Mengenali Tipe-Tipe Depresi

Depresi merupakan gangguan mood yang mempengaruhi lebih dari 16 juta orang Amerika. Sekitar 7 persen orang dewasa memiliki masa depresi setiap tahun.
1398
tipe depresi

Kita sudah sering mendengar kata depresi, bahkan tak jarang harus mengalaminya sendiri. Tahukah kamu ada beberapa tipe depresi

Apa itu depresi?

 

Depresi klinis lebih dari sekedar perasaan sedih. Hal ini ditandai dengan perasaan sedih yang terus-menerus, putus asa, dan perasaan tidak berharga yang tidak hilang dengan sendirinya. Sesekali merasa sedih adalah normal dan penting dalam kehidupan. Peristiwa menyedihkan dan memilukan terjadi dalam kehidupan setiap orang dan menanggapi perasaan itu dengan emosional adalah sehat. Namun, merasa sengsara secara terus-menerus dan putus harapan adalah tidak normal. Gejala ini dapat diindikasikan sebagai depresi dan merupakan kondisi medis yang serius.

Orang mengalami disorder depresi dengan cara yang berbeda. Ada berbagai tipe depresi. Mengetahui tipe depresi yang kamu miliki dapat membantu menentukan jenis perawatan medis apa yang harus diterima. Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, dua tipe depresi yang paling umum adalah Major Depressive Disorder dan Persistent Depressive Disorder (PDD)

Tiep Depresi : Major Depressive Disorder (MDD)

 

Orang dengan depresi berat akan mengalami keadaan sedih, hampa, dan putus asa secara konstan setidaknya dua minggu. MDD adalah penyakit serius yang melemahkan dan dapat mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan. Jika kamu memiliki MDD, kamu mungkin tidak dapat menikmati kegiatan yang pernah kamu rasa menyenangkan dan kamu akan merasa berat saat:
– makan
– tidur
– kerja
– berhubungan

Banyak orang menggunakan kata “depresi” untuk menggambarkan gangguan mood. Namun, profesional medis lebih suka menggunakan istilah “major depressive disorder” atau “major depression.” Kedua istilah ini menggambarkan kondisi medis tertentu tidak hanya menggambarkan secara umum kelompok prilaku yang tidak memenuhi kriteria untuk diagnosa MDD. Ketika orang menyebut “depresi klinis” mereka biasanya mengacu pada MDD.

Dalam beberapa kasus, gejala dan gangguan berbeda secara signifikan dari biasanya. Hal ini dapat disebabkan oleh prilaku tertentu atau faktor lainnya. MDD bisa terjadi sekali saja, berlangsung terus menerus atau kambuhan.

Ada berikut sub tipe yang berbeda dari MDD

 

  • Major Depressive Disorder dengan fitur atypikal

Secara keseluruhan seseorang dengan MDD disebut depresi, tetapi orang-orang yang memiliki MDD dengan fitur atypikal biasa disebut dengan suasana hati yang reaktif. Artinya, kamu mengalami emosional temporer saat mendapatkan kabar baik maka emosinal tinggi dan emosional rendah pada kabar buruk. Beberapa ahli kesehatan mental percaya bahwa tipe  depresi mungkin merupakan bentuk ringan dari gangguan bipolar yang dikenal sebagai “cyclothymia.” Depresi atypical sering pertama kali muncul pada usia remaja dan dapat berlanjut ke kehidupan dewasa.

Orang dengan depresi atipikal juga dapat memiliki:
– berat badan yang signifikan
– peningkatan nafsu makan
– tidur berlebihan
– kelumpuhan atau rasa berat di lengan atau kaki
– sensitif terhadap penolakan

  • Major Depressive Disorder dengan Onset Peripartum

Kondisi ini biasa disebut depresi postpartum. Bentuk MDD ini didiagnosis jika MDD terjadi selama kehamilan atau dalam waktu empat minggu setelah kamu melahirkan bayi.

Diperkirakan bahwa 3-6 persen wanita akan mengalami jenis MDD selama kehamilan atau dalam periode postpartum. Penelitian baru menunjukkan bahwa sekitar 50 persen dari masa ini dimulai sebelum melahirkan. Penyebab ini belum diketahui, namun para ahli medis merubah nama dari depresi postpartum menjadi depresi peripartum berdasarkan statistik ini. Wanita dengan gangguan ini sering memiliki:

– kegelisahan
– serangan panik
– kehilangan nafsu makan
– masalah tidur
– perasaan tidak berharga
– kegelisahan
– paranoia

Dalam kasus yang jarang terjadi, tipe depresi dapat memiliki fitur psikotik.

  • Major Depressive Disorder Musim

MDD dengan pola musiman secara resmi disebut gangguan afektif musiman. Diagnosis ini hanya berlaku untuk episode MDD yang berulang. Jika kamu memiliki kondisi ini, kamu mengalami gejala depresi selama waktu tertentu dalam setahun.

