Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Selulitis

Mengatasi selulitis bisa juga dibantu dengan pengobatan sederhana ala rumahan sebagai pendamping perawatan dokter.
6714
mengatasi selulitis

Selulitis adalah infeksi kulit yang umum terjadi namun berpotensi serius yang terjadi pada lapisan kulit yang lebih dalam dan jaringan subkutan. Oleh karenanya, jangan diamkan dan segera lakukan pengobatan untuk mengatasi selulitis Anda. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh bakteri staphylococcus dan streptococcus, tetapi juga dapat disebabkan oleh jenis bakteri lain.

 

Hal ini terjadi di daerah di mana kulit mengalami luka terbuka, seperti teriris, terkikir, tergigit serangga, luka, terbakar, luka bedah, atau di mana kondisi kulit memburuk dari kondisi seperti eksim, psoriasis, atau infeksi jamur.

 

Umumnya, bakteri terdapat pada kulit, tetapi mereka tidak menyebabkan hal yang berbahaya kecuali jika mereka masuk ke dalam kulit. Luka pada kulit memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam kulit dan menyebabkan infeksi.

 

Faktor-faktor seperti sistem kekebalan tubuh yang lemah, cacar air atau herpes zoster, diabetes, obesitas, masalah sirkulasi darah, lymphedema, penyalahgunaan obat, dan pernah mengalami selulitis meningkatkan risiko meluasnya masalah selulitis ini.

 

Meskipun infeksi sebagian besar terjadi pada kaki bagian bawah, infeksi ini bisa terjadi di mana saja pada tubuh Anda. Daerah yang terinfeksi biasanya terlihat merah dan bengkak, terasa panas, perih, dan menyakitkan.

 

Kebanyakan kasus selulitis adalah ringan dan cenderung membaik dalam beberapa hari atau beberapa minggu, tetapi pada suatu waktu, dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius atau masalah berbahaya lainnya. Bahkan, jika tidak ditangani, bisa berakibat fatal.

 

Jadi, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat, terutama jika infeksi parah, serta tidak membaik dalam beberapa hari, atau jika Anda memiliki masalah medis lainnya.

 

Berikut adalah 10 pengobatan rumahan untuk mengatasi selulitis.

 

Sembari melakukan perawatan alami, adalah penting untuk mengonsumsi seluruh antibiotik yang diresepkan oleh dokter Anda.

 

Mengatasi Selulitis dengan Tea Tree Oil

 

Karena sifat antibakteri, sifat antijamur, dan anti-inflamasinya yang kuat, tea tree oil sangat manjur untuk mengatasi selulitis.

 

– Basahi kapas dengan air dan bubuhi dengan satu atau dua tetes minyak esensial tea tree di atasnya. Oleskan pada area yang terkena infeksi. Biarkan selama beberapa jam sebelum kemudian dicuci bersih.

– Atau, Anda dapat mencampur beberapa tetes minyak tea tree pada sayu sendok teh gel lidah buaya atau madu asli. Oleskan pada kulit Anda dan biarkan selama beberapa jam sebelum membilasnya sampai bersih.

 

Gunakan salah satu dari pengobatan ini sekali atau dua kali sehari sampai Anda puas dengan hasilnya.

 

Minyak Kelapa Bantu Atasi Selulitis Anda

 

 

Jenis minyak ini mengandung asam lemak rantai sedang, khususnya asam laurat yang membantu melawan bakteri. Tak hanya itu, minyak kelapa juga melembutkan kulit dan memiliki efek menyembuhkan.

 

– Oleskan minyak kelapa pada daerah yang terkena infeksi.

– Biarkan selama beberapa jam dan kemudian cuci.

– Oleskan kembali beberapa kali dalam sehari sampai sembuh.

