Cara Alami Mengatasi Radang Vagina di Rumah

Salah satu faktor yang sering berkontribusi terhadap radang vagina adalah buruknya kebersihan area kewanitaan tersebut.
20028
Mengatasi Radang Vagina Secara Alami di Rumah

Vaginitis merupakan istilah umum untuk peradangan vagina dan vulva. Jenis yang paling umum dari radang vagina adalah vaginosis bakteri, infeksi jamur, trikomoniasis dan atrofi vagina (radang vagina atrofi). Ada baiknya jika kamu mencoba obat rumahan untuk mengatasi radang vagina.

Perubahan dalam keseimbangan normal bakteri vagina atau infeksi vagina biasanya menyebabkan radang vagina. Juga dapat terjadi setelah menopause karena berkurangnya kadar estrogen dalam tubuh. Penyebab lainnya meliputi kelebihan penggunaan semprotan vagina, douche (cuci vagina dengan larutan kimia), sabun, deterjen wangi dan produk spermisida.

Faktor-faktor yang menempatkanmu pada peningkatan risiko terkena radang vagina yakni perubahan hormonal, diabetes yang tidak terkontrol, efek samping obat tertentu, douching, kebersihan yang buruk, mengenakan pakaian lembab atau ketat dan menggunakan alat kontrasepsi (IUD) untuk pengontrol kehamilan.

  • Gejala vaginasis (radang vagina)

Gejala radang vagina bervariasi tergantung pada penyebabnya. Termasuk gejala umum adalah: gatal vagina, keputihan abnormal dengan bau yang tidak menyenangkan, rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil, rasa tidak nyaman selama berhubungan dan perdarahan vagina atau perdarahan bercak.

Ada beberapa cara untuk mengurangi kesempatan terkena radang vagina serta mengobati masalah tersebut. Obat rumahan dapat membantu meringankan ketidaknyamanan dan meningkatkan pemulihan cepat.

Berikut adalah 10 obat rumahan untuk mengatasi radang vagina.

Mengatasi radang vagina dengan yoghurt

 

Yoghurt probiotik yang mengandung kultur aktif adalah salah satu obat rumahan terbaik untuk mengatasi radang vagina. Penelitian telah menunjukkan bahwa yoghurt yang mengandung bakteri ‘baik’, lactobacilli, membantu melawan bakteri jahat.

Yoghurt juga membantu menjaga keseimbangan pH vagina yang sehat. Semua faktor ini meringankan berbagai ketidaknyamanan.

  • Celupkan tampon dalam yoghurt dan masukkan ke dalam vagina selama beberapa jam. Ulangi dua kali sehari sampai gejala benar-benar hilang.
  • Juga, sertakan yoghurt murni dalam dietmu sehari-hari.

Cuka sari apel mengatur pH vagina

 

Sifat asam cuka sari apel membantu mengatur pH vaginamu ke tingkat yang sehat. Tingkat pH yang sesuai secara otomatis menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat. Selain itu, bahkan dapat mengontrol infeksi ragi atau bakteri.

  • Tambahkan 2 sendok makan cuka sari apel murni mentah dalam segelas air hangat dan gunakan untuk mencuci vaginamu dua kali sehari selama beberapa hari.
  • Juga, tambahkan 1 sampai 2 sendok makan cuka sari apel murni mentah dan sedikit madu mentah dalam segelas air hangat dan meminumnya dua kali sehari.

Kompres dingin meredakan gatal

 

Kamu dapat mengontrol peradangan yang disebabkan oleh vaginitis dengan kompres dingin. Suhu dingin membantu mematikan rasa daerah tersebut, meringankan gatal, nyeri dan ketidaknyamanan lainnya.

  • Bungkus beberapa es batu dengan kain bersih dan mengikatnya bersama-sama.
  • Letakkan kompres ini pada vagina selama 1 menit.
  • Hentikan selama 1 menit dan letakkan kembali.
  • Ulangi selama beberapa menit.
  • Lakukan cara ini seperlunya.

Kamu juga bisa membilas daerah vagina dengan air dingin beberapa kali sehari.

Bawang putih melawan segala infeksi vagina

 

Kualitas antibakteri dan antiseptik ringan bawang putih membantu mengobati radang vagina. Juga dapat mengobati infeksi bakteri maupun ragi yang menyebabkan radang vagina. Selain itu, bawang putih memberikan dorongan pada sistem kekebalan tubuh untuk membantu tubuhmu melawan infeksi.

  • Campurkan 4 atau 5 tetes minyak bawang putih dengan vitamin E dan minyak kelapa masing-masing setengah sendok teh. Oleskan pada daerah yang terkena dua kali sehari selama beberapa hari.
  • Makan beberapa siung bawang putih mentah setiap hari dan menggunakannya dalam memasak sehari-hari.
  • Atau, kamu bisa meminum 300 mg suplemen bawang putih setiap hari selama beberapa hari. Namun, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum meminum suplemen apapun.

