Efek Samping Teh Hijau Sebagai Pengurang Berat Badan

Inilah beberapa efek samping dari teh hijau sebagai obat diet/pengurang berat badan. Rupanya efek samping teh hijau banyak yang buruk juga!
584
efek samping teh hijau

Teh Hijau memiliki sifat antioksidan, karena mengandung konsentrasi tinggi dari polifenol, seperti yang telah dijelaskan oleh Pusat Kesehatan Universitas Maryland (UMMC). Minuman ini juga dapat meningkatkan metabolisme dan membantu pembakaran lemak. Anda dapat menggunakan teh hijau untuk menurunkan berat badan dengan minum teh atau mengonsumsi teh hijau sebagai suplemen. Terdapat sebuah studi, seperti yang telah dicatat oleh UMMC, yang menemukan bahwa teh hijau yang memiliki kandungan kafein dapat meningkatkan penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan pada individu yang kelebihan berat badan. Tetapi, apakah efek samping teh hijau?

Efek samping teh hijau: kandungan kafein

 

Teh hijau mengandung kafein dan mengonsumsi kafein dalam jumlah besar dapat menyebabkan banyak efek samping menurut penuturan dari UMMC. Hal ini terutama berlaku bagi orang yang tidak terbiasa dengan kafein. Kemungkinan efek samping termasuk pusing, insomnia, gelisah, mudah marah, perasaan gelisah dan detak jantung makin kencang. Sejumlah besar kafein juga dapat menyebabkan sakit perut, mual, dan diare. Overdosis konsumsi kafein juga mungkin, dengan gejala sakit kepala, kejang perut, mual, dan muntah. Overdosis kafein memerlukan perhatian medis.

Efek samping teh hijau: sebagai Dieuretik

 

Karena mengandung kafein, teh hijau menyebabkan naiknya laju urinasi, atau disebut dengan diuretik, dan hal ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan, seperti yang dijelaskan oleh dokter Andrew Weil. Dehidrasi dapat terjadi jika Anda tidak mengisi ulang cairan yang hilang melalui seringnya buang air kecil, karena sel-sel mulai menyerap air dari darah. Minumlah banyak cairan non-kafein ketika mengonsumsi teh hijau untuk menurunkan berat badan.

Efek Buruk Yang Serius

 

Kafein juga dapat menyebabkan efek kesehatan memburuk yang lebih serius, menurut Weil. Kafein dapat mengakibatkan jantung berdebar hebat dan denyut jantung menjadi tidak teratur. Hal ini dapat menyebabkan atau memperburuk tekanan darah tinggi. Kafein juga dikaitkan dengan masalah prostat dan gangguan saluran kemih lainnya. Substansi yang dikandung kafein dapat menyebabkan iritasi pada saluran kemih dan menyebabkan otot halus dari kandung kemih dan prostat mengerut, dan hal ini dapat menyebabkan buang air kecil lebih sulit.

(Baca Juga: 16 Cara Menurunkan Berat Badan Secara Cepat)

Penyakit Hati

 

 

Beberapa orang telah melaporkan masalah penyakit hati ketika mengambil ekstrak teh hijau yang pekat, menurut Institusi Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH). Efek samping ini tidak terkait dengan meminum atau infusi dari minuman teh hijau. Kasus-kasus ini sangat jarang dan belum pasti terkait dengan teh hijau. NIH merekomendasikan untuk orang-orang yang mengonsumsi ekstrak teh hijau pekat dengan makanan, dan berhenti menggunakan ekstrak teh hijau dan mencari bantuan medis jika tanda-tanda masalah penyakit hati terjadi, misalnya warna urine yang gelap atau penyakit kuning.

Interaksi Pada Obat

 

Teh hijau dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah ketika dikonsumsi dengan Monoamine Oxidase Inhibitors (MAOIs), sebuah obat medikasi yang diresepkan untuk mengobati depresi, menurut penuturan UMMC. Efek samping ini dapat mengancam nyawa. Orang yang memakai MAOIs seharusnya tidak menggunakan teh hijau untuk menurunkan berat badan atau pun untuk alasan lainnya.

Comment 1Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.