MUNGKIN GEJALA KEHAMILAN TRIMESTER AWAL? 18 CIRI KHUSUS UNTUK MEMBEDAKAN DAN 7 HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN

Gejala kehamilan trimester awal sering di kelirukan dengan menstruasi. Karena kehamilan trimester awal sangat rentan terhadap bahaya rokok, alkohol dan zat berbahaya lainnya, tentunya semakin awal kita mendeteksi kehamilan, semakin baik kita bisa menjaganya...
124422
gejala kehamilan trimester awal

Muntah, sakit pinggang, pendarahan seperti pada saat menstruasi, bisa jadi karena kemungkinan mengalami gejala kehamilan trimester awal. Terutama bagi mereka yang menstruasi tidak teratur, masa awal kehamilan sulit terdeteksi. Saat menyadarinya, mungkin Anda akan curiga kalau Anda sedang hamil. Pada masa awal kehamilan, tentu saja kita tidak boleh merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol, serta ada beberapa hal yang terkait dengan pola makan yang harus diperhatikan. Berikut ini kami telah merangku hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan gejala kehamilan awal.

Gejala Awal Kehamilan Dimulai Sejak Kapan?

 

Bagi orang yang sedang giat berusaha memperoleh keturunan, maupun yang berpikir “Mungkin saya sedang hamil?!”, tes kehamilan tidak bisa dilakukan terlalu dini. Kalau kita mengetahui gejala awal kehamilan dengan rinci, bisa jadi akan menjadi suatu petunjuk.

Berikut ini kami uraikan waktu dan kondisi pada gejala awal kehamilan.

  • Gejala Awal Kehamilan Paling Cepat Akan Muncul Pada Sekitar 4 Minggu Masa Kehamilan

Gejala awal kehamilan adalah berbagai gejala fisik yang muncul pada masa awal kehamilan yaitu dari minggu 0 hingga minggu 14. Misalnya, “mual di pagi hari” adalah salah satunya. Pada masa awal kehamilan, hormon wanita untuk melindungi bayi dikeluarkan dan secara bertahap rahim akan mulai membesar.

Kalau gejala awal kehamilan cepat, hal tersebut akan muncul sekitar minggu ke-4. Itu adalah saat menyadari “saya terlambat menstruasi, mungkin saya hamil?”. Pada sebagian orang, sering salah menganggap sebagai masa sebelum menstruasi, tetapi ada juga orang yang curiga karena adanya mual di pagi hari. Bau yang selama ini tidak terlalu dipedulikan menjadi sangat mengganggu, dan terkadang selera makan juga hilang. Di dalam tubuh, bukan hanya bayi, tetapi sang ibu juga mengalami perubahan yang cepat, sehingga muncul gejala fisik yang beragam seperti mual dan lemas. Ini disebut “gejala awal kehamilan”.

  • Gejala Kehamilan Semester Awal Terkadang Disalahartikan Sebagai Menstruasi atau Flu

Gejala kehamilan trimester awal, dengan diproduksinya salah satu hormon wanita “progesteron”, akan muncul gejala berupa rasa kantuk dan gejala sedikit demam. Selain itu, pada tanggal perkiraan menstruasi ada kalanya timbul “flek darah”. Karena mirip dengan permulaan menstruasi, sehingga terkadang membingungkan antara menstruasi dan flu. Pada periode ini, bayi yang di dalam perut berbentuk seperti ikan, dan akan berubah menjadi bentuk seperti manusia sampai dengan masa kehamilan 7 minggu. Ini adalah periode pembentukan bagian tubuh inti yang penting, sehingga sang ibu harus berhati-hati agar tidak mudah minum obat.

Terdapat perbedaan dalam hal gejala awal kehamilan pada masing-masing orang, sehingga tidak bisa disamaratakan. Bisa dikatakan masa ini adalah masa yang persiapan baik fisik maupun mental untuk menghadapi perubahan tubuh dan menyambut kedatangan bayi.

Apa Perbedaan Periode Dini Kehamilan dan Periode Awal Kehamilan?

 

Kita sering mendengar istilah “Periode Dini Kehamilan” dan “Periode Awal Kehamilan”, secara tegas sebenarnya kapankah masa tersebut? Mari kita termasuk hal-hal yang perlu mendapat perhatian pada masa ini.

  • Periode Dini Kehamilan adalah Periode Sekitar Minggu 0 Hingga 4 Pada Periode Awal Kehamilan

Periode Dini Kehamilan merujuk pada periode minggu 0 hingga minggu 4 pada periode awal kehamilan. Cara menghitung jumlah minggu kehamilan adalah hari permulaan menstruasi terakhir dihitung sebagai hari 0 minggu 0. Oleh karena itu, tanggal perkiraan menstruasi berikutnya sudah pasti minggu ke-4. Namun, karena waktu ini sudah dianggap menstruasi terlambat, sebagian besar orang mulai menyadari adanya kehamilan. Periode dini kehamilan, merujuk pada waktu tidak munculnya menstruasi pada hari yang diperkirakan, sehingga gejala yang muncul pada masa ini disebut juga “Gejala Periode Dini Kehamilan”.

  • Perlu Berhati-hati Karena Tes Kehamilan Tidak Bisa Dilakukan Pada Periode Dini Kehamilan

Masuk kondisi kehamilan yang sebenarnya dikatakan mulai pada kehamilan minggu ke-3. Ibu akan mulai merasakan gejala periode dini kehamilan yang cepat adalah pada kehamilan sekitar minggu ke-4. Pada periode dini kehamilan, masih belum bisa dilakukan tes kehamilan.

  • Tespek negatif tapi hamil

Hal itu karena alat penguji (Test Pack atau Tespek) kehamilan yang dijual di pasaran mulai “bisa digunakan sejak seminggu setelah tanggal perkiraan menstruasi”. Pada periode dini kehamilan sebelum muncul rekasi positif dari alat uji kehamilan ini, banyak orang yang menganggap gejalanya sama dengan sebelum menstruasi.

  • Gejala Periode Dini Kehamilan Mirip Dengan Gejala Sebelum Menstruasi Sehingga Sulit Dideteksi

Gejala awal kehamilan sangat terkait dengan zat yang disebut “Progesteron” yang merupakan salah satu hormon wanita. Bila telur yang sudah dibuahi menempel di dalam rahim, untuk mencegah bayi dari keguguran, maka hormon ini akan diproduksi.
Hormon ini biasanya juga diproduksi pada masa menstruasi. Sejak masa ovulasi hingga masa menstruasi, akan bertambah banyak. Badan hangat sebelum menstruasi, sembelit, bengkak, berhubungan dengan hormon ini.

