10 Cara Alami untuk Mengatasi Infeksi Mata

Beberapa jenis infeksi mata memang bukanlah masalah yang serius, namun jangan dibiarkan begitu saja jika tidak ingin bertambah parah.
18294
Mengatasi Infeksi Mata dengan Cepat Ala Rumahan

Infeksi mata adalah masalah yang sangat umum yang dapat menjangkiti orang-orang dari segala usia. Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus, alergi atau alat mikrobiologis lain dan dapat merusak satu atau kedua mata. Karenanya, penting untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasi infeksi mata.

  • Ada berbagai jenis infeksi mata, seperti:

  • Konjungtivitis atau penyakit mata merah: Infeksi ini menyebabkan mata memerah serta menyebabkan iritasi. Penyakit mata merah biasanya karena virus, tapi kadang-kadang bisa menjadi reaksi bakteri atau alergi.
  • Mata bintitan atau hordeolum: Disebabkan oleh bakteri stafilokokus yang hidup di permukaan kulit. Yang menyebabkan pembentukan benjolan merah di kelopak mata atau di pangkal bulu mata. Jenis infeksi ini bisa gatal atau menyakitkan.
  • Blefaritis (peradangan tepi kelopak mata): Terjadi ketika kelenjar minyak kecil dekat pangkal bulu mata tersumbat dan kelopak mata terinfeksi. Infeksi ini menyebabkan gatal intens dan sensasi terbakar. Blefaritis juga dapat menyebabkan mata berair terus-menerus dan perasaan bahwa ada sesuatu di mata.
  • Orbital selulitis (infeksi akibat peradangan): Pada infeksi bakteri ini, jaringan sekitar mata terinfeksi. Infeksi ini bisa menjadi infeksi berbahaya dan dapat menyebabkan masalah abadi.
  • Keratitis (peradangan kornea mata): Infeksi yang melibatkan bakteri, virus, jamur atau parasit ini disebabkan terutama karena adanya benda asing di mata, yang menyebabkan cedera pada kornea.
  • Dakriosistitis (infeksi kantong air mata): Infeksi ini terjadi pada saluran air mata.

Penyebab Infeksi Mata

 

Kekurangan imun, trauma, operasi, paparan terhadap bahan kimia berbahaya, kebersihan yang buruk dan paparan terhadap seseorang dengan infeksi mata menular juga dapat menyebabkan infeksi dari berbagai jenis.

Beberapa gejala umum infeksi mata yakni mata berair terus, kemerahan, kelopak mata bengkak, nyeri, gatal, perasaan seperti ada pasir di mata, cairan kuning atau pengerasan kulit di sekitar mata.

Gejala tersebut dapat bervariasi dalam intensitas dari ringan sampai berat, tergantung pada tingkat dan jenis infeksi.

Meski infeksi mata biasanya tidak menyebabkan masalah permanen dan jarang menjadi masalah kesehatan yang serius, namun dapat menimbulkan banyak ketidaknyamanan.

Namun, penting memeriksakan ke dokter terlebih dahulu untuk menyingkirkan kondisi serius yang dapat merusak retina, pembuluh darah atau saraf optik di dalam mata, jika tidak diobati.

Sementara itu, kamu dapat mencoba banyak obat rumahan yang mudah, murah dan efektif untuk mengurangi gejala dan mempercepat proses penyembuhan.

Berikut adalah 10 obat rumahan top untuk mengatasi infeksi mata.

Kompres hangat untuk mata bintitan dan mata merah

 

Kompres hangat adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mata bintitan atau penyakit mata merah (konjungtivitis). Panas dari kompres hangat meningkatkan sirkulasi darah ke daerah tersebut dan meningkatkan penyembuhan. Kompres hangat juga membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak dan mencegah infeksi lebih lanjut.

  • Celupkan handuk bersih bebas serat dalam air panas dan peras kelebihan cairan tersebut.
  • Tahan kain hangat dan basah ini pada kelopak mata tertutup selama 5 menit sekaligus. Ulangi beberapa kali.
  • Bersihkan debris berminyak atau kerak air yang terkumpul pada kelopak mata atau bulu mata menggunakan kain bersih.
  • Lakukan cara ini beberapa kali sehari sampai kamu merasa lebih baik.

Catatan: Jika infeksi di kedua mata, gunakan kompres hangat terpisah untuk masing-masing mata.

Mengatasi infeksi mata dengan eyebright

 

Eyebright (Euphrasia atau tanaman yang digunakan untuk kesehatan mata) adalah obat herbal lain yang efektif untuk mengatasi infeksi mata dan iritasi, terutama konjungtivitis atau mata merah.
Kekuatan melawan infeksi dan pengering cairan dari tanaman eyebright mempercepat proses penyembuhan dan mencegah penyebaran infeksi.

Sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan dalam Jurnal Kedokteran Alternatif dan Komplementer mencatat bahwa tetes mata dosis tunggal euphrasia efektif untuk berbagai kondisi konjungtivis.

  • Rendam 1 sendok teh herbal eyebright dalam 1 cangkir air mendidih selama sekitar 10 menit. Biarkan hingga dingin, kemudian saring menggunakan kain tipis yang bersih. Gunakan larutan ini sebagai cuci mata, beberapa kali sehari.
  • Kamu juga dapat menggunakan tetes mata homeopati euphrasia 10% untuk mengatasi gangguan atau peradangan mata. Gunakan satu tetes pada masing-masing mata beberapa kali sehari setiap hari sampai infeksi tersebut hilang.

Larutan garam untuk mata meradang dan gatal

 

Kamu dapat menggunakan larutan garam buatan sendiri untuk mengatasi infeksi mata. Bilas dengan larutan garam baik untuk mata iritasi, meradang dan gatal.

Larutan ini membantu membersihkan kotoran yang terkumpul di mata dan mengontrol infeksi, sehingga memastikan bahwa infeksi tersebut tidak menyebar.

  • Campurkan 1 sendok teh garam dalam 1 cangkir air.
  • Rebus larutan tersebut dan biarkan benar-benar dingin.
  • Gunakan untuk membilas mata yang terkena secara menyeluruh.
  • Lakukan pengobatan rumahan ini beberapa kali sehari.

Catatan: Jika memungkinkan, gunakan air suling karena air keran mungkin mengandung bahan kimia dan kotoran.

Mengatasi infeksi mata dengan koloid perak

 

Koloid perak juga dapat digunakan untuk mengurangi iritasi mata dan gatal yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri.

Koloid perak mengandung partikel perak kecil yang tersuspensi dalam air yang, bila digunakan sebagai obat tetes mata, koloid perak tersebut mengangkat sel yang terinfeksi dengan menarik mereka secara elektromagnetik. Sel-sel yang terinfeksi ini kemudian dikirim ke dalam aliran darah untuk dihilangkan.

  • Teteskan 2 tetes koloid perak pada masing-masing mata dan berkedip sedikit. Gunakan dua kali sehari sampai infeksi hilang.
  • Pilihan lain adalah dengan membeli salep koloid perak yang dijual bebas di pasar dan mengoleskannya di sekitar mata untuk mencegah gatal-gatal.

Membunuh bakteri penyebab infeksi dengan madu

 

Madu memiliki sifat antibakteri yang dapat membunuh bakteri berbahaya di mata yang mungkin menyebabkan infeksi.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Kornea menyoroti efek antibakteri madu pada flora mata pada defisiensi air mata dan penyakit kelenjar meibom.

Untuk hasil terbaik, gunakan madu manuka atau madu organik.

  • Campurkan secara menyeluruh madu dan air suling dengan bagian yang sama. Gunakan bola kapas bersih, oleskan larutan ini pada mata. Lakukan cara ini 2 atau 3 kali sehari sampai gejala telah hilang.
  • Kamu juga dapat meneteskan satu tetes madu langsung di mata. Melalui air mata alami, madu akan membantu menyingkirkan debris atau kotoran pada mata. Gunakan 2 atau 3 kali sehari.

Mengatasi infeksi mata dengan teh hijau

 

Teh hijau kaya akan asam tanat yang dapat membantu mencegah infeksi. Teh hijau dapat memberikan keringanan dari mata gatal serta mengurangi bengkak di bawah mata. Juga mengandung berbagai nutrisi dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan mata secara keseluruhan. Rendam 2 kantong teh hijau dalam air panas selama beberapa detik.

  • Angkat dari air, peras kelebihan air dan letakkan kedua teh dan kantong teh tersebut di lemari es untuk mendinginkannya.
  • Pertama, gunakan teh dingin untuk mencuci mata.
  • Kemudian, letakkan kantong teh dingin dan basah pada mata tertutup selama 10 sampai 15 menit.
  • Ulangi hingga 3 kali sehari sampai gejala hilang.

Selain kantong teh hijau, kamu dapat menggunakan kantong teh hitam.

Mengobati kemerahan dan bengkak dengan kamomil

 

Kamomil dikenal akan sifat anti-iritasi, anti-inflamasi dan antimikroba yang dikandungnya, sehingga sangat efektif untuk mengobati mata merah (konjungtivitis). Sifat penyejuk dan menenangkan yang dimiliki kamomil membantu mengurangi kemerahan, iritasi dan bengkak di bawah mata.

