Apa Itu Obat Statin? Apa Lebih Baik Dari Diet Mediterania?

Apa itu obat statin dan mana yang lebih baik bagi jantung Anda dibanding melakukan diet Mediterania? Simak ulasannya di artikel kami.
76
5 (100%) 2 votes
apa itu obat statin

Penelitian menunjukkan diet Mediterania bisa lebih baik daripada statin untuk mengurangi risiko kematian dini bagi jutaan warga Inggris. Mengapa bisa demikian dan apa itu obat statin masih topik yang jarang dipahami oleh awam.

Ahli jantung mengatakan pasien harus diresepkan diet –kaya buah, sayuran, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian dan minyak zaitun – sebelum diperkenalkan pada obat-obatan.

Dalam studi besar pertama untuk melihat dampak diet Mediterania pada kelangsungan hidup pasien jantung, ahli menemukan diet tersebut mengurangi kemungkinan kematian dini sebesar 37 persen.

Statin Mengurangi Angka Kematian Sebesar 18 Persen

 

Penelitian sebelumnya telah mendapati bahwa statin hanya mengurangi angka kematian sebesar 18 persen. Para ahli mengatakan angka tersebut tidak berbanding secara langsung, dan bahwa banyak pasien jantung bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dengan melakukan keduanya.

Namun mereka mengatakan hasilnya sangat luar biasa sehingga negara harus mempertimbangkan membagi-bagikan buah dan sayuran secara gratis, atau subsidi produk tersebut, untuk mendorong masyarakat mengubah kebiasaan makannya.  Tujuh juta orang di Inggris hidup dengan penyakit jantung.

Rutinitas diet telah didapati memberi efek perlindungan yang kuat terhadap sejumlah penyakit, termasuk diabetes dan kanker.

Para ahli memuji temuan baru, dipresentasikan pada konferensi jantung terbesar dunia di Roma, Italia, sebagai “menakjubkan”, menunjukkan bahwa diet “lebih ampuh daripada obat”.

Tingginya konsumsi sayuran memiliki dampak besar pada kelangsungan hidup, diikuti oleh asupan minyak ikan, jumlah buah dimakan dan konsumsi lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam minyak zaitun.

Diet Mediterania Mengurangi Angka Kematian Hingga 37%

 

Profesor Giovanni de Gaetano, kepala Department of Epidemiology and Prevention at the IRCCS Neuromed Institute di Italia, mengatakan: “Kami menemukan bahwa di antara mereka yang sangat mematuhi diet Mediterania, kematian dari penyebab apa pun berkurang 37 persen dibandingkan mereka yang kurang menaati rutinitas diet ini.”

“Diet Mediterania secara luas diakui sebagai salah satu kebiasaan gizi sehat di dunia.

“Bahkan, banyak studi ilmiah telah menunjukkan bahwa gaya hidup tradisional Mediterania dikaitkan dengan rendahnya risiko berbagai penyakit kronis dan, yang lebih penting, kematian dari penyebab apa pun.

“Tapi penelitian sejauh ini difokuskan pada populasi umum, yang terutama terdiri dari orang sehat. Apa yang terjadi dengan orang-orang yang telah menderita penyakit jantung? Apakah diet Mediterania juga optimal untuk mereka?”

Source: www.telegraph.co.uk

 

Dia mengatakan penelitian menyarankan hal tersebut dengan persis, diet Mediterania menunjukkan efek yang “kuat”, mengurangi kematian dari semua penyebab.

Dokter harus “mempertimbangkan diet sebelum obat” dan negara harus mensubsidi buah dan sayuran untuk mendorong warga Inggris ke diet sehat, katanya.

“The National Health Service membayar untuk obat-obatan, tetapi tidak membayar untuk sayuran,” katanya. “Negara harus mempertimbangkan kontribusi terhadap makanan tersebut yang membentuk diet Mediterania.”

Source: www.telegraph.co.uk

 

Mengurangi Efek Samping Statin

 

Sementara banyak pasien mungkin masih memerlukan statin, mereka  yang melekat ke kebiasaan tersebut mungkin dapat mengonsumsi dosis yang jauh lebih rendah, mengurangi risiko efek samping seperti nyeri otot.

“Ini bisa memungkinkan pasien untuk mendapatkan manfaat statin namun tanpa efek samping,” ujarnya, mendesak dokter dan pasien untuk berpikir lebih jauh tentang gaya hidup.

Source: www.telegraph.co.uk

Studi ini melacak 1200 orang warga Italia dengan penyakit jantung lebih dari tujuh tahun, dan peserta mencatat asupan makanan mereka. Kepatuhan terhadap diet Mediterania itu dinilai menggunakan sistem scoring sembilan poin. Selama tujuh tahun, ada 208 kematian.

Setelah mengontrol umur, jenis kelamin, pendidikan, olahraga, rokok, tekanan darah, kadar kolesterol, diabetes dan kanker, peningkatan dua poin di skor diet Mediterania dikaitkan dengan 21 persen risiko kematian yang berkurang.

Kepatuhan paling dekat dengan diet Mediterania dikaitkan dengan risiko 37 persen lebih rendah dari kematian dibandingkan dengan kategori bawah.

Sebuah studi sebelumnya dari 92 percobaan yang melibatkan 200.000 pasien menemukan bahwa orang dengan penyakit jantung 18 persen lebih mungkin untuk meninggal lebih awal jika mereka mengambil statin.