  • Tanda kemungkinan hamil

Kalau cepat, dari sekitar kehamilan minggu ke-4 yang menjadi tanggal perkiraan menstruasi, akan muncul gejala yang mirip dengan gejala saat sebelum menstruasi seperti mual dan badan panas. Perbedaan dengan sebelum menstruasi adalah gejalanya lebih kuat dibanding dengan masa sebelum menstruasi. Kemudian, gejala periode dini kehamilan sangat mirip gejalanya dengan gejala yang muncul sebelum menstruasi. Kehamilan pada masa ini sering diabaikan karena berpikir ini adalah masa sebelum menstruasi yang biasanya, sehingga perlu berhati-hati.

18 Tanda Gejala Masa Awal Kehamilan Yang Harus Diperhatikan

 

Kalau begitu, inilah yang sebenarnya. kami akan memperkenalkan gejala konkrit yang dicemaskan. Namun, ada perbedaan pada masing-masing orang terkait dengan gejala, sehingga ini tidak lebih dari salah satu panduan.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Rasa Mual Yang Mendadak Bahkan Muntah

Begitu kehamilan mencapai 5 minggu, mungkin mulai menyadari “jangan-jangan saya hamil”, karena menstruasi yang terlambat. Dari periode ini ada yang mulai menunjukkan gejala berupa mual di lambung atau hilangnya nafsu makan. Belum adanya kepastian soal kehamilan, bisa jadi menyebabkan kebingungan.

Selain itu, rasa mual yang sering muncul pada masa awal kehamilan juga terjadi, dan kadang kala sampai benar-benar muntah. Penyebab mual di pagi hari belum bisa dijelaskan secara ilmu kedokteran. Namun, sebagian diperkirakan karena pengaruh hormon.

Salah satunya adalah hCG (Human chorionic gonadotropin) untuk mengetahui jumlah di dalam urin dengan alat uji kehamilan. Hormon ini merangsang pusat muntah di dalam otak, sehingga bisa merasakan rasa ingin muntah. Selain itu, diperkirakan datang dari stres secara kejiwaan. Tekanan kejiwaan karena pengaruh berbagai faktor seperti kecemasan akan menjadi ibu dan kecemasan tentang bayi di kandungan, bisa memicu rasa ingin muntah.

Pada saat rasa muntah parah, jangan memaksakan diri, sebisa mungkin beristirahat dan memakai pakaian yang rileks, meminta kerja sama dari keluarga dan orang terdekat, dan sebisa mungkin melakukan sesuatu untuk melepaskan stres dan mengubah suasana hati.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Dada Bengkak, Terasa Sakit

Karena gejala kehamilan trimester awal mirip dengan gejala sebelum menstruasi, sulit dikenali, tetapi dada bengkak dan terasa sakit adalah salah satu tanda kehamilan awal. Dada bengkak sebelum menstruasi bila cepat adalah terjadi setelah ovulasi, yaitu sekitar 2 minggu sebelum mulai menstruasi, dan bila gejala tersebut berlanjut beberapa hari hingga 1 minggu setelah tanggal perkiraan menstruasi, ada kemungkinan Anda hamil.

Ini adalah akibat bertambahnya hormon wanita secara mendadak akibat kehamilan dan muncul akibat jaringan payudara bisa memproduksi ASI dan saluran ASI bisa dilewati ASI. Meskipun ada perbedaan masing-masing individu, tetapi bila merasakan dada bengkak dan sakit yang kuat lebih dari masa sebelum menstruasi, sebaiknya Anda curiga bahwa Anda hamil.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Badan Lemas, Mengantuk dan Rasa Ingin Tidur

Badan lemas, mudah mengantuk dan rasa ingin tidur juga bisa dicurigai sebagai kehamilan. Ini juga sama dengan gejala sebelum menstruasi, tetapi lebih kuat pada saat kehamilan.

Pada saat merasakan rasa lemas dan rasa kantuk yang tidak bisa terkontrol seperti merasa berat pada saat melakukan pekerjaan rumah biasa, ingin istirahat sebentar, bisa tidur selama apa pun, menunjukkan adanya kemungkinan kehamilan, jadi jangan memaksakan diri. Sebaiknya kita berpikir bahwa tubuh perlu diistirahatkan, sehingga kita perlu menjaga tubuh.

Namun, gejala seperti ini juga muncul pada saat flu, sehingga perlu diperhatikan juga munculnya gejala lain seperti batuk, bersin, ingus, sakit tenggorokan, dan sebagainya.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Peningkatan Air Ludah dan Ingus

Bertambahnya air ludah dan ingus juga merupakan gejala yang sering muncul pada awal kehamilan, hal ini karena kehamilan telah menyebabkan perubahan keseimbangan hormon di dalam tubuh dan hal itu mengganggu penyesuaian oleh syaraf otonom.

Pada saat beringus, ciri khasnya adalah ingusnya encer dan transparan, sehingga sering disebut rhintitis kehamilan. Gejala yang tidak mengenakkan, tetapi kalau curiga itu adalah gejala kehamilan, hindari mengonsumsi obat, atasi dengan cara menambah kelembapan, dan menempelkan anduk hangat di hidung. Kalau ludah terlalu banyak dan susah ditelan, lebih baik dimuntahkan.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Perubahan Selera Makan, Peka Terhadap Bau-bauan

“Mual di pagi hari” adalah gejala awal kehamilan. Banyak wanita yang direpotkan oleh gejala ini. Pada sebagian orang, spray ruangan dan aroma terapi yang biasanya disukai pun, kadang-kadang menyebabkan mual. Selain itu, yang sering tidak disukai adalah aroma nasi yang sedang ditanak dan bahkan hanya dengan berpikir tentang makanan saja bisa membuat mual.

Pada kenyataannya, tidak hanya rasa ingin muntah, tetapi benar-benar muntah dan ada juga yang mengalami perubahan dalam hal kesukaan terhadap makana. Gejala-gejala ini hanyalah sementara dan jarang berlanjut terus-menerus. Kebanyakan orang mengalami gejala kehamilan trimester awal pada minggu ke-4 hingga ke-6 kehamilan, dan pada kehamilan minggu ke-16 akan cenderung hilang secara alami. Meskipun akan mereda pada paruh awal periode pertengahan kehamilan, tetapi karena ada perbedaan pada masing-masing orang, sehingga ada juga yang meskipun telah memasuki paruh akhir trimester kedua, masih terus berlanjut.

Makan pada saat bisa makan, karena bila perut lapar produksi cairan lambung akan membuat lebih mual sehingga lebih baik makan dalam jumlah sedikit. Selain itu, lebih enak makan makanan dingin daripada yang panas.

Bila rasa mual menyebabkan tidak bisa makan apa pun, terutama bila pasokan cairan tidak bisa didapatkan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan yang sering dikunjungi. Ada kalanya perlu diberikan infus untuk memberi dukungan nutrisi.

  • Gejala kehamilan trimester awal : “Rasa Sakit Di Bagian Perut Bawah” Ada Kemungkinan Hamil Di Luar Kandungan Juga

Rasa sakit di perut pada masa kehamilan minggu ke-6 hingga ke-15, perlu mendapat perhatian. Karena bila rasa sakit tersebut diikuti pendarahan, ada kemungkinan keguguran.

