Wanita Hamil dengan Penyakit Sel Sabit, Terutama Jenis-SS, Memiliki Risiko Komplikasi

Anemia sel sabit bisa mempengaruhi siapa saja. Wanita dengan penyakit sel sabit akan memiliki risiko komplikasi yang membahayakan.
213
tak boleh semasa hamil

Wanita dengan penyakit sel sabit memiliki risiko tinggi komplikasi selama kehamilan, menurut penelitian baru dari Guyana Prancis. Temuan juga menunjukkan bahwa perempuan dengan penyakit jenis SS yang lebih parah lebih mungkin untuk memiliki bayi prematur, dan menderita masalah kesehatan, daripada wanita dengan jenis penyakit yang tidak terlalu parah.

Ibu Hamil Dengan Anemia Sel Sabit Harus Dapatkan Pengawasan

 

Studi, “Kehamilan dalam Penyakit Sel Sabit Adalah Situasi-Risiko Sangat Tinggi: Sebuah Studi Observasional,” yang diterbitkan dalam jurnal Obstetrics and Gynecology Internasional, menggarisbawahi bahwa wanita hamil dengan penyakit sel sabit harus diawasi oleh tim multidisiplin yang mencakup perawatan primer oleh dokter, dokter kandungan, dan spesialis penyakit ini.

Dalam upaya untuk menentukan komplikasi apa yang umum di kalangan wanita hamil dengan penyakit ini, peneliti di Centre Hospitalier de Cayenne Andrée Rosemon di Guyana – sebuah wilayah Prancis di Amerika Selatan – menganalisis catatan kesehatan dari 62 kehamilan pada 44 wanita antara tahun 2007 dan 2013 .

Jenis Penyakit Sel Sabit pada Wanita

 

Para wanita memiliki tiga jenis penyakit sel sabit. Mereka yang memiliki penyakit dengan -jenis SS diamati pada 27 kehamilan, mereka yang memiliki penyakit sel sabit dengan jenis SC diamati sebanyak 30 kehamilan, dan wanita dengan penyakit jenis S-beta diamati sebanyak lima kehamilan. Tidak ada wanita yang meninggal selama periode penelitian.

Para peneliti melaporkan bahwa di antara wanita dengan penyakit sel sabit jenis SS, 41 persen bayi lahir prematur. Sedangkan kelahiran prematur terjadi hanya 23 persen wanita dengan penyakitjenis SC, dan tidak ada pada mereka dengan penyakit S-beta.

Perempuan dengan penyakit jenis SS juga memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami keguguran yaitu 11 persen. Tiga bayi meninggal selama kehamilan, dibandingkan dengan tingkat keguguran 3 persen di kalangan perempuan dengan penyakit jenis SC. Tekanan darah tinggi selama kehamilan, bedah sesar, dan lahir mati juga tidak jarang.

Komplikasi Penyakit Sel Sabit Pada Wanita

 

Selain komplikasi yang berhubungan dengan proses melahirkan, 19 persen wanita dengan penyakit jenis SS juga mengalami krisis sel sabit. Yaitu aliran darah tersumbat yang disebabkan oleh penggumpalan sel darah merah yang abnormal. Perempuan yang mengalami penyakit jenis SC mengalami krisis sel sabit di 27 persen kasus. Sindrom dada akut – penyumbatan aliran darah terutama di paru-paru – dan infeksi saluran kemih juga sama-sama umum terjadi di antara wanita penderita penyakit jenis SS maupun jenis SC.

Kehamilan juga dapat berisiko bagi bayi yang baru lahir. Bayi dari wanita penderita penyakit jenis SS berakhir di perawatan intensif neonatal di 15 persen kasus. Dibandingkan dengan 7 persen pada kehamilan wanita penderita sel sabit – jenis SC. Para peneliti mencatat bahwa keterlambatan pertumbuhan dan denyut jantung yang abnormal pada janin yang umum terjadi.

Wanita dengan penyakit jenis S-beta memiliki tingkat komplikasi yang lebih rendah. Tetapi sejumlah kecil perempuan dengan jenis penyakit ini mencegah peneliti studi menarik kesimpulan tegas tentang risiko nyata dalam kelompok ini.

Tim peneliti juga menemukan bukti bahwa transfusi darah mungkin telah mempengaruhi tingkat komplikasi karena penyakit ini. Para penulis, juga mencatat bahwa penelitian ini tidak dirancang untuk mendeteksi efek yang timbul dari transfusi darah. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki kemungkinan dampak transfusi darah pada komplikasi selama kehamilan dengan penyakit sel sabit.

Comment 1Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori

Harap diperhatikan bahwa konten pada website sehatly.com tidak bisa untuk menggantikan peran seorang dokter ataupun praktisi kesehatannya. Konten-konten sehatly hanya bertujuan untuk memberikan informasi.