Asam borat mengatasi radang vagina

 

Asam borat adalah obat yang bagus untuk menyingkirkan ketidaknyamanan radang vagina. Kandungan antiseptik dan antijamurnya membantu mengurangi gatal, nyeri dan iritasi. Selain itu, membantu membersihkan vagina dan mengembalikan tingkat pH-nya.

Menurut sebuah penelitian tahun 2011 yang diterbitkan dalam Jurnal Kesehatan Perempuan, asam borat bisa menjadi pilihan ekonomis alternatif yang aman bagi perempuan dengan gejala radang vagina berulang dan kronis.

  • Taruh beberapa bubuk asam borat dalam sebuah kapsul gel kosong.
  • Masukkan kapsul ini dalam vagina sebelum tidur.
  • Keesokan paginya, cuci daerah vagina secara menyeluruh dengan air hangat.
  • Ulangi seminggu sekali atau dua kali.

Catatan: Jangan gunakan obat ini jika kamu sedang hamil.

Kamomil mengurangi nyeri dan pembengkakan karena radang vagina

 

Obat cepat lainnya untuk mengatasi radang vagina adalah kamomil. Sifat menenangkan dan pengenduran dari herbal ini dapat membantu mengurangi pembengkakan serta nyeri, sensasi terbakar dan gatal-gatal.

  • Rendam kantong teh kamomil dalam secangkir air panas selama beberapa menit.
  • Angkat kantong teh dan masukkan dalam lemari es selama 10 menit.
  • Tahan kantong teh dalam vaginamu.
  • Remas kantong teh sehingga air mencapai saluran vagina yang meradang.
  • Lakukan cara ini 1 atau 2 kali sehari sampai peradangan mereda.

Hidrogen peroksida mengontrol bakteri jahat penyebab radang vagina

 

Jika sudah menyangkut tentang mengobati radang vagina, hidrogen peroksida adalah pengobatan yang efektif. Agen desinfektan alami ini membantu mengontrol pertumbuhan bakteri jahat di dalam vaginamu. Selain itu, bahkan dapat mengurangi peradangan, nyeri dan gatal-gatal. Gunakan hanya hidrogen peroksida 3 persen untuk mengatasi radang vagina.

  • Siapkan larutan hidrogen peroksida 3 persen dan air dengan jumlah yang sama.
  • Gunakan untuk membasuh vaginamu, tunggu 10 menit dan kemudian bilas dengan air dingin.
  • Lakukan sekali atau dua kali sehari selama beberapa hari.

Tea tree oil memerangi bau vagina

 

Tea tree oil juga dapat membantu meringankan gejala radang vagina. Mengandung senyawa antibakteri dan antijamur alami yang membantu mengobati infeksi. Bahkan membantu memerangi bau vagina.

  • Tambahkan 4 atau 5 tetes tea tree oil ke mangkuk kecil berisi air hangat.
  • Aduk secara menyeluruh dan gunakan untuk membilas vagina.
  • Lakukan sekali sehari selama beberapa hari.

Catatan: Perempuan hamil sebaiknya jangan menggunakan obat ini.

Membangun kekebalan tubuh

 

Kekebalan yang kuat dapat mengurangi risiko terkena radang vagina dengan membantu tubuhmu melawan infeksi.

  • Ikuti diet yang seimbang dengan jumlah vitamin A dan C, seng, selenium, dan zat besi yang cukup untuk membangun kekebalan.
  • Makan makanan yang meningkatkan kekebalan tubuh, seperti jeruk, teh hijau, jahe, bawang putih, cabe rawit, jamur, apel, wortel, ubi jalar, kacang-kacangan, brokoli dan stroberi.
  • Minum 8 sampai 10 gelas air sehari.
  • Menjaga jumlah vitamin D yang cukup dalam tubuhmu dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15 menit setiap hari.
  • Istirahat dan menikmati tidur nyenyak setiap hari.
  • Olahraga selama 30 menit, 5 kali seminggu.
  • Jagalah pandangan yang positif terhadap kehidupan.

Menjaga kebersihan daerah vagina

 

Kebersihan yang baik dapat membantu mencegah radang vagina. Juga membantu meringankan beberapa gejala dan meningkatkan pemulihan cepat.

  • Ganti pakaianmu setiap hari dan mencucinya dalam air panas.
  • Keringkan pakaianmu di bawah sinar matahari langsung dari waktu ke waktu.
  • Pakailah pakaian dalam dari bahan katun dan celana atau longgar rok. Jangan memakai pakaian ketat.
  • Hindari pantyliner (pembalut yang lebih kecil dan tipis) dan celana dalam yang terbuat dari serat sintetis.
  • Hindari mencuci dan membilas vagina secara berlebihan.
  • Bersihkan dari depan ke belakang setelah menggunakan toilet.
  • Hindari douching, mandi dengan mandi busa atau sabun, dan menggunakan sabun untuk mencuci daerah genital.
  • Hindari menggunakan kertas toilet dan produk kesehatan wanita yang wangi.
  • Ubah dari pakaian basah seperti pakaian renang sesegera mungkin.

Comment 1Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.