Meskipun ada pendarahan dan sakit di perut, pada dasarnya adalah bersikap tenang dan melihat kondisi selanjutnya, bila sudah tenang sebaiknya pergi untuk memeriksakan diri ke rumah sakit dan berkonsultasi dengan dokter yang biasa dikunjungi. Dalam keadaan ada gejala, bila pergi ke rumah sakit dengan kereta atau mobil, gejalanya bisa semakin memburuk karena goncangan kendaraan. Yang baik adalah tidak tergesa-gesa, tetap tenang dan melihat kondisi, bila terlalu khawatir berkonsultasi tentang perlu tidaknya pergi untuk diperiksa melalui telepon dengan dokter yang sering dikunjungi.

Selain itu, pada rasa sakit di bagian perut bawah ada kalanya karena “kehamilan di luar kandungan”. Kehamilan di luar kandungan terjadi bila telur yang sudah dibuahi yang seharusnya menempel pada rahim, menempel di tempat lain. Karena hal itu, sel telur akan berakar di luar rahim, dan jika telur yang sudah dibuahi tersebut berusaha untuk tetap tumbuh akan melukai organ dan pembuluh darah sang ibu. Bila ada gejala seperti rasa sakit pada bagian bawah perut, pendarahan sedikit, rasa nyeri pada pantat dan selangkangan, setiap kali berjalan terasa sakit, lebih baik berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Selain itu, bila rasa sakitnya tidak terlalu mendesak adalah bila rasa sakitnya seperti ovarium terasa tertusuk, terasa sakit seperti ketika hendak menstruasi, nyeri tumpul di bagian perut bawah. Sepertinya tidak terlalu mengkhawatirkan, tetapi kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter yang biasa dikunjungi bila gejalanya berlanjut.

  • Gejala kehamilan trimester awal : “Sakit Pinggang” Akibat Hormon Wanita

Pada masa kehamilan, ada kalanya muncul gejala sakit pinggang. Penyebab utamanya adalah hormon dan sikap tubuh. Sakit pinggang yang muncul pada masa awal kehamilan, pertama disebabkan oleh salah satu hormon wanita yang disebut “relaksin”.

Relaksin diproduksi pada sebelum menstruasi dan pada kehamilan mulai 3 bulan hingga 2 – 3 hari setelah melahirkan. Efek utama dari relaksin adalah melonggarkan sendi. Misalnya, pada saat baru lahir seorang bayi beratnya sekitar 2.500 -3.500 gram, yang sedikit besar untuk melewati tulang panggul yang sempt. Agar tulang panggul bisa dengan mudah dilewati, sendi akan dilonggarkan oleh relaksin. Terutama memiliki fungsi melonggarkan pada bagian yang disebut “pengikat tulang panggul” (tulang besar di sekitar kandung kemih).

Relaksin bukan saja melonggarkan tulang panggul, tetapi juga melonggarkan “ligamen”. Jadi dengan longgarnya ligamen, maka jangkauan gerak sendi menjadi berlebih, sehingga stres pada otot, tendon dan sendi yang menyangga sendi menjadi semakin besar. Pada masa kehamilan, berat badan naik sekitar 10 kg, oleh karena itu beban pinggang juga menjadi bertambah. Bagi yang memiliki riwayat sakit pinggang sebelumnya, diperkirakan akan memburuk karena kehamilan.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Bengkak (Oedema)

Bengkak adalah salah satu gejala yang sering muncul pada masa kehamilan trimester awal. Pada saat hamil, hormon progesteron diproduksi berkali lipat dari biasanya, dan bengkak sewaktu-waktu adalah salah satu ciri-cirinya. Sementara itu, sebagai gejala tekanan darah tinggi yang disebut hipertensi gestasional dan proteinuira, bengkak yang terus-menerus selama masa kehamilan perlu mendapat perhatian. Bila gejala bengkak muncul dan kemudian hilang setelah beberapa waktu, secara langsung tidak ada hubungan dengan hipertensi gestasional (darah tinggi pada saat hamil).

Sering orang menyadari adanya bengkak ini pada saat tangan sulit digenggamkan atau cincin sulit dilepas. Rahim mendapat tekanan dan bagian bawah tubuh mudah bengkak, sehingga bisa dikatakan bahwa itu adalah gejala yang umum pada masa kehamilan. Berdiri atau duduk terlalu lama akan menyebabkan bengkak, sehingga olahraga yang cukup dan sedikit meninggikan posisi kaki pada saat tidur ada kalanya akan menghilangkan bengkak.

  • Gejala kehamilan trimester awal : “Pendarahan Implantasi” Yang Harus Diwaspadai

Bila pendarahan terjadi pada masa awal kehamilan, seringkali kita panik, tetapi sebenarnya pendarahan pada masa kehamilan trimester awal adalah sesuatu yang sering terjadi. Pada periode kehamilan yang mana terjadinya pendarahan, menentukan tingkat bahanyanya. Bila ada bercak berwarna coklat atau pendarahan yang bercampur dengan lendir, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Pada hari perkiraan menstruasi, mulai hari pertama yang disebut “pendarahan seperti menstruasi” sampai beberapa hari kemudian, ada kalanya keluar darah sedikit. Ini adalah karena pengaruh hormon pada masa kehamilan dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Ada kalanya muncul kekhawatiran pendarahan yang muncul merupakan awal keguguran, tetapi apakah pendarahan yang muncul itu disebabkan oleh penyebab selain keguguran atau berhubungan dengan keguguran, seringkali tidak bisa diketahui tanpa pemeriksaan dari dokter ahli. Seringkali pendarahan berhenti setelah beristirahat, dan keguguran pada masa awal kehamilan sering dianggap terjadi karena adanya kelainan pada telur yang dibuahi.

Selain itu, penyebab pendarahan sering ditemukan karena erosi di dekat mulut rahim dan polip pada serviks. Untuk hal ini, tidak terlalu perlu dikhawatirkan, tetapi lebih baik memeriksakan diri untuk mengetahui dengan jelas penyebabnya.

Konon, bila kehamilan telah melewati masa minggu ke-12, pendarahan akan berkurang, tetapi kadang-kadang setelah berhubungan seks terjadi pendarahan sedikit. Sekitar minggu ke-16 bila plasenta yang sudah sempurna berada pada posisi di bawah, ada kecenderungan pendarahan akan banyak. Tepatnya adalah 1/500 – 1/1000, sehingga bisa dianggap tidak terlalu banyak.

  • Gejala awal kehamilan:  Sakit Kepala dan Sakit Kepala Sebelah

Dari masa awal kehamilan hingga pertengahan, ada kalanya kita direpotkan dengan sakit kepala. Bersamaan dengan kehamilan, hormon wanita banyak diproduksi, sehingga gejala sakit kepala berat seperti sebelum menstruasi, sering muncul. Hal ini karena progesteron mempunyai efek memperlebar pembuluh darah. Selain itu, bahu menjadi sangat kaku sehingga mudah sakit kepala.

