Tramadol, Penghilang Rasa Sakit Yang Mengirim Dewasa 55+ Ke UGD

Tramadol sering diresepkan untuk menghilangkan rasa sakit karena dianggap lebih aman. Tapi ternyata, tramadol juga mempunyai efek lain di kondisi tertentu.
2185
tramadol

Tramadol, obat penghilang rasa sakit resep dianggap lebih tak berisiko daripada obat-obatan nyeri narkotik lainnya, telah menyebabkan lonjakan tajam di ruang gawat darurat, terutama antara pasien yang berusia 55 tahun.

Tramadol adalah obat penghilang nyeri sedang hingga berat

 

Obat Tramadol biasanya digunakan untuk pengelolaan nyeri sedang sampai berat, seperti untuk setelah operasi dan untuk sakit berkelanjutan dari arthritis. Mereka adalah bahan aktif dalam obat dengan nama merek seperti Ultram, Ultracet, ConZip, Ryzolt dan Rybix ODT.

Saat disetujui oleh Food and Drug Administration pada tahun 1995, tramadol dianggap lebih aman dan memiliki risiko lebih rendah dari kecanduan daripada narkotik penghilang rasa sakit lainnya, dengan lebih sedikit efek samping gastrointestinal untuk orang dewasa yang lebih tua yang membutuhkan obat pereda nyeri jangka panjang.

Tapi seiring jumlah peresepan yang melonjak –mencapai lebih dari 43 juta pada tahun 2014, menurut analis industri IMS Health-– laporan penyalahgunaan narkoba dan masalah kecanduan juga meningkat. Tahun lalu, tramadol telah direklasifikasi oleh Drug Enforcement Administration sebagai zat terkontrol Schedule IV, seperti Valium dan Xanax.

Dalam dua laporan analisa kunjungan ruang gawat darurat yang melibatkan tramadol, U.S. Substance Abuse and Mental Health Services Administration (SAMHSA) menemukan bahwa kunjungan karena reaksi negatif terhadap obat naik 145 persen, dari sekitar 11.000 kunjungan pada tahun 2005 menjadi hampir 27.000 kunjungan pada tahun 2011; kunjungan karena penyalahgunaan atau salah pemakaian naik 250 persen selama periode yang sama – dari hanya 6.300 kunjungan pada tahun 2005 menjadi hampir 21.700 kunjungan pada tahun 2011.

Dalam kedua kategori tersebut, lebih banyak wanita yang berakhir di ER dibandingkan laki-laki. Kunjungan perempuan untuk reaksi yang merugikan, misalnya, melonjak dari sekitar 7.600 kunjungan pada tahun 2005 menjadi lebih dari 19.000 kunjungan pada tahun 2011. Sebagai perbandingan, kunjungan pria beranjak dari sekitar 2.500 pada tahun 2005 menjadi sekitar 8.000 pada tahun 2011.

Dewasa 55 Tahun Ke Atas Lebih Rentan Tramadol

 

Bersama usia, peningkatan terbesar kunjungan UGD karena kesalahan pemakaian atau penyalahgunaan terkait tramadol terjadi antara pasien yang berusia 55 tahun atau lebih tua. Lapor SAMHSA. Kelompok ini mengalami lompatan 480 persen, dari hanya 900 kunjungan pada tahun 2005 menjadi lebih dari 5.000 kunjungan pada 2011. Pasien usia 45 hingga 54 juga meningkat banyak – 389 persen, beber peneliti.

Selain itu, pasien usia 65 tahun atau lebih menyumbang jumlah terbesar – 35 persen – dari kunjungan ER terkait tramadol yang melibatkan reaksi yang merugikan, menurut laporan tersebut, dan setengah dari mereka akhirnya diopname.

Tingginya jumlah orang dewasa yang lebih tua “tidak benar-benar mengejutkan,” kata Peter Delany, direktur pusat SAMHSA untuk statistik perilaku kesehatan, yang menghasilkan laporan itu.

“Tramadol penting bagi orang-orang dengan nyeri moderat sampai nyeri kronis parah, tapi orang dewasa yang lebih tua yang berakhir di UGD sering dalam pengobatan tambahan yang dapat berinteraksi dengan tramadol, terutama obat-obatan antidepresan,” katanya dalam sebuah wawancara.

Source: blog.aarp.org

Reaksi merugikan yang parah dapat mencakup kejang dan potensi reaksi fatal yang disebut sindrom serotonin.

Scott Dresden, MD, direktur program pengobatan darurat geriatri di Rumah Sakit Northwestern Memorial di Chicago, mengatakan. Banyak dokter meresepkan tramadol karena dianggap lebih aman daripada opiat kuat. Mereka dapat menyebabkan oversedation dan jatuh – atau NSAID, seperti ibuprofen atau naproxen, yang dapat menyebabkan perdarahan lambung atau masalah ginjal.

“Tramadol telah dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman, dan baru sekarang reaksi yang sangat merugikan dipublikasikan,” tulisnya dalam surel.

Source: blog.aarp.org

▼ Artikel terkait

Gejala dan Tips Penggunaan Tramadol Yang Aman

 

Apa yang harus pasien pemakai tramadol lakukan untuk menghindari penyalahgunaan? Ini adalah beberapa tanda-tanda bahaya yang dicari, ujar Dresden, serta beberapa tips lainnya. Efek samping yang berbahaya termasuk detak jantung kencang, sesak napas, pusing, kantuk yang tidak biasa. Serta, kebingungan, suhu tubuh meningkat dan kehilangan kesadaran.

  • Jangan mengkonsumsi tramadol jika Anda minum obat migrain, depresi, kecemasan, kejang otot, penyakit mental, mual dan muntah. Semuanya dapat meningkatkan risiko kejang.
  • Diskusikan konsumsi tramadol dengan dokter untuk memastikan tidak ada risiko lain yang harus dipertimbangkan. Pastikan bahwa obat itu menguntungkan Anda.
  • Pastikan dan beritahu dokter Anda semua obat-obatan yang Anda minum, termasuk vitamin dan suplemen, dan diskusikan interaksi yang mungkin terjadi. Simpan daftar obat-obatan Anda, dan perbarui di setiap resep baru.
  • Pastikan semua resep Anda berada di salah satu apotek yang memiliki sistem komputerisasi untuk secara otomatis melacak potensi interaksi obat. (Anda juga dapat menggunakan AARP Drug Interaction Checker.)
  • Jangan minum lebih dari apa yang diresepkan. Jika Anda masih sakit, bicarakan dengan dokter Anda. Jangan hanya menambah dosis saja.
  • Jangan tiba-tiba berhenti minum tramadol tanpa membicarakannya dengan dokter Anda terlebih dahulu. Terutama jika Anda sudah berada dalam pengobatan selama beberapa waktu. Tiba-tiba berhenti dapat menyebabkan gejala pemberhentian yang tidak nyaman.

Comment 2Sort by


user Anonim
2017/11/01 22:06

Masukkan pendapatmu disini saya ini pecandu tramado apa bisa saya pindah ke obat lain selain tramadok

user Editor
2017/11/02 16:35

Sore...

Tramadol adalah obat pereda rasa sakit, jenis analgesik opioid, yang jika dipakai dalam jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan.

Saran saya, carilah solusi untuk penyakitnya, sembuhkan penyakitnya, bukannya terus menerus mengkonsumsi pereda rasa sakit. Bicarakan dengan dokter yang biasa menangani Anda.

Ketergantungan Anda pada Tramadol harus disembuhkan juga, karena berbahaya bagi kesehatan jika terus-menerus makan obat.

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.