 

Mengatasi Selulitis, Cobalah Bubuk Kunyit

 

Kunyit adalah antibiotik dan antiseptik alami yang kuat untuk mencegah dan mengatasi selulitis. Bahan aktif bernama kurkumin dalam kunyit juga memiliki manfaat anti-inflamasi.

 

– Campurkan satu sendok teh bubuk kunyit dalam segelas susu dan didihkan. Anda juga dapat menambahkan sedikit madu. Minum susu kunyit ini sekali atau dua kali sehari sampai infeksi benar-benar sembuh.

– Atau, Anda dapat mengonsumsi 400 sampai 600 mg bubuk kurkumin terstandardisasi, tiga kali sehari selama beberapa minggu untuk beberapa bulan.

– Anda juga dapat membuat tapel kunyit dengan mencampur satu sendok makan madu asli, satu sendok teh bubuk kunyit, dan tiga tetes minyak tea tree pada satu atau dua sendok teh tanah liat bentonit, untuk kemudian membentuk pasta. Oleskan pada daerah yang terinfeksi dan biarkan selama 15 sampai 20 menit sebelum membilasnya sampai bersih. Gunakan pasta ini setiap hari selama beberapa hari.

 

Calendula Berkhasiat Mengatasi Selulitis

 

Calendula berefek menenangkan kulit yang perih dan meradang, serta melawan infeksi. Selain itu, calendula juga meningkatkan aliran darah ke daerah yang terinfeksi dan merangsang produksi kolagen, sehingga meningkatkan kemungkinan penyembuhan luka.

 

– Rendam dua sendok teh bunga calendula dalam secangkir air panas selama 10 menit. Celupkan sehelai kain bersih kain pada air rendaman ini dan letakkan pada daerah yang terinfeksi. Biarkan selama 15 sampai 20 menit. Ulangi tiga atau empat kali sehari selama beberapa minggu.

– Anda juga dapat mengoleskan krim calendula beberapa kali sehari sampai Anda melihat perbaikan.

 

 

Minyak Oregano Efektif Bantu Mengatasi Selulitis

 

Sebagai antibiotik alami, minyak oregano adalah obat rumahan yang efektif untuk mengatasi selulitis. Oregani mengandung senyawa fenolik seperti carvacrol dan thymol yang bersifat antivirus, antibakteri, antijamur, dan anti-inflamasi.

 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Drugs di Dermatology menemukan bahwa olesan salep yang mengandung 3 persen ekstrak oregano mengurangi kontaminasi bakteri dan infeksi lanjutan pada pasien dengan luka pasca-operasi.

 

– Encerkan 10 sampai 12 tetes minyak oregano dengan dua sendok makan minyak zaitun, minyak kelapa, minyak jojoba, atau minyak campuran lainnya. Oleskan pada daerah yang terinfeksi dan biarkan selama beberapa jam. Cuci besih dan oleskan kembali beberapa kali dalam sehari.

– Anda juga dapat melakukan pengobatan dari dalam. Campur tiga tetes minyak oregano dengan satu sendok makan minyak kelapa. Anda juga dapat menambahkan satu sendok teh madu. Konsumsi campuran ini lima kali sehari selama tiga atau empat hari. Kemudian, kurangi menjadi tiga kali sehari selama tujuh sampai 10 hari.

– Pilihan lainnya adalah dengan mencampur lima tetes minyak oregano dalam segelas air atau jus buah. Minum 3-5 kali sehari selama beberapa hari dan kemudian kurangi dosis menjadi tiga tetes sebagai dosis penjagaan selama sekitar 10 hari.

 

Catatan: Jangan gunakan minyak oregano tanpa diencerkan pada kulit yang terluka. Wanita hamil harus menghindari penggunaan minyak oregano karena dapat merangsang rahim dan menginduksi menstruasi.