Pada saat sakit kepala muncul, melakukan peregangan leher dan bahu, dan untuk pengobatannya, bila berkonsultasi dengan dokter yang sering dikunjungi ada kalanya diberi obat herbal. Selain itu, bila sakit kepala parah, mungkin diperlukan obat sakit kepala, tetapi pada masa kehamilan lebih baik mengurangi konsumsi obat, sehingga konsultasi ke dokter yang sering dikunjungi adalah hal yang baik.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Menjadi Merasa Sering Ingin Buang Air Kecil

Pada masa kehamilan trimester awal, stasis darah di dalam panggul dan rahim serta pubis yang mulai membersar menekan kandung kemih, sehingga rasa ingin buang air kecil sering muncul. Misalnya pada malam hari, terbangun berkali-kali untuk ke toilet. Hal ini mengganggu, tetapi tidak berpengaruh pada kehamilan dan fisik sang ibu.

Namun, kalau rasa ingin buang air kecil tersebut ditahan, akan mudah menyebabkan radang kandung kemih, jadi harap berhati-hati. Kalau sampai terjadi radang kandung kemih, pada saat sering buang air akan terasa masih bersisa dan terkadang air kencing tidak keluar sehingga muncul rasa sakit. Kalau hal ini terjadi, perlu mendapat perawatan dari dokter yang biasa dikunjungi. Pada trimester akhir kehamilan, perut akan semakin menurun, sehingga cenderung sering ingin buang air besar.

  • Gejala kehamilan trimester awal :  Mengalami Anemia

Pada wanita, setiap bulan menstruasi mudah menyebabkan kurang darah. Dan pada masa kehamilan terutama mudah mengalami kurang darah.

Pada masa kehamilan, jumlah cairan darah yang beredar di tubuh bertambah sehingga darah cenderung encer. Orang yang biasanya tidak mengalami kurang darah pun, akan mudah mengalaminya, sehingga perlu berhati-hati. Sebaiknya banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti ikan merah, kerang, prun, dll.

Selain itu, ada kalanya harus mengonsumsi obat penambah zat besi. Terutama pada akhir masa kehamilan, kurang darah ini sering terjadi, sehingga perlu hati-hati. Pada saat melahirkan, akan ada pendarahan sekitar 500ml, sehingga perlu berhati-hati dalam mengatur makanan, sedangkan untuk yang mengalami kurang darah kronis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter yang sering dikunjungi.

  • Gejala kehamilan trimester awal : “Sembelit” yang Memusingkan Sekitar 20% Wanita Hamil

Konon 20% wanita hamil mengeluh sembelit pada masa kehamilan. Meskipun setiap individu berbeda-beda, tetapi kadang-kadang ada yang mengeluhkan gejala diare atau diare dan sembelit yang berulang-ulang. Pada masa kehamilan, sering kali terjadi ambeien dan sembelit bisa menjadi penyebab memburuknya ambeien.

Untuk penanggulangannya, mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat seperti burdock atau ubi jalar, dan membiasakan diri buang air pada waktu yang teratur adalah penanggulangan yang efektif. Dengan minum air atau susu segera setelah bangun tidur akan membuat lambung bekerja, dan ini bisa mendorong buang air besar. Namun, mual kehamilan terkadang membuat asupan makanan tidak seperti yang diharapkan, dan kekurangan serat yang menyebabkan sembelit juga berasal dari sini.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Muncul Gangguan Kulit Seperti Jerawat dan Bintil-bintil

Sebagai gejala masa awal kehamilan, ada kalanya muncul gangguan kulit berupa jerawat dan bintil-bintil. Ini adalah gangguan pada keseimbangan hormon, yaitu pada masa kehamilan penyaluran nutrisi dan cairan diprioritaskan pada bayi, selain itu juga terkait dengan mual pada masa kehamilan.

Sebagai penanggulangan gangguan kulit, mengganti sabun dan kosmetik dengan yang “untuk kulit peka” yang tidak terlalu merangsang, dan juga agar metabolisme kulit membaik, sebaiknya mengonsumsi vitamin dan mineral serta cairan.

Namun bila gejalanya memburuk, dan itu menyebabkan stres, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter yang sering dikunjungi.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Suhu Badan Meningkat

Bila hamil, fase suhu badan meningkat akan berlanjut karena pengaruh hormon. Fase suhu badan tinggi sekitar 37 derajat Celsius dan kadang kala terasa seperti demam rendah. Gejala ini seringkali hilang pada usia kehamilan 15 – 20 minggu.

Demam yang lebih dari 37,5 derajat Celsius ada kemungkinan adalah flu yang diakibatkan oleh virus dan kuman. Sesuai dengan kondisinya, ada kalanya dokter akan meresepkan antibiotik, tetapi karena pengaruhnya besar pada janin, sebaiknya dalam mengonsumsinya selalu memperhatikan petunjuk dokter atau apoteker.

Bayi yang ada di kandungan, bila suhu badan sang ibu melebihi 38 derajat Celsius detak nadinya akan menjadi cepat, tetapi pada umumnya, bila hanya 2 -3 hari, tidak akan berpengaruh pada janin.

  • Gejala kehamilan trimester awal : “Ambeien” Yang Harus Diperhatikan

Pada saat hamil, ambeien akan sering terjadi. Ambeien ini, darah akan menggumpal di dekat anus, dan akan mendapat tekanan dari rahim yang mulai membesar, dan pada tubuh bagian bawah, mudah terjadi kongestif.

Untuk mengatasi ambeien, adalah dengan banyak mengonsumsi makanan berserat sehingga mencegah sembelit dan berolahraga ringan serta berendam di air hangat untuk memperlancar aliran darah. Pada masa kehamilan sangat penting untuk banyak beristirahat, tetapi pada saat kondisi badan membaik sebaiknya berkonsultasi ke dokter atau berolah raga ringan dan berendam di air panas juga merupakan hal yang penting.

  • Gejala kehamilan trimester awal : “Mudah Menangis” dan Ketidakstabilan Emosi

Masa kehamilan adalah masa yang rentan dengan ketidakstablian kejiwaan dan yang terkenal adalah “maternity blue” dan “depresi setelah kelahiran”.

Gejala yang umum adalah kondisi badan yang sering berubah, mudah khawatir terhadap berbagai hal, dan ada kalanya secara samar-samar cemas terhadap sesuatu. Menjadi mudah menangis dan tidak bisa mengontrol perasaan, kekesalan yang tidak bisa dihilangkan sendiri, menjadi murung dan cenderung tertutup, dan masih banyak lagi contoh lain.

Untuk gejala yang ringan, tidak akan ada masalah kalau diabaikan saja. Namun, bila sudah tidak bisa dikendalikan, ada baiknya berkonsultasi kepada dokter yang biasa dikunjungi atau konsultan.

