10 Kebiasaan Buruk Ini Membuat Rambut Rusak

Siapa sangka jika beberapa hal yang kamu lakukan sehari-hari ini ternyata malah membuat rambut rusak. Apa saja?
632
Rambut Rusak

Rambut dianggap sebagai pilar keindahan, itulah mengapa produk perawatan rambut adalah industri bernilai miliaran dolar. Karena tidak ada orang yang ingin memiliki rambut rusak.

 

Semua orang, baik itu laki-laki atau perempuan, suka memiliki rambut sehat, berkilau dan kuat yang mencerminkan kepribadian seseorang. Bagi banyak orang, hari ketika rambutmu terlihat buruk sama dengan hari yang buruk, dan hal tersebut benar-benar dapat mempengaruhi harga diri seseorang.

 

Selama berabad-abad, orang telah mencari cara untuk menjaga rambut mereka agar tetap sehat. Meskipun beberapa orang beruntung memiliki rambut indah secara alami, banyak orang mengeluhkan masalah rambut seperti rambut rontok, kusam dan rapuh, tipis dan sebagainya.   Meskipun genetik dan masalah kesehatan memiliki koneksi langsung dengan kesehatan rambutmu, ada banyak hal yang mungkin kamu lakukan dalam rutinitas harianmu yang merusak rambutmu.

 

 

Stres Memengaruhi Kondisi Rambut, memicu rambut rusak

 

 

Stres tidak hanya mempengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang, bahkan dapat menyebabkan kerontokan rambut.

 

Ketika kamu berada di bawah stres, rambut bisa masuk ke fase telogen (rontok). Bahkan, rambut rontok dapat terjadi hingga tiga bulan setelah stres. Namun, setelah rambut rontok di awal, rambut biasanya tumbuh kembali dalam enam sampai sembilan bulan.

 

Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam Jurnal Patologi Amerika menyatakan bahwa folikel rambut merupakan target yang penting bagi pemicu stres.

 

Pengaruh neurohormon, neuropeptida dan neurotransmitter selama stres secara signifikan dapat mempengaruhi aktivitas siklik folikel rambut.

 

Kemudian, sebuah studi tahun 2007 yang dipublikasikan dalam Akademi Dermatologi Amerika menegaskan bahwa stres dapat menyebabkan masalah kulit, seperti jerawat, kuku rapuh atau bahkan rambut rontok.

 

Untuk melawan stres, cobalah beberapa latihan pengusir-stres sederhana, bermeditasi, berlatih pernapasan dalam dan mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan pemicu stres dari kehidupanmu.

 

 

 

Diet Buruk Secara Langsung Memengaruhi Kulit

 

 

Apa yang kamu makan memiliki dampak langsung pada kulit dan kesehatan rambutmu. Rambut membutuhkan berbagai vitamin, mineral dan protein untuk tetap sehat.

 

Sebuah studi tahun 2002 yang diterbitkan dalam Dermatologi Klinis dan Eksperimental menyoroti hubungan antara faktor gizi dan rambut rontok. Studi ini menunjukkan peran asam amino esensial, protein, zat besi dan seng serum untuk pertumbuhan rambut.

 

Oleh karena itu, penting untuk mengikuti diet sehat demi menikmati rambut sehat.

 

Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Kedokteran Korea menunjukkan bahwa zat besi memainkan peran tertentu, terutama di pola rambut rontok perempuan premenopause.

 

Demi mendapatkan rambut sehat, kamu harus menyertakan makanan sehat dan alami yang kaya akan protein, vitamin E dan zat besi dalam dietmu. Kamu juga harus menyertakan makanan yang kaya mineral, seperti seng dan tembaga.

 

Jangan makan makanan junk food dan hindari mengikuti diet yang sangat ketat atau fad diet, karena dapat menyebabkan kekurangan gizi yang dapat menyebabkan rambut rontok, menipis, dan kusam dan rapuh.

 

 

 

Alat Penata Rambut Berkontribusi Terhadap Rambut Rusak

 

 

Saat ini, kebanyakan dari kita cenderung untuk bereksperimen dengan rambut kita dan akhirnya sering menggunakan alat penata rambut.

 

Bahkan penggunaan pengering rambut untuk sehari-hari menyebabkan kerusakan yang signifikan pada rambutmu. Panas dari pengering merngambil serum dari rambutmu, sehingga terlihat kering dan kusam.

 

Untuk mengurangi kerusakan rambutmu, atur pengering rambut pada pengaturan rendah dan terus gerakan ke atas dan ke bawah. Namun, selalu lebih baik untuk membiarkan rambut basah kering secara alami.