  • Letakkan 1 sendok teh bunga kamomil kering dalam secangkir air disaring yang mendidih. Tutup dan rendam selama 5 menit. Saring dan biarkan dingin hingga suhu kamar. Gunakan larutan ini untuk membersihkan mata bagian dalam serta luar. Ulangi setiap beberapa jam sepanjang hari.
  • Kamu juga dapat meletakkan bekas kantong teh kamomil dalam lemari es. Letakkan pada kelopak mata tertutup selama tidak lebih dari 10 menit sekaligus untuk membantu mengurangi pembengkakan. Lakukan cara ini beberapa kali sehari.

Mengatasi infeksi mata dengan asam borat

 

Asam borat dapat membantu mengatasi masalah yang berhubungan dengan infeksi mata, seperti kemerahan, kering, sensasi terbakar dan mata berair. Sifat antibakteri dan antijamurnya yang ringan membantu mengobati infeksi dan meredakan iritasi.

  • Campurkan seperdelapan sendok teh asam borat golongan obat dalam 1 cangkir air yang disaring.
  • Didihkan larutan ini, kemudian biarkan hingga dingin.
  • Saring larutan melalui kain tipis yang bersih.
  • Gunakan larutan sebagai pencuci mata.
  • Ulangi hingga 3 kali sehari. Gunakan larutan baru setiap kali mencuci mata.

Catatan: Sensasi sedikit menyengat atau terbakar dapat terjadi dengan penggunaan asam borat, tapi sensasi tersebut akan segera pergi.

Melawan infeksi bakteri dengan cuka sari apel

 

Untuk mengobati mata merah, cuka sari apel sangat efektif. Asam malat dalam cuka sari apel yang tidak dipasteurisasi bekerja seperti agen antimikroba, yang membantu melawan infeksi bakteri. Bahkan membantu menghilangkan kuman dan kotoran pada mata untuk meningkatkan penyembuhan.

  • Campurkan 1 sendok teh cuka sari apel murni mentah dalam segelas air yang disaring. Celupkan bola kapas dalam larutan ini.
  • Gunakan untuk mencuci bagian luar mata yang terinfeksi secara menyeluruh.
  • Ulangi setiap beberapa jam selama beberapa hari.

Mengatasi infeksi mata dengan ASI

 

Obat ini sangat efektif dan aman untuk mengatasi mata merah, terutama pada bayi.
ASI mengandung antibodi tertentu, terutama imunoglobulin E, yang mencegah bakteri penyebab infeksi agar tidak melekat pada permukaan mukosa mata. Yang kemudian membatasi pertumbuhan bakteri, membantu menyembuhkan infeksi dengan cepat.

  • Taruh sedikit ASI ke dalam cangkir.
  • Dengan menggunakan penetes mata yang bersih, teteskan 2 atau 3 tetes ASI ke mata yang terinfeksi.
  • Oleskan kembali setiap beberapa jam atau sesuai kebutuhan.

ASI juga efektif dalam mengobati infeksi telinga pada bayi.

Tips tambahan untuk mengatasi infeksi mata

 

  • Percikkan air dingin pada mata beberapa kali sehari untuk memperkuat mata.
  • Kamu dapat menggunakan obat tetes mata yang dijual di pasaran untuk meringankan gejala yang berhubungan dengan infeksi.
  • Bilas mata dengan air mawar murni setidaknya dua kali sehari. Kamu juga dapat menggunakan air mawar sebagai tetes mata untuk bantuan instan dari rasa gatal.
  • Encerkan sedikit sampo bayi tanpa air mata dalam 1 cangkir air dan gunakan untuk membersihkan semua debris dalam atau di sekitar mata.
  • Selama infeksi, hindari memakai lensa kontak selama beberapa hari.
  • Jangan menyentuh mata yang terinfeksi tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.
  • Hindari berbagi handuk atau tidur dengan siapa pun untuk mencegah penyebaran infeksi.
  • Jangan memakai riasan mata dan hindari berbagi riasan mata mata atau aplikator ketika kamu memiliki infeksi mata.
  • Simpan pembersih tangan, pembersih dan semprotan anti-infeksi agar mudah diraih dan gunakan dengan tepat.
  • Jika infeksi mata tidak membaik dalam beberapa hari, konsultasikan dengan dokter.

Comment 6Sort by


user Anonim
2017/11/03 12:09

Cara menghilangkan kuningan pad
a pada mata yang diakibatkan oleh bakteri

user Editor
2017/11/03 14:52

Karena ada banyak faktor penyebab mata kuning, seperti penyakit kuning, penyakit liver, sirosis hati, hepatitis, dll.
Makanya penyembuhannya adalah dengan menyembuhkan penyebabnya lebih dahulu. Lakukan pemeriksaan pada dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatannya. Setelah penyebabnya sembuh, mata menguning akan sembuh dengan sendirinya.

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.