  • Gejala kehamilan trimester awal : Bermimpi Hal Aneh

Konon, memimpikan hal yang aneh adalah salah satu gejala masa awal kehamilan. Isi mimpi bermacam-macam seperti mimpi yang nyata seperti mimpi buruk, atau pada saat bangun menangis, yang dianggap sebagai stres dan kekhawatiran selama kehamilan.

Terutama untuk yang baru pertama kali hamil, banyak hal-hal yang tidak dimengerti, misalnya rasa sakit saat melahirkan, perubahan bentuk badan dan kehidupan sehari-hari, tentang pekerjaan, kekhawatiran keuangan, kemudian tanggung jawab karena melahirkan anak, dan lain-lain, serta munculnya ketakutan dan tekanan di dalam mimpi.

Namun hal ini adalah pengalaman dari banyak orang, jadi tidak perlu khawatir tentang mimpi itu sendiri. Ada yang mengatakan bahwa dengan berkonsultasi kepada seseorang yang bisa dipercaya seperti suami atau keluarga, mimpi itu akan hilang, jadi jika Anda merasa khawatir lebih baik membicarakannya.

Perubahan Lendir yang Perlu Diperiksa Pada Gejala Masa Awal Kehamilan

 

  • Yang Dimaksud dengan Lendir

Seperti halnya menstruasi, salah satu barometer tubuh wanita adalah “lendir”. Apakah ada perubahan lendir saat wanita hamil?

Lendir bisa dikatakan sebagai barometer untuk mengetahui kondisi badan wanita. Terlepas dari hamil atau tidak, lendir dikeluarkan, jadi sampai batas tertentu kita bisa membedakan kondisi tubuh dari perubahan lendir.

Selama kehamilan, lendir yang merupakan cairan vagina akan meningkat karena pengaruh hormon dan lain-lain. Karena ini juga memiliki peranan untuk melindungi tubuh ibu dari infeksi bakteri, kadar asam di dalam vagina akan meningkat. Peningkatan yang tidak terlalu banyak adalah hal yang normal, cukup dengan menjaga kebersihan saja, tetapi jika terdapat rasa gatal disertai rasa sakit, perlu dilakukan pemeriksaan.

  • Perlu Berhati-hati Bila Lendir Mirip dengan Yoghurt

Pada masa kehamilan sulit terinfeksi bakteri, tetapi untuk bakteri yang kuat terhadap asam sebaliknya akan menjadi lingkungan yang mudah berkembang biak. Bila lendir berbau dan “seperti ampas tahu yang putih”, “lendir yang mirip dengan yoghurt”, dicurigai itu adalah vaginistis karena kandida. Kandida adalah bakteri yang biasanya juga ada di dalam mulut, juga muncul pada saat menurunnya kekebalan tubuh, kelelahan atau saat merasa stres.

Pada masa kehamilan, salah satu jamur yang disebut kandida akan mudah berkembang biak, sehingga bila ini mengakibatkan vaginitas akan berpengaruh pada bayi yang melewati jalan lahir. Bila ibu dan anak sama-sama terinfeksi kandida, ada kalanya bayi akan terserang radang kulit yang disebut sariawan.

Penyakit yang berupa penempelan jamur putih di dalam mulut bayi yang disebabkan oleh jamur kandida. Kalau terinfeksi, di lidah dan bagian dalam pipi akan menempel sesuatu yang mirip dengan susu putih. Ciri khasnya adalah tidak hilang meskipun digosok. Selain itu, untuk lendir yang berwarna kuning dan berbau, dicurigai itu adalah vaginitas bakteri” dan bisa menyebabkan terjadinya kelahiran prematur.

  • Cara Mencegah Perkembangbiakan Jamur

Untuk mencegah perkembangbiakan jamur yang menjadi penyebab kandida dan vaginitas jamur, menjaga kebersihan adalah hal utama. Memilih pakaian dalam yang bisa dilewati udara dan sering menggantinya, menggunakan air untuk membasuh setelah buang air, dan pada saat mandi tidak menggosok dengan air melainkan berhati-hati membilasnya dengan air shower.

  • Ciri Khas Lain Lendir yang Perlu Diwaspadai

Pada masa awal kehamilan, ada kalanya keluar juga lendir yang berwarna coklat. Ini berarti lendir bercampur dengan darah. Bila hal itu terjadi pada saat belum menyadari adanya kehamilan, mungkin ada baiknya mencoba tes uji kehamilan. Namun, bila tidak hamil tetapi lendir yang keluar berwarna coklat atau merah, perlu dicurigai adanya “kanker rahim” atau “kanker leher rahim”. Konon, “kanker rahim” seringkali ditemukan pada wanita berusia 30 tahunan.

Selain itu, meskipun jarang, kadang-kadang lendir juga bercampur dengan darah segar. Tergantung pada periode kehamilan, tingkat bahayanya bisa berbeda-beda, sehingga sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Ada kalanya lendir berwarna kekuningan dan tercampur dengan darah, ini ada kemungkinan “endometriosis” dan “salpingitis”. Selain lendir, muncul juga rasa sakit pada perut bagian bawah dan pendarahaan yang tidak teratur, yang secara sepintas mirip dengan gejala masa awal kehamilan. Endometriosis dan salpingitis bila dibiarkan bisa menjadi penyebab kemandulan.

”Keguguran Pada Periode Awal” yang Perlu Diwaspadai pada Masa Awal Kehamilan

 

Bayi dan ibu sebelum memasuki masa stabil, masih belum stabil. Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi keguguran pada masa awal kehamilan?

  • Sebenarnya, 15% Kehamilan Mengalami Keguguran

Meninggalnya bayi pada masa awal kehamilan disebut keguguran. Yang dimaksud dengan keguguran masa awal adalah berakhirnya kehamilan sampai dengan usia 22 minggu. Masa 22 minggu adalah masa bila bayi berada di luar perut, tidak akan bisa hidup.

Sebenarnya ada juga bukti statistik yang menunjukkan 15% dari keseluruhan kehamilan mengalami keguguran. Berarti dari 100 orang ada 15 orang yang mengalaminya. Selain itu kasus keguguran pada masa sebelum 12 minggu menempati angka 80% dari seluruh kasus keguguran.

Penyebab keguguran, pada masa awal kehamilan konon umumnya disebabkan karena kelainan kromosom pada bayi. Keguguran karena pengaruh olahraga atau pekerjaan ibu, dinilai sedikit. Satu langkah sebelum keguguran disebut “ancaman keguguran”, sedangkan keguguran yang terjadi sebelum terdeteksi USG disebut “keguguran kimia”. Keguguran kimia ada kalanya dianggap sebagai menstruasi biasa tanpa menyadarinya. “Keguguran septik” yang terjadi karena terinfeksi bakteri sangat berisiko tinggi pada ibu, sehingga perlu mendapat perhatian.

  • Bagaimana Mencegah Keguguran Pada Kehamilan Awal

Pada kasus keguguran masa awal kehamilan, sebagian besar adalah karena kelainan kromosom pada bayi seperti yang ditulis di atas. Karena pengaruh olahraga dan kerja ibu yang berlebihan hampir tidak ada, sehingga cara pencegahannya tidak ada.