Paling umum, orang akan mengalami gejala-gejala depresi pada musim gugur atau musim dingin, dan gejala akan hilang pada musim semi dan musim panas. Namun, mungkin saja terjadi merasa depresi pada musim semi dan musim panas. Gejala depresi ini tidak bisa dianggap sebagai penyebab stres setiap musim, seperti musim liburan pada musim dingin atau menyelesaikan pekerjaan musiman.

  • Major Depressive Disorder dengan Fitur Melankolis

Beberapa gejala umum dari kondisi ini termasuk:

– kehilangan kesenangan dalam seluruh atau sebagian kegiatan
– tidak ada reaksi terhadap peristiwa yang baik
– agitasi psikomotor, seperti mondar-mandir atau meremas-remas tangan
– Bersalah
– insomnia
– depresi meningkat di pagi hari

MDD dikatakan MDD fitur melankolis jika gejala yang disebutkan diatas berkembang di tahap yang paling parah dari masa-masa depresi.

  • Major Depressive Disorder dengan Fitur Psikotis

MDD dapat terjadi dengan gejala psikotis seperti delusi atau halusinasi. Isi dari delusi psikotis cenderung konsisten dengan perasaan depresi. Misalnya, seseorang yang memiliki MDD psikotis mungkin mendengar suara-suara yang mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak berharga dan tidak layak untuk hidup.

  • Major Depressive Disorder dengan Katatonia

Seiring dengan gejala MDD, orang yang memiliki depresi katatonia mengalami gangguan psikomotor yang parah. Gejala ini termasuk ketidakmampuan bergerak secara tiba-tiba atau gerakan berlebih yang tidak memiliki tujuan.

depression
Tipe Depresi via Confused 

Tipe Depresi : Persistent Depressive Disorder (PDD)

 

Sebelumnya disebut dysthymia, PDD sering memiliki gejala yang lebih sedikit atau lebih ringan daripada major depresi. PDD berbeda dari MDD pada gejala parah gejala dan gejala itu dapat berlangsung lebih lama dari MDD. Kondisi ini ditandai dengan perasaan depresi sebagian besar waktu setidaknya dua tahun, bersamaan dengan setidaknya dua dari gejala-gejala ini:

– tingkat percaya diri yang rendah
– keputusasan
– konsentrasi yang buruk
– nafsu makan yang buruk
– makan berlebihan
– insomnia
– tidur berlebihan
– keraguan
– kekurangan energi

  • Depressive Disorder Lain

Kamu mungkin memiliki gangguan depresi yang ditandai dengan gejala depresi, tapi itu tidak cocok dengan kategori MDD, PDD, atau gangguan mood yang lain. Ini dapat disebut “depressive disorder tidak spesifik” ini Contoh jenis gangguan adalah sebagai berikut:

  • Depressive Disorder Tidak Spesifik

Seseorang dengan gangguan ini mungkin memiliki beberapa karakteristik dalam bentuk lain dari tipe depresi.

  • Depresi Singkat Berulang

Klasifikasi ini depresi menunjukkan gejala yang berlangsung dari 2 sampai 13 hari. Hal ini terjadi setidaknya sekali per bulan selama dua belas bulan. Ini adalah bentuk ringan dari depresi yang biasanya diobati dengan terapi.

  • Gangguan Penyesuaian dengan fitur depresif

Kadang-kadang, beberapa peristiwa tunggal atau stressor dapat menimbulkan respon psikologis begitu kuat hingga menyebabkan suasana hati cukup rendah hingga dapat dianggap sebagai depresi. Kondisi ini disebut sebagai gangguan penyesuaian dengan fitur depresif. Biasanya, kondisi ini hanya sementara.

  • Gangguan mood lain yang menyebabkan gejala depresi

Beberapa gangguan mood menyebabkan gejala depresi, tetapi mereka tidak depresi. Ini penting untuk disadari bahwa gangguan ini tidak termasuk depresi. Pengobatan untuk ini gangguan mood seperti ini mungkin sangat berbeda dari pengobatan untuk depresi.

  • Kondisi lain yang menyebabkan depresi

MDD sering dianggap sebagai bentuk depresi yang paling serius dalam hal keparahan gejala dan berapa lama bisa bertahan. Depresi juga bisa terjadi karena kondisi lain, seperti:

gangguan mood disregulasi, yang sering didiagnosis terjadi pada anak-anak dan ditandai oleh seringnya terjadi ledakan amarah yang parah.
premenstrual dysphoric disorder, merupakan jenis yang lebih parah dari sindrom pramenstruasi
zat atau obat, depresi disebabkan oleh penggunaan obat ilegal atau efek samping dari obat yang diresepkan
– penyakit kronis tertentu, seperti penyakit Parkinson

Depresi lebih dari sekadar perasaan sedih. Hal ini sering mengganggu aktivitas sehari-hari dan hubungan dengan orang lain. Ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun dan sering menjadi lebih buruk tanpa pengobatan. Namun, depresi adalah kondisi medis yang dapat diobati. Mereka yang mencari pengobatan akan melihat perubahan.

Comment 4Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.