 

Mengatasi Selulitis Bisa dengan Madu Manuka

 

Madu manuka merupakan madu asli Selandia Baru. Mengandung banyak sekali fitokimia yang efektif dalam mengendalikan infeksi Staph (infeksi yang disebabkan oleh kelompok bakteri Staphylococcus). Senyawa aktif dalam madu ini juga telah dibuktikan mampu menghambat resistensi antibiotik MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus). Madu manuka juga membantu mempercepat penyembuhan luka.

 

– Oleskan madu manuka pada daerah yang terinfeksi.

– Biarkan selama beberapa jam sebelum kemudian dibersihkan.

– Lakukan pengobatan ini beberapa kali sehari sampai Anda puas dengan hasilnya.

 

 

Fenugreek Bantu Atasi Selulitis

 

Oleh karena mengandung flavonoid, biji fenugreek dapat digunakan secara eksternal pada kulit untuk mengurangi peradangan dan infeksi kulit.

 

– Rendam dua sendok makan biji fenugreek dalam air hangat selama beberapa jam.

– Haluskan bersama dengan sedikit air untuk membuat pasta.

– Oleskan pasta ini pada daerah yang terinfeksi.

– Biarkan selama beberapa jam sebelum kemudian dibersihkan.

– Ulangi setiap hari sampai Anda berhasil mengatasi selulitis.

 

Menyembuhkan Selulitis dengan Bawang Putih

 

Bawang putih adalah salah satu antibiotik alami untuk memerangi infeksi, berkat senyawa allicin aktif dengan sifat antimikrobanya yang kuat. Selain itu, bawang putih juga membantu mengurangi peradangan sebagai hasil dari aktivitas anti-inflamasinya.

 

– Makanlah tiga atau empat siung bawang putih mentah yang ditumbuk setiap hari selama beberapa minggu. Jika Anda terganggu oleh rasa dan baunya yang kuat, minum segelas susu sesudahnya.

– Anda juga dapat menggoreng dua siung bawang putih dalam minyak kelapa, dinginkan dan saring minyaknya, kemudian oleskan pada daerah yang terinfeksi. Biarkan selama beberapa jam sebelum dibersihkan. Gunakan sekali atau dua kali sehari.

– Cukup dengan mengoleskan bawang putih yang ditumbuh pada area yang terinfeksi selama beberapa menit juga dapat membantu mengatasi selulitis, tetapi tidak cocok untuk mereka yang memiliki kulit sensitif.

 

Herba Echinacea dapat Mengatasi Selulitis

 

Echinacea juga dapat digunakan untuk mengatasi selulitis karena memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tanaman ini mengandung flavonoid dengan antibiotik, antimikroba, anti-inflamasi, dan anti-alergi.

 

Anda dapat menggunaman ramuan ini secara internal atau mengoleskan secara topikal pada kulit dalam bentuk gel atau krim untuk mengobati iritasi dan peradangan kulit. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan ramuan ini untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Catatan: Echinacea tidak cocok untuk mereka yang menderita gangguan autoimun seperti lupus atau rematik arthritis.

 

 

Arang Aktif Bantu Mengatasi Selulitis

 

Dengan bentuknya yang berpori, arang aktif membantu menarik keluar racun dan kotoran kimia yang berkontribusi terhadap peradangan dan infeksi kulit.

 

– Campurkan setiap satu sendok makan bubuk arang aktif dan flaxseed (biji benih dari bunga flax (Linium usistatissinum) yang sudah dihaluskan dengan air yang cukup untuk membuat pasta.

– Oleskan pada selembar handuk kertas dan tutup dengan handuk kertas lainnya.

– Letakkan tapel ini pada daerah yang terinfeksi, tutup dengan selembar plastik dan kencangkan dengan perekat.

– Biarkan selama beberapa jam atau semalaman.

– Lakukan pengobatan ini setiap hari selama beberapa hari.

 

Jika infeksi menyebar dan Anda mengalami gejala seperti demam, menggigil, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, napas cepat atau kelelahan, segera hubungi dokter Anda.

 

 

Comment 4Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.