Adanya darah pada masa awal kehamilan dikhawatirkan sebagai ancaman keguguran atau akan terjadinya keguguran, tetapi pada tahap ini meskipun melakukan pemeriksaan jalan di gawat darurat, tidak ada perawatan yang bisa dilakukan. Selain itu, karena kemungkinan pendarahannya wajar, cukup memeriksakan diri pada saat yang dijadwalkan ke dokter kandungan dengan menjelaskan kondisinya.

Namun, bila rasa sakitnya parah, ada kemungkinan itu adalah hamil di luar kandungan. Kehamilan di luar kandungan secara kedokteran disebut “kehamilan di tempat yang salah”. Telur yang dibuahi menempel di sekitar indung telur dan saluran tuba dan bukannya di dalam rahim. Bila seperti ini sebaiknya Anda segera memeriksakan diri.

7 Hal Yang Perlu Diwaspadai Pada Masa Kehamilan 3 Bulan Pertama

 

Banyak hal yang tidak diketahui pada masa awal kehamilan. Bagaimana sebaiknya kita mengubah kehidupan sehari-hari?

  • 1. Tentang Minuman Keras

Pengaruh pada bayi yang utama adalah, pertumbuhan yang tidak sempurna serta kesulitan pertumbuhan, retardasi mental dan gangguan saraf pusat, adalah seperti microcephaly dan malformasi. Konon gejala ini sering muncul dari ibu yang mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar, tetapi pada tahap ini meskipun sedikit, tidak ada standar yang jelas tentang jumlah aman yang bisa dikonsumsi.

Bila kita tidak menyadari kehamilan dan telanjur meminum sedikit alkohol, sepertinya pengaruhnya tidak terlalu besar, tetapi tidak salah lagi, alkohol akan menghambat pertumbuhan janin, sehingga perlu berhenti mengonsumsi alkohol begitu mengetahui kehamilan. Saat ini, beredar banyak minuman keras tanpa alkohol, jadi kalau suka bir, mungkin sebaiknya minum yang non alkohol.

  • 2. Tentang Rokok

Rokok menimbulkan kerugian pada tubuh, dan juga berpengaruh pada janin. Akibat nikotin, cairan darah akan menyusut sehingga oksigen tidak bisa sampai kepada bayi. Selain itu, bukan hanya rokok, tetapi kita juga perlu waspada terhadap asapnya.

Karbon dioksida yang terkandung di dalam asap rokok, bila terikat dengan hemoglobin di dalam cairan darah, ikatan dengan oksigen yang seharusnya ada, menjadi tidak ada dan ibu anak akan kekurangan zat asam. Dari pengaruh-pengaruh rokok ini, bayi tidak bisa mendapat asupan gizi secara cukup, dan pertumbuhannya akan terganggu. Selain itu, muncul juga gejala seperti keguguran, kelahiran prematur, pecah ketuban sebelum waktunya, bayi lahir dengan berat badan rendah, placental abruption, disfungsi janin.

Untuk perokok pasif, akan mendapat pengaruh buruk lebih banyak, sehingga bila di dalam keluarga terdapat perokok, perlu diminta kerja samanya untuk berhenti merokok.

  • 3. Kurang Olahraga

Selama kehamilan, perut akan semakin membesar, dan menjadi sulit bergerak. Pada saat bekerja, kita bisa berolahraga secukupnya, tetapi begitu memasuki masa cuti melahirkan ada kencenderungan akan kurang berolahraga. Kegemukan akibat kurang berolahraga akan membebani tubuh ibu dan bayi pada saat melahirkan.

Akhir-akhir ini, ada kelas untuk ibu hamil seperti yoga untuk ibu hamil di klinik kebidanan dan klub kebugaran, jadi manfaatkanlah sambil berkonsultasi dengan dokter yang sering dikunjungi. Selain itu, olahraga jalan kaki mudah dilakukan, sehingga ada baiknya melakukannya dengan memakai sepatu yang memudahkan kita bergerak dan pakaian yang tidak sempit. Kalau kita memaksakan diri, ada kalanya perut akan menegang, sehingga lakukanlah olahraga bila ada kesempatan tanpa memaksakan diri.

  • 4. Perlu Berhati-hati Naik Pesawat Terbang pada Masa Kehamilan

Meskipun hamil, kita bisa naik pesawat terbang. Namun, dengan konfirmasi dari dokter yang biasa menangani kita, kita bisa naik pesawat, meskipun tetap ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Selain itu, untuk patokan, periode kehamilan yang mudah melakukan perjalanan adalah masa stabil sekitar minggu ke-12 hingga ke-28.

Mungkin ada perbedaan antar maskapi penerbangan, ada yang meminta kita menghubungi perusahaan penerbangan sebelumnya bila saat kita naik pesawat adalah dalam masa 4 minggu (setelah masuk minggu ke-36) sebelum tanggal perkiraan lahir.

Untuk jalur penerbangan internasional ada kalnya diperlukan surat keterangan dokter dan keikutsertaan dokter. Untuk lebih jelasnya, pastikan sekali lagi ke maskapai penerbangannya. Pesawat terbang berbeda dengan shinkansen yang memungkinkan penumpang bisa turun di tengah jalan, jadi bila ingin pulang kampung untuk melahirkan, lebih baik pulang dengan waktu yang cukup longgar.

  • 5. Hindari Pakaian yang Membuat Badan Dingin

Untuk pakaian pada masa kehamilan, penting untuk memilih yang “tidak membuat badan dingin”. Perhatikan untuk mengatur agar tidak kedinginan pada musim panas dari penyejuk udara dan pada musim dingin dari rasa dingin pada saat bepergian dan kedinginan pada telapak kaki di tempat kerja dan di rumah. Selain itu, gaya dengan celana panjang disarankan untuk mencegah dingin karena mudah dipakai bergerak. Bila tunik model A yang dipadukan dengan celana panjang, bisa menutup sampai pantat, sehingga aman.

Setelah masa pertengahan kehamilan, pada saat pemeriksaan ada kalanya diperiksa dengan USG, jadi akan praktis bila memakai pakaian yang terpisah atas dan bawahnya.Stoking atau tights akan merepotkan saat berganti pakaian pada saat diperiksa, jadi disarankan untuk memakai kaos kaki saja. Selain itu, kaos kaki juga membuat badan lebih hangat dari segi pencegahan rasa dingin.

Disarankan untuk memakai sepatu berhak rendah atau sepatu datar sejak masa awal kehamilan. Tentu saja terjatuh atau mengalami kecelakaan akan berpengaruh pada tubuh ibu dan bayi.

  • 6. Mengonsumsi Cairan Sesering Mungkin

Cara kita mengonsumsi cairan selama kehamilan adalah hal yang penting. Karena keluhan “sembelit” dan “bengkak” yang dikeluhkan selama masa kehamilan erat kaitannya dengan cairan.

