluronic Acid

Kandungan bahan lainnya yang juga ditemukan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer adalah hydrolyzed hyaluronic acid. Dilansir dari laman INCI Decoder, hydrolyzed hyaluronic acid merupakan salah satu bahan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kulit. Salah satunya adalah mempercepat proses penyembuhan luka yang ada di kulit. Tidak hanya itu saja, adanya kandungan hydrolyzed hyaluronic acid pada suatu produk, termasuk pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer ternyata juga membantu mengatasi sejumlah masalah. Sebut saja seperti masalah jerawat, rosacea dan masalah kulit yang disertai dengan peradangan.

  • Tremella Fuciformis Sporocarp Extract

Bahan lain yang juga ditemukan ada pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer adalah tremlla fuciformis sporocarp atau snow mushroom. Dilansir dari laman Nayelle, tremella fuciformis sporocarp merupakan salah satu bahan alami yang memberikan banyak kelebihan dan keuntungan bagi kulit. Bahkan, adanya kandungan bahan ini pada suatu produk dipercaya dapat meningkatkan kecantikan Anda. Dilansir dari laman yang sama, kandungan jamur salju ini juga mampu menjaga kulit terasa lebih lembap. Tidak hanya itu saja, kandungan polisakarida pada jamur salju ternyata juga digunakan untuk melindungi kulit dari sejumlah risiko yang dapat membahayakan kesehatan kulit. Lebih lanjut, jamur salju juga dapat menjaga kulit tetap fleksibel. Namun, siapa yang menyangka jika bahan satu ini rupanya juga dapat berperan sebagai anti inflammatory yang membantu meredakan peradangan pada kulit.

  • Betaine

Bahan lain yang terdapat di dalam NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer adalah betaine. Dilansir dari laman Bellatora, betaine merupakan salah satu hasil ekstraksi dari gula bit. Gula bit sendiri merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang memiliki rasa manis. Kendati diekstraksi dari gula bit, betaine juga dapat ditemukan pada bahan-bahan alami lainnya, seperti bayam dan borkoli. Bicara soal betaine, siapa yang menyangka jika bahan satu ini kerap digunakan sebagai humektan pada sejumlah produk. Humektan sendiri berfungsi untuk menjaga produk tetap lembap.

Tidak terkecuali dengan peran betaine pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer. Selain berperan dalam menjaga kelembapan isi produk, betaine pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga berfungsi untuk mengatasi masalah penuaan. Terutama dalam memudarkan garis halus penyebab kerutan pada kulit. Tidak hanya itu saja, penambahan gula bit pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menjadikan kulit terasa lebih lembut dan lembap. Bahkan, produk dengan kandungan betaine sangat aman digunakan pada kulit sensitif karena dapat meminimalisir terjadinya iritasi.

  • Glycerin

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga dilengkapi dengan glycerin. Glycerin sendiri merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan atau dicampurkan pada beragam jenis skincare. Dilansir dari laman Makari, glycerin memiliki sejumlah manfaat yang aik untuk menjaga dan melindungi kesehatan kulit. Salah satunya adalah berperan sebagai moisturizer yang akan menjaga kelembapan sel kulit secara optimal. Tidak hanya itu saja, glycerin yang terkandung pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga dapat menjadikan kulit terasa lebih halus. Bahkan, glycerin mampu mengisi retakan halus pada kulit sehingga kulit tampak lebih awet muda bebas kerutan.

  • Magnesium Sulfate

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer merupakan salah satu primer lokal yang sangat aman bagi pemilk kulit acne-prone. Hal ini tidak disebabkan oleh NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer yang termasuk ke dalam water-based products saja. Namun, juga kandungan magnesium sulfate di dalamnya yang ampuh mengatasi masalah jerawat. Dilansir dari laman Truth In Aging, magnesium sulfate merupakan bahan yang dapat meredakan peradangan pada kulit. Tidak heran jika bahan satu ini kerap dijadikan bahan pelengkap sejumlah beauty products. Tidak terkecuali pada produk-produk yang digunakan untuk kulit berjerawat.

  • Potassium Sorbate

Seperti yang telah diketahui jika NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer tidak mengandung paraben. Namun, tidak perlu khawatir karena NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer dilengkapi dengan kandungan potassium sorbate yang berperan sebagai penggantiparaben. Sebagai tambahan informasi, fungsi dari potassium sorbate yang menggantikan paraben ini adalah untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada isi produk yang dapat merusak produk tersebut. Tidak heran jika adanya kandungan potassium sorbate pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menjadikan isi produk tetap steril.