 

Sebuah studi tahun 2011 yang diterbitkan dalam Sejarah Dermatologi melaporkan bahwa menggunakan pengering rambut menyebabkan lebih banyak kerusakan permukaan dari pada pengeringan secara alami. Bahkan, menggunakan pengering rambut pada jarak 15 cm dengan gerakan terus menerus menyebabkan kerusakan yang relatif lebih sedikit.

 

Perawatan styling lainnya seperti meluruskan dan keriting berkontribusi pada lebih banyak rambut rontok jika sering dilakukan. Ketika menggunakan pelurus rambut atau pengeriting untuk menata rambutmu, semakin sedikit panas adalah yang lebih baik. Terlalu banyak panas dapat menyebabkan kerusakan serius termasuk rambut patah.

 

 

 

Menggunakan Produk Kimia Pada Rambut

 

 

Untuk menjaga rambut tetap sehat, banyak dari kita mengandalkan shampoo, gel, serum dan produk styling rambut komersial lainnya. Tapi tidak semua produk yang tersedia di pasaran baik untuk rambutmu.

 

Banyak produk mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan besar untuk rambutmu, yang mungkin tidak dapat diperbaiki lagi.

 

Bahan kimia seperti hidrogen peroksida dan amonia yang ditemukan dalam pewarna rambut dapat menyebabkan rambut menipis dan rambut rontok. Dihidrotestosteron atau DHT adalah zat kimia berbahaya lain yang ditemukan dalam shampoo yang dapat berkontribusi terhadap rambut rontok.

 

Dalam penenang rambut, bahan kimia utama yang menjadi perhatian adalah natrium hidroksida, yang dapat melemahkan rambut dan menyebabkan infeksi kulit kepala.

 

Hindari membebani rambutmu dengan produk-produk berbasis kimia yang keras. Sebaliknya, pilih produk herbal dan resep buatan sendiri untuk masker rambut atau pewarna rambut yang menggunakan bahan-bahan alami.

 

 

 

 

Berenang dalam Air yang Mengandung Klorin (Kaporit)

 

 

Berenang adalah salah satu kegiatan terbaik untuk membantumu tetap fit dan sehat. Tapi berenang di kolam renang dengan air yang mengandung klorin (kaporit) tidak baik untuk rambutmu.

 

Ada lebih dari 100 sisa bahan kimia di kolam yang menggunakan klorin sebagai desinfektan. Sisa bahan ini tidak baik untuk kesehatanmu serta kesehatan rambutmu. Bahkan, penumpukan klorin di rambut menyebabkan rambut rusak, kusut dan rapuh.

 

Selain itu, klorin dapat menghapus minyak alami yang menutup pangkal rambut, yang menyebabkan hilangnya kilau dan kelenturan rambut, serta membuat rambutmu lebih rentan patah.

 

Dalam studi tahun 2000 yang diterbitkan dalam Jurnal Dermatologi, peneliti memeriksa 67 ahli perenang dan 54 non-perenang dan menemukan bahwa 61 persen dari perenang menunjukkan gejala perubahan warna rambut dibandingkan dengan non-perenang.

 

Jika kamu suka berenang, cobalah berenang di kolam dengan klorin hanya sesekali. Lebih baik, pakai topi renang. Pastikan untuk mandi dan keramasi rambutmu segera setelah berenang. Jangan biarkan air kolam mengering di rambutmu.

 

 

 

Menyasak Akan Membuat Rambut Rusak

 

 

Menyasak rambutmu dengan sembrono akan sangat merusak karena rambutmu menjadi kusut. Bahkan, hal ini dapat menyebabkan rambut bercabang dan patah selama berbulan-bulan.

 

Saat menyasak, ketika kamu mengangkat kutikula, hal tersebut akan sangat merusak serat alami dari protein yang membentuk kutikula.

 

Demikian pula, menyisir dengan agresif atau terlalu sering menyisir juga tidak dianjurkan karena menyebabkan terlalu banyak gesekan dan membuat rambut rusak, lemah dan rapuh.

 

Jika kamu masih tidak mau berhenti menyasak rambut, lakukan sesekali saja dan gunakan sisir bergigi halus. Juga, ingat untuk memperlakukan rambutmu dengan lambut saat menyasaknya dan jangan mencoba untuk menyasak terlalu banyak sekaligus.

 

Di sore hari, pastikan untuk menyisir lembut rambut sasak tersebut, mulai dari ujung sampai ke akar-akarnya.

 

 

 

Memakai Gaya Rambut yang Terlalu Ketat

 

 

Jika kamu suka menata rambut dengan ketat seperti ekor kuda, kepang, knot (ikatan) dan bun (cepol), kamu akan ingin berpikir dua kali lain kali. Gaya rambut ini bisa menjadi penyebab rambut kamu rusak.