Sembelit pada masa kehamilan, terutama sering ditemukan dari masa awal kehamilan hingga sekitar minggu ke-16, dan dari masa pertengahan hingga saat melahirkan. Pada masa ini perlu memperhatikan agar mengonsumsi cairan dan makanan berserat agar kotoran tidak mengeras.

Sebaliknya kalau terlalu banyak mengonsumsi cairan, akan timbul masalah “bengkak”. Bengkak diakibatkan karena konsumsi garam yang berlebihan, dan cairan tubuh akan tersimpan ditahan. Alasan kita harus berhati-hati dalam mengonsumsi garam pada masa kehamilan terkait dengan hal ini juga. Penting sekali untuk mengonsumsi cairan secukupnya, dan memperhatikan keseimbangan yang mempertimbangkan agar tidak terlalu banyak mengonsumsi garam.

  • 7. Memperpanjang Jam Tidur Lebih dari Biasanya

Selama masa kehamilan, perlu beristirahat yang cukup karena tubuh lebih mudah lelah daripada biasanya. Kita ingin tidur lebih lama daripada biasanya. Kita tidak perlu mengubah gaya hidup, cukup dengan berisitirahat setiap kali merasa lelah.

Setelah masa pertengahan kehamilan, perut akan semakin besar dan membebani tubuh, sehingga akan mudah lelah. Perlu diatur cara mengistirahatkan badan misalnya dengan beristirahat 1 kali pada waktu siang hari. Yang harus diperhatikan saat berbaring adalah, disarankan agar berbaring dengan mengarahkan bagian perut kiri di bawah (Posisi Sims (menjadi posisi dekubitus lateral, menempatkan bagian atas lutut di depan lantai)). Posisi ini akan memperlancar aliran darah ke rahim dan bagus juga untuk bayi.

Hidangan yang Bagus untuk Dimakan pada Masa Awal Kehamilan Menurut Ilmu Kesehatan

 

  • 1. Yang Mengandung Banyak Asam Folat

Saya pernah melihat informasi bahwa sebelum hamil, atau setelah hamil mendapat peringatan agar mengonsumsi asam folat. Terutama pada masa awal kehamilan bila asam folat tidak cukup, bayi akan mengalami masalah kelainan kogenital yang disebut “spina bifida”. Bahkan Kementrian Kesejahteraan dan Kesehatan pun juga menyebarkan informasi ini kepada mereka yang sedang hamil.

Asam folat adalah sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan untuk pertumbuhan sel yang penting untuk pembentukan organ. Oleh karena itu telah ditetapkan bahwa asupan asam folat pada awal kehamilan adalah 480mg. Dalam satu survei, persentase wanita hamil yang bisa mengonsumsi asam folat sesuai yang dibutuhkan adalah sebanyak 52%. Sisanya 48% dari ibu hamil, akan memiliki risiko melahirkan anak cacat, seperti spina bifida. Risiko anak kelainan bawaan spina bifida ini adalah dua sampai tiga orang dalam 10.000 orang, sebuah angka yang relatif tinggi.

Bahan makanan yang mengandung banyak asam folat misalnya bayam, asparagus, strawberi, udang kering, hati, dan sebagainya. Bila sulit mendapatkannya melalui makanan, disarankan untuk mendapatkannya melalui suplemen.

  • 2. Yang Mengandung Banyak Kalsium

Secara umum kita mengonsumsi kalsium dalam jumlah yang sedikit saja, sehingga pada masa penting untuk mengonsumsi kalsium secara sadar. Sering dikatakan patokan jumlah kalsium yang perlu dikonsumsi oleh wanita berusia 20 tahun adalah 700mg, dan wanita berusia 30 tahun adalah 600 mg, tetapi ada laporan yang menyebutkan bahwa pada kenyataannya wanita berusia 20 tahun hanya mengonsumsi sebanyak 457 mg dan yang berusia 30 tahun sebanyak 465 mg.

Kalsium banyak ditemukan pada susu, makanan olahan susu, ikan kecil, rumput laut, dll. Susu, yoghurt, keju, udang kering, ikan shishamo, tahu, natto, sawi, dan sebagainya. Konon kalau selama masa kehamilan mengonsumsinya dengan cukup, tidak perlu ada kekhawatiran munculnya gejala berkurangnya massa tulang.Jika ditemukan gejala seperti toksemia kehamilan dan penurunan fungsi plasenta, konsultasikanlah ke dokter.

  • 3. Yang Mengandung Banyak Serat

Selama masa kehamilan, mengonsumsi sayuran berwarna hijau, serta vitamin, mineral dan serat, adalah hal yang tidak bisa diabaikan. Masa kehamilan dan menyusui memerlukan unsur gizi yang cukup untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan bayi yang di rahim.

Selain itu, bahan makanan yang mengandung banyak serat juga membantu menghilangkan sembelit yang menjadi masalah pada masa kehamilan. Sayuran akan berkurang volumenya bila direbus atau ditumis, dan bisa membuat kita mengonsumsi sayuran lebih banyak daripada bila dimakan mentah, sehingga penting dicari varisi cara memasaknya.

Hidangan yang Tidak Boleh Dimakan pada Masa Awal Kehamilan

 

  • 1. Yoghurt Rendah Lemak

Ada informasi yang menyebutkan lebih baik tidak makan yoghurt rendah lemak selama kehamilan. Ini, adalah hasil penelitian dari Universitas Harvard, Amerika Serikat yang laporannya telah diterima.

Menurut laporan tersebut, yogurt rendah lemak, akan menghapus lemak yang akan mencegah alergi, sehingga anak yang lahir dari ibu hamil yang makan yogurt rendah lemak memiliki risiko tinggi mendapat serangan alergi serbuk sari, dll. Jadi, tidak berarti ada kerusakan pada yogurt rendah lemak itu sendiri, melainkan yang menjadi masalah masalah adalah fakta bahwa yoghurt rendah lemak akan menghapus lemak yang akan melindungi dari alergen. Ini bukan hanya yoghurt, tetapi juga semua produk susu rendah lemak.

Selain itu, dalam laporan lain, unsur yang memperkecil risiko infertilitas sebanyak 80% pada sebagian besar wanita adalah mereka tidak mengonsumsi makanan rendah lemak, tetapi makanan yang tinggi lemak. Ini berarti ada kasus seperti ini pada infertilitas karena kelainan ovulasi.

  • 2. Sashimi Ikan Mentah

Departemen Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan, pada makanan laut jenis ikan, seperti alfonsino dan tuna sirip biru, karena ditemukan akumulasi merkuri melalui rantai makanan, menetapkan pedoman untuk asupan dalam diet ibu hamil.

Pada ikan alfosino, dalam seminggu 80 g, ikan tuna dalam seminggu 2 kali sebanyak masing-masing 80 g. Selain itu, kalau tuna kaleng, bisa dikonsumsi seperti biasa tanpa masalah. Ini hanyalah peringatan bagi wanita hamil, kalau dikonsumsi sesuai pedoman tidak akan ada masalah, selain itu tidak ada pengaruh pada anak kecil dan orang biasa.