  • Caprylyl Glycol

Bahan lain yang terkandung pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer adalah caprylyl glycol. Caprylyl glycol merupakan salah satu jenis alkohol yang diperoleh dari caprylic acid. Sebagai tambahan informasi, caprylyl glycol pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer ternyata membantu dalam melembapkan kulit secara optimal. Tidak heran jika primer terbaru ini menjadikan kulit terasa lebih lembap kendati sudah digunakan selama beberapa jam lamanya.

  • Phenoxyethanol

NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga menggunakan senyawa yang ditemukan pada green tea. Ialah phenoxyethanol yang menjadi bahan pelengkap formula primer satu ini. Dilansir dari laman Truth In Aging, phenoxyethanol berfungsi sebagai disinfectatnt sekaligus antiseptic yang menjaga produk dan kulit tetap steril. Terutama dari infeksi bakteri atau virus yang kerap memicu masalah kulit seperti rosacea, eczema hingga jerawat.

  • Tocopherol

Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya mengenai fungsi dari tocopherol pada suatu produk. Apalagi tocopherol merupakan salah satu bahan yang juga ditemukan pada NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer. Sebagai tambahan informasi, tocopherol merupakan nama lain dari vitamin E.  Vitamin E sendiri merupakan bahan aktif yang memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit. Dilansir dari laman Huffington Post, vitamin E atau yang juga dikenal dengan nama tocopherol dapat melindungi kulit dari dampak buruk radikal bebas. Selain itu, vitamin E juga mencegah penuaan dini. Tidak heran jika penggunaan produk yang mengandung tocopherol ampuh mencegah munculnya garis-garis halus dan hyperpigmentation yang menjadikan kulit tampak kurang menarik.

  • Polysorbate 60

Selain mengandung sejumlah bahan di atas NuFACE Hydrating Leave-On Gel Primer juga diketahui mengandung polysorbat 20. Dilansir dari laman Truth In Aging, polysorbate 20 merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai emulsifier, surfactant dan fragrance pada sejumlah produk perawatan kulit. Sebagai tambahan informasi, polysorbate 20 sendiri merupakan bahan yang berasal dari campuran Lauric Acid maupun bahan kimia lain seperti sorbitol ethylene oxide. Kendati digunakan sebagai bahan yang berfungsi sebagai emulsifier, surfactant dan pewangi, penggunaan polysorbate ternyata juga memberikan efek menenangkan pada kulit. Apalagi mengingat kebanyakan polysorbate 20 diambil dari buah-buahan seperti beri.

Tips Mencegah Jerawat Kembali Datang

 

Jerawat merupakan salah satu masalah utama dalam menjaga kesehatan kulit. Tidak hanya terjadi saat Anda memasuki usia remaja, jerawat juga dapat disebabkan karena jenis kulit yang dimiliki. Salah satunya adalah jenis kulit acne prone yang lebih mudah mengalami produksi sebum secara berlebih. Kondisi yang demikian tentu saja akan membuat pori-pori kulit rentan mengalami penyumbatan. Akibatnya adalah munculnya komedo yang menjadi cikal bakal jerawat. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika Anda melakukan beberapa hal berikut untuk menjaga kulit acne prone tetap bersih dan sehat:

  • Gunakan Pembersih dengan Formula yang Lembut

Alih-alih membersihkan kotoran secara menyeluruh dan menyerap kelebihan minyak pada kulit, menggunakan pembersih dengan kandungan bahan kimia tinggi justru membahayakan kulit. Jenis pembersih yang demikian justru membuat kulit mengalami dehidrasi. Terutama jika Anda menggunakan jenis pembersih yang dilengkapi dengan kandungan alkohol. Kandungan alkohol memang dapat menyerap minyak berlebih. Namun, jika digunakan secara terus-menerus, alkohol justru menghilangkan kelembapan alami kulit dan memicu terjadinya reaksi iritasi pada kulit. Dilansir dari laman Women’s Health, salah satu cara untuk merawat kulit acne prone adalah dengan menggunakan pembersih dengan formula yang lembut. Akan lebih baik jika Anda menggunakan pembersih yang dapat mengontrol produksi minyak, mengembalikan keseimbangan pH dan tentu saja dilengkapi dengan kandungan zat anti peradangan.

  • Lakukan Eksfoliasi dengan Benar

Proses eksfoliasi merupakan salah satu proses yang kerap dilakukan untuk membersihkan kulit dari tumpukan sel kulit mati dan debu. Tidak heran jika sejumlah dermatologist bahkan menyarankan agar Anda melakukan eksfoliasi secara rutin untuk menjaga kulit tetap bersih dan bebas kusam. Hal tersebut juga berlaku bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne prone. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui cara yang benar dan tepat dalam mengeksfoliasi kulit. Banyak di antara Anda yang terlalu keras dan kasar dalam menggosok kulit. Hal tersebut tidak hanya meluruhkan sel kulit mati dan debu saja, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Parahnya, hal tersebut juga dapat merusak jaringan kulit yang meninggalkan bekas berupa jaringan parut. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mulai berhati-hati dalam melakukan eksfoliasi. Baik dalam pemilihan formula bahan maupun cara untuk mengeksfoliasi. Dilansir dari laman Women’s Health, memijat kulit dengan circular motion secara perlahan tidak hanya ampuh meluruhkan kotoran. Namun, juga membantu melancarkan peredaran darah. Hal tersebut tentu saja menjadi nilai tambah. Apalagi peredaran darah yang lancar mempercepat proses regenerasi kulit dan meredakan peradangan. Hindari pula menggosok kulit pada saat dalam kondisi kering.