Para peneliti mengatakan langkah berikutnya akan menyelidiki mengapa gerangan diet Mediterania nampak mengurangi risiko kematian dini

Apa Itu Diet Mediterania?

 

Cara diet Mediterania berarti kebiasaan makan yang  yang lebih umum di Eropa Selatan – dengan sedikit daging, ikan lebih banyak, lebih banyak lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan mentega, dan sejumlah besar buah dan sayuran.

Idealnya, hal itu berarti mengkonsumsi empat atau lebih porsi ikan dalam seminggu, tidak lebih dari tiga porsi daging, ditambah setidaknya tiga porsi buah dan empat porsi sayuran setiap hari.

 

  • Diet Mediterania mendorong mengkonsumsi kacang-kacangan

Diet juga mendorong konsumsi kacang-kacangan – seperti kacang-kacangan atau biji-bijian – setidaknya sekali seminggu, ditambah satu atau lebih porsi gandum utuh, dengan kacang dan biji-bijian, ditambah satu minuman beralkohol sehari untuk wanita dan dua untuk pria.

 

Prof de Gaetano mengatakan: “Ini merupakan penelitian observasional sehingga kita tidak bisa mengatakan bahwa efeknya kausal. Kami berharap efek diet pada perantara umum ke penyakit kronis seperti radang menghasilkan pengurangan angka kematian dari penyebab apa pun, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan. ”

Seorang ahli dari Inggris mengatakan “efek anti-inflamasi kuat” makanan seperti minyak zaitun, minyak ikan, kacang-kacangan dan sayuran bisa jadi membuat perbedaannya.

Dr Aseem Malhotra, seorang ahli jantung di London, berujar: “Hasil penelitian observasional yang kompeten ini cukup menakjubkan

“Diet Mediterania lebih ampuh daripada obat untuk mengurangi tingkat kematian pada pasien dengan penyakit kardiovaskular.”

Source: www.telegraph.co.uk

Prof Jeremy Pearson, Associate Medical Director of the British Heart Foundation, menjabarkan: “Bagus untuk mengetahui bahwa bahkan jika Anda telah memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, menuruti diet Mediterania mengurangi risiko kematian.

“Studi ini menunjukkan bahwa bahkan walau Anda sudah menerima perawatan medis, jika Anda menambahkan diet Mediterania, mereka akan lebih bermanfaat. Mempertahankan gaya hidup sehat bahkan jika Anda telah mengalami serangan jantung atau stroke sangatlah penting dan selalu menguntungkan Anda. “

Source: www.telegraph.co.uk

Apa Itu Obat Statin?

 

Jika Anda bertanya-tanya ‘apa itu obat statin’, statin adalah kelompok obat-obatan yang dapat membantu menurunkan tingkat low-density lipoprotein (LDL) kolesterol dalam darah. Kolesterol LDL sering disebut sebagai “kolesterol jahat”, dan statin mengurangi produksinya di dalam hati.

  • Apa itu obat statin? Siapa yang wajib mengkonsumsinya?

Memiliki kolesterol LDL tinggi berpotensi berbahaya, karena dapat menyebabkan pengerasan dan penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) dan penyakit kardiovaskular (CVD).

CVD adalah istilah umum yang menggambarkan penyakit jantung atau pembuluh darah. Ia adalah penyebab kematian paling umum di Inggris. Jenis utama dari CVD adalah:

  • penyakit jantung koroner
  • angina
  • serangan jantung
  • stroke

Dokter mungkin merekomendasikan konsumsi statin jika: Anda telah didiagnosa dengan CVD. Atau,sejarah medis pribadi dan keluarga menunjukkan kecenderungan terkena CVD di suatu titik selama 10 tahun ke depan. Ditambah ukuran gaya hidup tak mengurangi resiko tersebut.

  • Efek samping

Banyak orang yang mengkonsumsi statin tidak atau sangat sedikit mengalami efek samping. Lainnya mengalami beberapa keluhan – namun biasanya ringan- dari efek samping, seperti sakit perut, sakit kepala atau merasa tidak enak badan.

Dokter Anda harus mendiskusikan risiko dan manfaat dari konsumsi statin jika mereka menawarkannya kepada Anda.

Kasus yang melibatkan efek samping yang lebih serius, seperti gagal ginjal, cenderung mendapatkan banyak liputan media, tapi ini jarang terjadi.

  • Alternatif Untuk Statin

Jika Anda berisiko terkena CVD dalam waktu dekat, dokter biasanya akan merekomendasikan langkah-langkah gaya hidup untuk mengurangi risiko ini. Langkah tersebut disarankan sebelum Anda mengkonsumsi dan mengetahui apa itu obat statin.

Langkah-langkah gaya hidup yang dapat mengurangi kadar kolesterol Anda dan risiko CVD meliputi:

  • makan sehat, diet seimbang
  • berolahraga secara teratur
  • mempertahankan berat badan yang sehat
  • membatasi jumlah alkohol yang Anda minum
  • berhenti merokok

Setelah mengenal apa itu obat statin, kerugian, manfaatnya, serta perbandingannya dengan diet Mediterania, Anda bisa memilih metode terbaik untuk kesehatan. Lebih baik mencegah secara alami sebelum mengobati, bukan?

Comment 2Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.