Bila telanjur mengonsumsi merkuri yang terkandung pada jenis ikan-ikanan, pengaruh pada janin misalnya munculnya gejala keterlambatan merespon suara di bawah level 1/1000 detik. Secara umum, pada kehidupan bermasyarakat, tingkat tersebut bukanlah tingkat yang dianggap mengganggu.

Peringatan ini, bukan berarti tidak boleh makan jenis ikan-ikanan, tetapi tidak lebih dari peringatan agar makan dengan seimbang untuk memberi perlindungan yang sesuai pada masa kehamilan. Ikan mengandung zat yang bagus untuk tubuh, jadi penting untuk mendapatkan pemahaman yang tepat agar tidak timbul reputasi yang tidak baik.

  • 3. Makanan Yang Mengandung Banyak Vitamin A Seperti Belut, Hati, Dll.

Pada masa kehamilan, ditemukan masalah konsumsi belut dan hati yang berlebihan. Vitamin A, adalah unsur gizi yang harus dikonsumsi bersama protein yang berfungsi untuk melindungi kulit dan selaput lendir. Bila dikonsumsi secara berlebihan, akan menyebabkan munculnya gejala berupa sakit perut, berkunang-kunang dan mual.

Selain hal tersebut, pada wanita yang mengharapkan kehamilan dan mereka yang sedang berada pada masa awal kehamilan (kehamilan hingga 3 bulan), diharapkan agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi dan menjaga agar mengonsumsi sesuai jumlah yang disarankan. Karena pengaruh itu, sering ditemukan masalah akibat vitamin A yang terkandung pada bahan makanan seperti belut dan hati.

Selain itu, kelompok penelitian Anna Wu dari Wenzhou Medical College di Cina, menyebutkan bahwa ada bahaya retaknya tulang selangka akibat makan belut dan hati secara berlebihan.

Pengaruh yang muncul bila asupan vitamin A berlebihan secara terus-menerus karena suplemen adalah adanya hasil penelitian yang menyebutkan meningkatnya risiko teratogenesitas, sementara itu dalam kehidupan sehari-hari, dalam makanan biasa vitamin A tidak mungkin bisa didapatkan sebanyak pada suplemen. Penting untuk menjaga keseimbangan makanan.

Penutup

 

  • Masa awal kehamilan cenderung menjadi gugup! Perlu dipikirkan agar stres tidak menumpuk.

Bagaimana tentang gejala masa awal kehamilan?

Bagi ibu yang menunggu kehamilan, mungkin banyak yang bingung dengan berbagai gejala yang muncul pada masa awal kehamilan. Dan katanya 15% kehamilan mengalami keguguran, dan itu bukanlah rasio yang rendah.

Selain itu, ada terlalu banyak hal yang harus diperhatikan selama masa kehamilan trimester awal, tidak bisa dihindari pasti gugup, bukan? Yang harus diperhatikan misalnya adalah berhenti merokok, berhenti minum minuman keras adalah hal yang harus dipatuhi, dan untuk makanan harus diperhatikan jangan sampai kekurangan asam folat, kalsium serta tidak berlebihan dalam mengonsumsi kafein.

Kalau terlalu berpikir tentang berbagai hal, akan membuat stres menumpuk, jadi penting untuk mengatur agar stres tidak menumpuk. Sejak mengetahui kehamilan sampai saat melahirkan wktunya sekitar 8 bulan. Kalau dijalani waktunya tidak terasa lama. Supaya bisa menjalani masa kehamilan dengan selamat, lebih baik menjalaninya dengan santai.

Comment 155Sort by


user Anonim
2018/07/14 12:26

😉😴😐😐😵😜b

user Anonim
2018/05/30 12:42

dok haid saya tidak normal dan haid terakuir tgl 23 bulan 4 sampe sekarang saya belum haid saya anggap biasa saja tapi badan saya lemes n maunya tidur suhu badan saya juga tinggi dan peut suka begah itu knapa ya dok

user Editor
2018/05/30 15:44

Sore...
Kalau sudah telat, mengapa tidak coba uji kehamilan dengan tespack?

Sebenarnya kenaikan suhu badan dan lemes adalah beberapa gejala kehamilan dini. Dan perut serasa begah ( berasa kembung) tapi gak ada apa2, gitu kan?

Segeralah lakukan uji kehamilan dengan testpack. Good Luck!

user Anonim
2018/05/21 13:53

Selamat Sore Dok..
Saya Juita,, haid terakhir saya tgl 20 april, dan smpai hari ini belum haid lagi.
sudah lebih dari seminggu saya merasa mudah kelelahan dan uring2an, cepat ngantuk dan tidak nafsu makan...
badan saya hangat jga dan rasanya separti akan demam.
saya juga belum melakukan test kehamilan...
bagaimana pendapat dokter..
terimakasih

user Editor
2018/05/21 16:05

Sore...
Karena sudah tepat 1 bulan dari haid terakhirmu, dan kamu belum haid juga, dan gejala juga mendukung, sudah bisa dilakukan uji kehamilan dengan testpack untuk memastikan hamil tidaknya.

Karena uji kehamilan dengan test pack dapat dilakukan paling cepat 4 hari sebelum haid berikutnya.

Good Luck!

user Anonim
2018/05/16 11:04

salam dok saya mau tanya nich..saya sudah telat 12 hari.saat saya pup tiba2 keluar flek coklat..kenapa ya dok.....

user Editor
2018/05/16 14:47

Siang...
Flek coklat memang bisa jadi adalah gejala kehamilan dini, tetapi kejadiannya seharusnya sekitar 10 hari sebelum haid, bukannya setelah 12 hari telat haid. Kecuali haidmu memang cenderung tidak teratur.

Dan boleh saja melakukan uji kehamilan dengan testpack, ujinya 5 hari setelah flek. Lalu kalau masih negatif, dan masih belum haid juga, kemungkinan bukan hamil, tetapi sesekali tidak haid saja, tiap wanita pernah mengalami tidak datang bulan sesekali yang bukan hamil.

Tetapi jika bulan ke 2 masih tidak haid dan testpack masih negatif, maka harus segera diperiksa dokter spesialis kandungan.

user Anonim
2018/05/12 21:15

Mlm dik. Sya ttakhr haid 9 april. Sth itu saya berhubungan. Tpi suami saya tdk memakai clana. Sdngkan saya menggunakan cd. N sampai skrng saya blm haid dok. Apakah besar kemungkin saya hamil?

user Editor
2018/05/14 15:39

Sore...
Karena ukuran sperma sangat kecil, 5-17 mikron, maka ada kemungkinan sperma tersebut lolos, sehingga mungkin terjadi pembuahan yg berakibat kehamilan.

Anda dapat melakukan uji kehamilan dengan testpack untuk melihat hamil tidaknya.



Load more comment...
Load more all comment...

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.