  • Hindari Alkohol

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, alkohol memang menjadi salah satu bahan yang dapat menyerap kelebihan minyak. Sayangnya, penggunaan alkohol pada beberapa skincare justru memicu terjadinya reaksi alergi. Apalagi alkohol dikenal sebagai salah satu bahan yang memicu hilangnya kelembapan alami kulit. Maka dari itu, penggunaan skincare dengan kandungan alkohol sangat tidak disarankan bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne prone. Hal tersebut karena dapat menjadikan kulit mengalami dehidrasi yang dapat memperparah kondisi jerawat. Alih-alih menggunakan skincare yang mengandung alkohol, akan lebih baik jika Anda mengaplikasikan skincare dengan kandungan  bahan anti jerawat. Misalnya saja seperti: salicylic acid hingga retinol yang ampuh mengatasi masalah jerawat.

  • Gunakan Produk dengan Kandungan Salicylic Acid

Salah satu hal yang arus Anda lakukan jika mmeiliki jenis kulit acne prone adalah menggunakan produk dengan kandungan salicylic acid. Salicylic acid merupakan salah satu bahan anti jerawat yang sangat ampuh dan biasa dicampurkan dalam beragam skincare khusus kulit berjerawat. Bagi yang belum mengetahui apa fungsi dari salicylic acid, bahan kimia yang kerap diesktraksi dari sejumlah tanaman seperti willow bark ini mampu mencegah terjadinya penyumbatan pori-pori kulit. Tidak hanya itu, produk yang mengandung salicylic acid di dalamnya juga dapat membantu proses peluruhan sel kulit mati dan kotoran pada permukaan kulit. Tidak heran jika kulit Anda akan tampak lebih cerah dan bersih. Lebih lanjut, produk yang mengandung salicylic acid di dalamnya juga dapat meredakan jerawat yang tengah meradang karena dilengkapi dengan kandungan zat anti-inflammatory. Hal ini pulalah yang menyebabkan salicylic acid aman digunakan untuk pemilik kulit sensitif sekalipun.

  • Menjaga Kebersihan Peralatan Make Up

Hal lain yang harus diperhatiakn untuk menjaga kulit terbebas dari jerawat adalah dengan menjaga kebersihan peralatan make up. Penggunan brush, sponges hingga puff bedak secara intens tentu meninggalkan residu berupa sisa-sisa make up di permukaannya. Tidak hanya itu saja, bisa jadi alat-alat make up tersebut juga mengadung sel kulit mati yang ikut menempel. Belum lagi debu-debu dan bakteri jika cara penyimpanannya dilakukan dengan kurang tepat. Maka dari itu, untuk menghindari kulit semakin mengalami breakout, tidak ada salahnya untuk mencuci peralatan make up secara rutin. Lakukan pembersihan peralatan make up minimal seminggu sekali agar kulit terjaga kesehatan dan kebersihannya. Pastikan jika Anda menggunakan sabun yang ampuh membunuh bakteri, jamur dan meluruhkan kotoran secara optimal. Bilas hingga bersih dan keringkan sebelum kembali menggunakannya atau menyimpannya. Hal yang sama pun berlaku untuk sarung bantal, handuk dan seprei.

  • Cermat dalam Memilih Kosmetik

Kosmetik merupakan salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kaum hawa. Tidak hanya mampu menyempurnakan penampilan, penggunaan kosmetik juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Dilansir dari laman Women’s Health, Anda yang memiliki jenis kulit acne prone sangat tidak disarankan menggunakan kosmetik yang mengandung minyak di dalamnya. Alih-alih menggunakan produk dengan kandungan minyak, akan lebih baik untuk mengaplikasikan water based atau mineral based cosmetics yang jauh lebih aman bagi kulit acne prone. Kedua jenis kosmetik tersebut tidak akan memicu produksi sebum secara berlebih sehingga riasan akan bertahan lebih lama. Selain itu, kedua jenis kosmetik tersebut juga memiliki formula yang ringan sehingga tidak menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit.