 

Gaya rambut yang ketat memberikan ketegangan yang berlebihan pada folikel rambut, yang dapat menyebabkan kerusakan rambut dan bahkan rambut rontok. Hal ini juga dapat menyebabkan alopecia traksi, sebuah kondisi yang secara permanen melemahkan folikel dan membuat rambut tidak mungkin tumbuh. Memakai rambut tambahan dan hair extentions (rambut sambungan) juga memiliki efek yang sama.

 

Dalam sebuah penelitian tahun 2016 yang diterbitkan dalam Jurnal Akademi Dermatologi Amerika, peneliti menemukan hubungan yang kuat antara gaya rambut yang menarik kulit kepala (ekor kuda, kepang, knot dan cepol yang ketat) dan pengembangan alopecia traksi, atau rambut rontok secara bertahap.

 

Hal ini terjadi karena kerusakan yang terjadi pada folikel rambut dari ketegangan berkepanjangan atau berulang-ulang pada akar rambut.

 

Cobalah mengurai rambutmu bila memungkinkan dan, jika mengikat rambutmu, pastikan sedikit longgar. Selain itu, jangan memakai gaya rambut yang sama setiap hari.

 

 

 

Menyikat Rambut Saat Masih Basah

 

 

Orang-orang sering menyikat atau menyisir rambut basah mereka segera setelah mandi, tanpa mempertimbangkan bagaimana berbahayanya hal tersebut untuk rambut.

 

Ketika basah, helaian rambutmu rapuh dan lebih rentan terhadap kerusakan.

 

Cara terbaik adalah untuk menyisir rambutmu sebelum mencucinya untuk mengurangi kekusutan. Setelah mencuci, tepuk-tepuk rambutmu dengan handuk lembut dan biarkan kering dengan sendirinya sebelum menyisir. Bahkan, kamu harus menyisir rambutmuu ketika sedikit lembab. Rambut yang sedikit lembab juga lebih mudah untuk ditata.

 

Tidur dengan rambut basah adalah hal lain yang tidak boleh dilakukan karena menyebabkan kusut di pagi hari akibat gesekan dari bantal. Sebaiknya, gunakan sarung bantal satin saat tidur untuk menghindari gesekan.

 

 

 

Mencuci Rambut Berlebihan Justru Membuat Rambut Rusak

 

 

Mencuci rambut berlebihan adalah kesalahan lain yang sangat umum yang dilakukan orang ketika membicarakan perawatan rambut.

 

Terlalu sering keramas dapat menghisap kelembaban alami rambutmu dan mengeringkannya, menyebabkan rambut rusak.

 

Pastikan untuk mencuci rambut tiga kali seminggu. Jika kamu berkeringat atau menggunakan banyak produk, cuci rambut setiap dua hari.

 

Saat mencuci, gunakan shampoo yang tepat untuk jenis dan tekstur rambutmu. Hal ini akan membantu menambah kelembapan, volume dan kecantikan untuk rambutmu.

 

Selain terlalu sering mencuci, orang sering salah memperlakukan rambut basah mereka. Setelah mencuci, kutikula pelindung sedikit terangkat, membuat helai rambutmu rapuh dan lebih rentan terhadap kerusakan. Inilah sebabnya mengapa kamu harus menghindari pengeringan dengan handuk secara agresif.

 

 

 

Mandi Air Panas Membuat Rambut Rusak

 

 

Mandi setiap hari adalah salah satu kebiasaan higienis yang harus dilakukan setiap orang. Tapi, meskipun mandi air panas dengan lama memang terasa menyenangkan, kenyataannya hal tersebut menyebabkan kerusakan besar pada rambutmu.

 

Panas dari air mandi panas dapat menanggalkan minyak rambut alami (serum) akmu, tanpanya rambut menjadi kering dan rapuh. Hal ini dapat membuat rambutmu lebih rentan terhadap kerusakan dan kerontokan.

 

Untuk mendapatkan rambut sehat, nikmati mandi dengan air hangat tidak lebih dari 10 sampai 15 menit, dua atau tiga kali seminggu saja. Untuk bilasan akhir, gunakan air dingin untuk membantu mengunci kelembapan. Cara ini akan membuat rambut Anda tampak berkilau dan sehat.

 

Juga, setelah mandi, tepuk kulitmu agar kering dengan handuk lembut dan hindari menggosok rambutmu dengan berlebihan. Biarkan rambut kering secara alami dan tidak menggunakan pengering rambut.

 

Comment 1Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.