  • Jangan Keseringan Menyentuh Kulit

Salah satu kebiasaan buruk yang kerap memperparah kondisi jerawat adalah menyentuh kulit atau jerawat dengan tangan kosong. Hal tersebut justru memicu jerawat semakin meradang. Apalagi jika kulit dalam kondisi yang tidak higienis. Bakteri dan kotoran yang menempel pada permukaan tangan bisa saja berpindah ke kulit dan menyebabkan infeksi pada kulit. Kondisi yang demikian tidak hanya memicu peradangan jerawat saja tetapi juga dapat menjadi penyebab terjadinya breakout. Maka dari itu, biasakan untuk tidak menyentuh kulit dalam kondisi tangan yang masih kotor. Hindari pula memencet jerawat karena hal tersebut justru akan merusak jaringan kulit dan meninggalkan bekas bopeng.

  • Kurangi Konsumsi Dairy Products

Cara pencegahan munculnya jerawat tidak hanya dilakukan dengan menggunakan produk skincare atau pun kosmetik yang tepat. Anda juga harus mengatasinya dengan mengatur jenis asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu yang harus dihindari adalah olahan dairy products. Jenis makanan satu ini menjadi salah satu penyebab utama dari munculnya jerawat. Apalagi peneliti mengungkap jika dairy products mengandung testosterone yang berkaitan dengan jerawat yang memicu produksi sebum secara berlebihan. Tentu saja kondisi kulit yang demikian akan memudahkan kotoran dan bakteri menempel pada permukaan kulit dan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori. Maka dari itu, bagi Anda yang memiliki kulit acne-prone akan sangat baik untuk mengurangi ataupun menghindari jenis makanan satu ini.

Skincare Routine untuk Kulit Berjerawat

 

Salah satu jenis kulit yang kerap membuat banyak orang frustasi adalah kulit acne prone atau rentan berjerawat. Jenis kulit satu ini benar-benar membutuhkan perawatan khusus yang membantu untuk menyerap kelebihan sebum sekeligus mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori kulit. Sebagai tambahan informasi, kulit acne prone ternyata sangat rentan terhadap sejumlah hal yang dapat memicu munculnya jerawat. Tidak hanya masalah menjaga kebersihan kulit saja, sebagai tambahan informasi, pengaruh hormonal ternyata juga berperan penting dalam produksi sebum berlebihan pada kulit. Tidak hanya itu saja, kondisi kulit acne prone akan bertambah parah saat Anda sedang mengonsumsi jenis obat-obatan tertentu atau sering mengonsumsi makanan yang berkolesterol atau berlemak tinggi. Kendati demikian, ternyata masalah satu ini dapat diatasi dengan mudah. Terutama dengan menjalani skincare routines khusus untuk kulit berjerawat seperti berikut:

  • Bagi Anda yang memiliki jenis kulit acne prone, akan sangat disarankan untuk menggunakan cleanser khusus. Gunakan cleanser yang dilengkapi dengan kandungan bahan seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide yang membantu meredakan dan membersihkan kulit dari jerawat.
  • Hal kedua yang harus diperhatikan saat membersihkan kulit wajah adalah cara membersihkan yang dilakukan dengan lembut. Menggosok kulit wajah terlalu keras justru akan membuat kulit mengalami trauma dan memperparah kondisi jerawat Anda.
  • Jangan lupa untuk menggunakan moisturizer yang diformulasikan khusus untuk jenis kulit acne prone. Biasanya, moisturizer khusus kulit berjerawat akan dilabeli sebagai oil free products dan water based products. Hal tersebut rupanya dapat membantu Anda mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori kulit.
  • Bagi Anda yang gemar mengaplikasikan make up, sangat direkomendasikan untuk menggunakan make up yang oil-free. Jenis kosmetik satu ini sangat aman bagi kulit berminyak mau pun kulit acne prone karena tidak menyumbat pori-pori kulit.
  • Selain itu, jangan pernah memencet atau memecahkan jerawat yang tengah meradang. Hal tersebut justru akan memperparah kondisi jerawat serta meninggalkan bekas yang susah untuk dihilangkan. Jika ingin memecahkan jerawat, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi atau melakukannya di klinik yang dimiliki oleh dermatologist terpercaya.
  • Agar kulit tetap terlindungi, jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan sunscreen. Apalagi sinar UV dapat merusak sel kulit yang dapat memperparah kondisi kulit Anda. Pastikan jika sunscreen yang digunakan mengandung bahan non-comedogenic dan aman digunakan untuk kulit acne prone.
  • Terakhir, aplikasikan masker khusus jerawat setiap dua hingga tiga kali dalam seminggu. Kandungan bahan pada masker khusus jerawat dapat membantu meredakan ataupun membersihkan bekas jerawat secara optimal. Tidak hanya itu, kandungan beberapa bahan di dalamnya juga dapat menutrisi kulit sehingga kulit dapat lebih cepat pulih dari masalah peradangan jerawat.

Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.